Yusup Lulus Cumlaude

Yusup Lulus Cumlaude

  • Post published:20 Maret 2020

Yusup Mulyana penerima Bright Scholarship YBM BRI sempat viral di media sosial hingga diundang menjadi narasumber acara talkshow TOP Net TV. Yusup viral setelah bercerita kisah perjuangannya untuk bisa kuliah dan meraih prestasi, meskipun berasal dari keluarga pengayuh becak dan mengabdi sebagai takmir masjid kampus di Masjid Raya Unpad saat menjadi mahasiswa.

Yusup lulus dengan predikat Cumlaude IPK 3.52 pada Wisuda Lulusan Gelombang II Tahun Akademik 2019/2020 Universitas Padjadjaran, Februari 2020. Yusup berhasil menyelesaikan studi di Sastra Arab selama 3,5 tahun.
.
“Sebelumnya saya sempat tak direstui untuk menempuh S1, namun Qadarullah saya bisa kuliah dan lulus di Unpad jurusan Sastra Arab dengan beasiswa, yaitu Bright Scholarship YBM BRI,” ungkap Yusup.

Lahir dan besar di Ciamis, serta berasal dari keluarga yang sederhana tak membuat Yusup menyerah dalam melanjutkan pendidikan. Dengan modal nekat, impian Yusup menjadi sarjana akhirnya terwujud.

“Menjadi penerima Bright Scholarship YBM BRI saya belajar banyak hal dan melakukan banyak kebaikan bersama teman-teman. Ibadah harian meningkat, hafalan qur’an meningkat, lebih semangat melakukan hal kebaikan. Bright Scholarship YBM BRI juga membuat saya bisa mengabdi di masyarakat sekitar asrama,” ungkap Yusup.

Semasa sebagai mahasiswa, Yusup aktif di organisasi kampus dan banyak mengabdikan diri melayani umat sebagai takmir di masjid Al-Mushlih FIB Unpad hingga Masjid Raya Unpad. Yusup juga menjadi pengajar baca tulis Al-Quran di Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Unpad.

“Terima kasih kepada YBM BRI telah berhasil mengantarkan saya menjadi sarjana pertama di keluarga. Semoga Sukses terus YBM BRI, menjadi lembaga yang terus mensyiarkan kebermanfaatan ke seluruh penjuru Indonesia. Dan semoga kebaikannya dibalas oleh Allah dengan berlipat lipat kebaikan.”

Yusup pun berpesan agar pemuda harus semangat terus dalam belajar dan menuntut ilmu. Kesulitan hidup jangan sampai membuat diri semakin lemah, namun jadikan itu sebagai lecutan diri untuk terus bangkit dan terus menerus bermanfaat dan mengabdikan pada masyarakat.