YBM-BRI Tanggap Bencana Kekeringan

  • Post published:20 November 2015

photo_2015-10-07_11-36-20
Bencana kekeringan di berbagai daerah di Indonesia akhir-akhir ini semakin terasa, seiring meningkatnya fenomena EL-Nino saat ini. BMKG dan berbagai lembaga metereologi di dunia menyatakan bahwa saat ini sedang terjadi EL-Nino moderat menuju kuat dan diprediksi akan berlangsung hingga awal tahun 2016.

Dampak dari kekeringan ini terasa di beberapa daerah di Indonesia, beberapa daerah mengalami kesulitan air bersih. YBM-BRI tidak tinggal diam melihat hal ini, diprakarsai oleh YBM-BRI Kanwil Malang yang memberikan bantuan berupa air bersih di 20 titik kekeringan di Malang, Tulungagung, Trenggalek dan Ngawi. Masing-masing desa diberikan dua tangki air dengan volume masing-masing 5000 liter yang setara dengan Rp 50.600.000,-.

photo_2015-09-23_10-11-46  photo_2015-09-23_10-10-47

Selain Malang, YBM-BRI juga turun di Kanwil Semarang. Tanggap bencana kekeringan dilaksanakan di wilayah kerja Kanca BRI Blora. Total 120 tangki air dengan total penyaluran sebesar Rp.34.200.000,- diberikan di 12 titik kekeringan. Selain Blora, tanggap bencana kekeringan juga dilaksanakan di Wilayah Kerja Kanca BRI Purwodadi dengan total penyaluran 50 tangki air senilai Rp 24.800.000,-

Setelah Malang dan Semarang, Tanggap bencana kekeringan juga dilaksanakan oleh YBM-BRI Kanwil Yogyakarta, diselenggarakan di 5 Kanca BRI dengan total penyaluran sebanyak 185 tangki air, bantuan toren air dan pipanisasi senilai Rp.67.400.000,-

Bantuan berupa air bersih diberikan juga oleh YBM-BRI Kanwil Bandung untuk 23 Desa terdampak kekeringan di Jawa Barat. Bantuan diberikan berupa air bersih masing-masing 4000 liter dan 6000 liter, dimana setiap desa menerima 2 tangki air atau sekitar 46 tangki air senilai Rp 26.450.000,-. Dilepas langsung oleh Bpk. Tri Wintarto (Pinwil BRI Bandung /Ketua YBM-BRI) di Kanwil BRI Bandung.

Dengan bantuan air bersih yang diberikan ini diharapkan dapat membantu warga yang kesulitan air bersih karena terdampak bencana kekeringan.