YBM BRI Salurkan Beasiswa untuk Pondok Pesantren Suku Baduy

  • Post published:20 Februari 2017

YBM-BRI_SalurkanBeasiswantukPondokPesantrenSukuBaduy

Tak hanya beasiswa, YBM BRI juga memberikan bantuan fasilitas MCK.

Gerimis mengguyur wilayah Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Di kecamatan tersebut terkenal dengan sebutan wilayah Suku Baduy karena sebagian besar Suku Baduy menetap di sana. Di kawasan tersebut juga berdiri Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin, yang memiliki 110 santri baik putra dan putri.

Melihat aktivitas Suku Baduy yang nomaden dan ketertinggalan akan pendidikan, melatar belakangi Kyai Zainudin mendirikan ponpes. Tahun 1985 adalah mulai dirintisnya ponpes tersebut. Sehingga, lebih dari 30 tahun, Ponpes Sultan Hasanuddin konsisten membumikan Islam di Tanah Baduy melalui dakwah keliling ke seluruh pelosok Banten.

Ponpes rintisan Kyai Zainudin Amir, telah lama merangkul anak-anak Suku Baduy. Perlahan tapi pasti, pembekalan ilmu dan pengetahuan agama Islam pun tertanam di anak-anak Baduy. “Melihat konsistensi tersebut, YBM BRI melalui program Beasiswanya menyuntikkan semangat belajar bagi santri di ponpes binaan Kyai Zainudin tersebut,” kata Pelaksana Harian YBM BRI Kanwil Jakarta 3 Chandra Dispratomo, dalam siaran pers yang diterima MySharing, Senin (20/2).

Tercatat ada 30 santri penerima beasiswa, dan 20 diantaranya adalah anak Baduy. Tak hanya beasiswa, YBM BRI pada akhir 2015 juga telah memberikan bantuan berupa pembuatan fasilitas MCK baik bagi pondok pesantren maupun masyarakat umum. Selain itu, YBM BRI memberikan bibit Jahe Merah dan pembekalan penanamannya kepada santri-santri Pondok Pesantren.

“Luas area tanam Jahe Merah sekitar 200 meter persegi dan mampu menghasilkan sekitar 2 Ton Jahe Merah pada masa panen. Keuntungannya untuk membantu biaya operasional atau pengeluaran Pondok Pesantren seusai Jahe Merah dijual ke Pasar Ciboleger,” ujar Chandra.

 

http://mysharing.co/ybm-bri-salurkan-beasiswa-untuk-pondok-pesantren-suku-baduy/