YBM BRI Bandar Lampung Berikan Bantua Dana dan Mesin Jahit Kepada Penyandang Difabel

  • Post published:27 Februari 2017

BANDAR LAMPUNG — Yayasan Baitul Maal (YBM) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanwil Bandar Lampung memberikan bantuan kepada komunitas Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Lampung. Bantuan yang diserahkan senilai Rp375 juta, termasuk di dalamnya 24 unit perlengkapan mesin jahit.

Dewan Pembina YBM BRI Hasanto mengatakan penyerahan bantuan bertujuan meningkatkan taraf hidup penderita difabel. “Kami ingin meningkatkan taraf hidup penyandang disabilitas, dari penerima menjadi pemberi zakat,” kata Hasanto pada kegiatan Program Difabel Punya Karya di bank setempat, Kamis (15/12/2016).

Bukan sekadar menyerahkan bantuan, YBM BRI melakukan pendampingan, konseling, hingga membimbing penerima bantuan untuk mengakses modal usaha. Penerima bantuan merupakan penyandang cacat fisik yang memiliki usaha jahit, berasal dari Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Tanggamus, dan Pringsewu. “Kami juga memberikan bantuan dana pada 20 pedagang kecil di 17 pasar di Bandar Lampung melalui program Pasar Rakyat,” kata Hasanto.

Turut hadir Ketua Penggerak PKK Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Dalam kesempatan itu, Eva memotivasi penyandang difabel untuk memaksimalkan potensi. “Meskipun punya keterbatasan, kita harus tetap semangat bekerja dan jangan mudah putus asa,” kata dia.

Selain Difabel Punya Karya dan Pasar Rakyat, YBM BRI juga menggelar beberapa program lain dalam rangka memperingati HUT BRI ke-121 tahun. Program tersebut yaitu Gerobak Bersemangat, Bedah Warung, Bedah Rumah, Berbagi Kacamata, Klaster Usaha Unggulan Rakyat, dan Khitanan Massal. Total bantuan yang diserahkan pada seluruh kegiatan mencapai Rp929.600.000.

Kegiatan Difabel Punya Karya ditutup dengan pelatihan kewirausahaan bagi penerima bantuan. Pelatihan bertujuan membekali peserta tentang strategi sukses berwirausaha.