ZAKAT PENGHASILAN DAN KETENTUANNYA
Habiskan gaji mu untuk investasi dunia dan akhirat.

ZAKAT PENGHASILAN DAN KETENTUANNYA

Zakat Penghasilan

Definisi Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan atau zakat profesi merupakan jenis zakat mal yang tidak dibahas oleh kalangan ulama terdahulu. Namun menurut ijtihad kalangan ulama fikih kontemporer harta dari penghasilan profesi bukan berarti tidak menunaikan zakat. Sesuai dengan firman Allah Q.S Al-Baqarah 2: 267

“Wahai orang-orang yang beriman, infaqkanlah (zakat) sebagai dari hasil usahamu yang baik-baik.”

Hakikat dari zakat adalah sebagai instrument kesejahteraan dari orang yang memiliki harta lebih kepada orang yang wajib menerima zakat. Jika perhitungan penghasilan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup maka tidak wajib melakukan zakat karena syarat nishab tidak tercapai.

Zakat penghasilan adalah zakat yang dipungut sebesar 2.5% dari total penghasilan yang diterima. Menurut fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) penghasilan dalam konteks ini merujuk pada setiap pendapatan berupa gaji, honor, upah, dan jasa lainnya yang diperoleh melalui cara yang halal sehingga jenis zakat kontemporer yang tidak hanya mengikat bagi masyrakat yang memiliki penghasilan rutin tetapi juga bagi orang islam yang memiliki pendapatan dari pekerjaan bebas lainnya. (lebih…)

Continue Reading ZAKAT PENGHASILAN DAN KETENTUANNYA

TETEP PUASA SEHAT DI TENGAH PANDEMI

Bagi seorang muslim kedatangan Ramadhan akan disambut dengan penuh syukur dan kegembiraan walaupun Ramadhan masih dalam keadaan pandemi. Ramadhan datang sebagai menguat dan bentuk kebahagiaan yang Allah hadirkan ditengah kecemasan.…

Continue Reading TETEP PUASA SEHAT DI TENGAH PANDEMI

RANGKUL NUSA TENGGARA

  • Post author:
  • Post published:5 April 2021
  • Post category:Artikel

Hujan lebat dan angin kencang yang terus terjadi pada minggu 4/4 dini hari mengakibatkan banjir bandang di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat & Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Tercatat kurang lebih pada wilayah Bima 27.808 jiwa terdampak, 9.245 unit rumah warga terendam dan 4 unit jembatan terputus. Sedangkan di wilayah Flores Timur, tercatat sebanyak 54 orang meninggal dunia, 9 orang luka-luka dan 27 orang hilang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang menyatakan penetapan status tanggap bencana karena keterbatasan personel, anggaran, serta kebutuhan logistik. Keterbatasan alat berat juga menghambat upaya dalam pencarian korban sehingga banyak warga yang melakukan pencarian secara mandiri.

Naiknya air laut juga mengakibatkan wilayah Oesapa hingga Lasiana, serta ruas Jalan Timor Raya tergenang air. Proses pengiriman bantuan untuk pencairan korban maupun warga terdampak belum dapat dilakukan lantaran akses untuk mencapai lokasi masih terhalangan hujan dan angin kencang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisiki (BMKG) menerbitkan peringatan dini atas potensi cuaca ekstrim dan memprediksi keberadaan bibit siklon tropis 99 S yang mulai terbentuk di sekitar Laut Sawu, NTT. Cuaca ekstrem diprediksi terjadi sampai 6 April dengan status kondisi berpotensi hujan sedang dan lebat disertai angin kencang dengan wilayah terdampak Kupang, Rote Ndao, Timur Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Sumba Timur, Ende, Sikka, Flores Timur, dan Lembata.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan menyediakan masker dan tes rapid antigen sebanyak 10.000 test kit.

Dapur Umum Penyintas Banjir Nusa Tenggara
Dapur Umum Penyintas Banjir Nusa Tenggara

Saat ini Tim Tanggap Bencana YBM BRI bersama BRI group sedang berkoordinasi untuk need assesment dan memberikan bantuan darurat di lokasi terdampak. Mohon doa terbaik dari sobat BRILiaN dan mari bersama kita rangkul saudara kita disana. Sobat bisa kirimkan donasi terbaik melalui 

(lebih…)

Continue Reading RANGKUL NUSA TENGGARA

FIDYAH DAN CARA MEMBAYARNYA

  • Post author:
  • Post published:25 Maret 2021
  • Post category:Artikel

Ibadah puasa di Bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi seluruh kaum muslimin yang dikerjakan secara langsung. Bagi mereka yang memiliki udzur sehingga tidak sanggup mengerjakan puasa Ramadhan maka setelah selesai Ramadhan wajib untuk mengganti puasa dengan cara mengqadha’.

Tetapi bagi mereka yang tidak mampu mengganti puasa Ramadhan, seperti

  1. Orang tua yang sudah rentan dan tidak mampu berpuasa
  2. Orang sakit yang kecil kemungkinan sembuh
  3. Ibu hamil dan menyusui jika berpuasa khawatir dengan bayinya (atas rekomendasi dokter)
  4. Orang yang memiliki kewajiban mengqadha’ puasa akan tetapi tidak mengerjakan tanpa udzur hingga Ramadhan berikutnya.

Maka Allah memberikan keringanan untuk melakukan fidyal. Berdasarkan firman Allah pada Q.S Al-Baqarah

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Fidyah menurut Imam Malik, Imam As-Syafi’I yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum atau 6 ons setara 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa. Menurut Ulama Hanafiyah, fidyah yang harus dikeluarkan sebesar 2 mud atau setara 1/2 sha’ gandum. (½ sha’ berarti sekitar 1,5 kg).

Cara membayar fidyah ada 3 menurut Imam Ar Ramli dalam Fatawa Ar Ramli, yaitu:

  1. Cara membayar fidyah di akhir Ramadhan. Semisal, orang tidak sanggup berpuasa dari awal sampai Ramadhan hampir selesai. Cara membayar fidyah cukup dibayar sekali dengan jumlah sebagaimana puasa yang ditinggalkan.
  2. Cara membayar fidyah setiap hari begitu tidak puasa. Dianjurkan fidyah diberikan setelah terbit fajar. Misalnya, seseorang tidak bisa puasa di hari pertama Ramadhan. Maka ketika terbit fajar pertama Ramadhan, fidyah dibayarkan.
  3. Cara membayar fidyah setelah Ramadhan selesai. Bisa dengan sekaligus atau dicicil setiap hari sampai lunas seperti puasa yang ditinggalkan.

Besaran fidyah dihitung dengan mengalikan jumlah hari tidak mampu berpuasa dengan harga bahan atau makanan pokok siap saji di lingkungan terdekat. Pembayaran fidyah dapat dilakukan sendiri atau diwakilkan karena fidyah tergolong ibadah maaliyah (harta) bukan ibadah fardiyah (fisik).

Yayasan Baitul Maal Bank BRI menerima pembayaran fidyah berupa uang yang akan disalurkan kepada penerima fidyah dalam bentuk bahan atau makanan siap saji.

Tunaikan Fidyah Disini.

 

(lebih…)

Continue Reading FIDYAH DAN CARA MEMBAYARNYA