Suara Rosita Mendunia

Suara Rosita Mendunia

  • Post published:26 Agustus 2019

Jawa Tengah. Rosita Siti Rohimatus Saadah berhasil meraih Gold Medal dan Silver Medal dalam “Taipei International Choral Competition” di Taipei, Taiwan. Mahasiswi yang akrab dipanggil Rosita ini merupakan penerima beasiswa Kader Surau Angkatan 3 di Universitas Soedirman. Rosita yang tergabung dalam Paduan Suara Mahasiswa Gita Buana Soedirman (PSM GBS) ini mengikuti kompetisi pada 30 Juli-2 Agustus 2019.

Pada kompetisi ini PSM Gita Buana Soedirman mengikuti dua kategori yaitu Mixed Choir Category dan Ethnic/Traditional Music Category. Salah satu tujuan PSM GBS berkompetisi di tingkat internasional untuk memperkenalkan budaya indonesia. Dalam kompetisi ini PSM GBS membawakan lagu daerah seperti Yamko Rambe Yamko yang berasal dari Papua dan Cikala Le Pongpong dari Sumatera Utara.

PSM GBS berhasil meraih Silver Award dalam kategori Mixed Choir dengan skor 82,75 dan Gold Award dalam kategori Ethnic/Traditional Music dengan skor 86,63. Untuk meraih prestasi tersebut PSM GBS harus bersaing dengan tim-tim terbaik dari beberapa negara lain yaitu Taiwan, Korea, China, Polandia, Macau, dan Philipina.

Rosita suka menyanyi sejak kecil. Sempat diremehkan saat SMA karena ada yang mengatakan untuk masuk ke paduan suara mahasiswa itu sangat sulit membuatnya penasaran dan mencoba untuk bergabung di Paduan Suara Mahasiswa Gita Buana Soedirman. Setelah proses yang panjang akhirnya Rosita bisa bergabung di PSM GBS. Bergabung di PSM GBS, Rosita ingin mengasah kemampuannya di bidang tarik suara dan ingin berprestasi hingga tingkat internasional.

“Bagiku setiap orang punya jalannya masing-masing untuk berkarya dan berprestasi. Prestasi bukan hanya berbicara tentang prestasi akademik tetapi juga non akademik. Kita harus bisa mengenal kemampuan diri sendiri. Di sini Aku lebih pandai dan lebih senang di bidang tarik suara ya Aku jalani dengan maksimal sehingga alhamdulillah Rosita bisa berprestasi bersama PSM GBS di dunia internasional,” ungkap Rosita.

Sebagai penerima beasiswa Kader Surau, Rosita juga aktif dalam kegiatan harian dan bisa berkontribusi di masyarakat sekitar RPM.
“Di RPM alhamdulillah meskipun sibuk banget cari dana dan latihan terus untuk bisa kompetisi, dia tetep ngajar TPQ, setiap aktivitas pembinaan di RPM juga selalu mengusahakan ikut. Yang buat saya salut sama Rosita ini selama dia latihan paduan suara berbulan-bulan kemarin, pulang emang selalu larut malam, tapi paling rajin buat bangun Qiyamul Lail, jadi hampir selalu dia yang bangun paling pertama buat tahajud. Alhamdulillah IPK dia juga naik terus sekarang,” ungkap Nurini Cahyaningtiyas, Mudarrisah Kader Surau Unsoed Puteri.

“Kader Surau merupakan tempat yang tepat bagi Rosita untuk belajar memperbaiki diri, belajar menjadi manusia yang lebih kritis, religius, dan bermanfaat bagi orang lain. Di Kader Surau ini rosita juga bisa menemukan keluarga baru yang selalu saling support dan saling mengingatkan satu sama lain dalam hal kebaikan. ” ungkap Rosita mengenai Kader Surau.

“Setelah berada di Kader Surau ini pasti tentunya kehidupan Rosita jadi lebih baik, lebih bisa menghargai dan mensyukuri apa yang kita miliki, religius, lebih berani terjun ke masyarakat, dan tentunya lebih bersemangat menggali potensi untuk berprestasi,” ungkap Rosita.

Selamat ya sist Rosita atas prestasi yang berhasil diraih. Semangat berprestasi dan berkontribusi bagi negeri!