STBK untuk Ponpes Kalangsari

  • Post published:5 Maret 2014

STBK untuk Ponpes Kalangsari

Pangandaran, 3 Maret 2014, YBM meresmikan program Sanitasi Total Berbasis Komunitas (STBK) di Pondok Pesantren Kalangsari, Pangandaran. YBM memberikan bantuan berupa sarana sanitasi senilai Rp 90.000.000. Selain STBK, YBM juga memberikan beasiswa kepada 60 siswa MI, MTs dan MA Kalangsari senilai Rp 72.000.000.

Sehari sebelum peresmian, tim YBM sudah hadir dan memberikan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk santri Ponpes Kalangsari. Selain penyuluhan, tim YBM juga mengajak santri untuk mempraktekkan cara cuci tangan yang benar. “Cuci tangan merupakan hal yang paling dasar tetapi sering dilupakan atau tidak dilupakan tetapi caranya masih belum benar, maka kami berinisiatif untuk memberikan praktek mengenai cuci tangan pakai sabun yang benar” jelas Marfuah selaku Staff Program  Kesehatan YBM.

Selain praktek cuci tangan, seluruh santri juga diajak untuk membersihkan ponpes. Santri dibagi atas beberapa kelompok yang bertugas untuk membersihkan kelas, asrama dan kamar mandi. Dari kegiatan tersebut diangkat lah 15 orang santri sebagai laskar STBK YBM yang terdiri dari laskar buang air besar sembarangan, laskar cuci tangan pakai sabun, laskar pengolahan makanan dan minuman, laskar pengolahan sampah dna laskar pengolahan limbah. Salah satu laskar STBK adalah Cepi, ia bertekad untuk mengajak teman-temannya menjaga kebersihan. “Kedepannya, saya akan mengajak teman-teman untuk hidup lebih bersih agar selalu sehat,  insya Allah jika semua santri bisa menjaga kebersihan, maka pondok akan selalu bersih, belajar pun menjadi lebih nyaman lagi.”

Peresmian STBK ke-5 yang ditandai dengan pengguntingan pita ini dihadiri oleh Bpk. Endang (Camat Cijulang), Bpk Yoris Rusamsi (Sekretaris YBM), Bapak Endang Munawar (Direktur PT. PKSS), Dwi Iqbal Noviawan (General Manager YBM), Hayat Arifin (Ketua Yayasan Kalangsari)  dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Hayat Arifin  menyampaikan “Kami sangat berterimakasih kepada YBM yang telah menjawab kesulitan kami dalam usaha pengembangan pondok pesantren, ini merupakan bantuan yang sangat kami nanti-nantikan”. Dalam sambutan yang sama Bpk. Yoris Rusamsi pun mengatakan bahwa dana yang diberikan untuk membantu warga Kalangsari adalah dana zakat yang dititipkan oleh Pekerja Muslim BRI Selindo untuk dapat dimanfaat oleh mereka yang membutuhkan.

YBM memberikan bantuan kepada warga Kalangsari karena daerah ini berada di pesisir pantai dan kesulitan untuk memperoleh air bersih. YBM membantu pesantren dalam pembuatan sarana sanitasi berupa sumur bor sedalam 50 meter, instalasi air dan bangunan penunjangnya.
Berkat bantuan YBM Pembina Ponpes Kalangsari mengucapkan rasa terimakasihnya. “Kami menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada YBM karena telah membantu ponpes dan santri, dimana santri disini sebagian besar berasal dari keluarga yang tidak mampu” ungkap H. Luthfi Husin (Pembina Ponpes Kalangsari) di sela acara.

Tahun 2014, YBM menjadikan pesantren sebagai pusat pemberdayaan dana zakatnya, sampai Maret 2014 ini, YBM sudah melakukan piloting di lima pesantren. Nantinya di setiap pesantren akan ada program beragam mulai dari beasiswa sampai pemberdayaan ekonomi pesantren, ini merupakan salah satu upaya YBM untuk memajukan pesantren.