Socio Bike AIW BRI Pekanbaru

Socio Bike AIW BRI Pekanbaru

  • Post published:20 Maret 2020

Pekanbaru (15/03). Berlokasi di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, YBM BRI bersama dengan Audit Internal Wilayah (AIW) BRI Pekanbaru menggelar kegiatan Socio Bike AIW Pekanbaru Goes to Panti Asuhan Fajar. Terselenggaranya acara ini sebagai bentuk kepedulian seluruh pekerja AIW BRI Pekanbaru dan pekerja BRI terhadap anak – anak yatim piatu dan dhuafa.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Audit Internal Wilayah (AIW) BRI Pekanbaru Cahyo Yuliarso , Wakil Kepala Audit Internal Wilayah Gafyunedi, Group Head Irwandi, Syarifah, dan Sani Firmansyah, Seksi Administrasi Umum Yan Muulmayni, Ketua Panitia Putut Gondo Wardoyo, Ketua YBM BRI Kanwil Pekanbaru Benny Ferdyan, dan seluruh auditor dari AIW BRI Pekanbaru.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Kepala Audit Internal Wilayah (AIW) BRI Pekanbaru Cahyo Yuliarso senilai Rp. 55.300.000 kepada Ketua Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Fajar Harapan, Yazid. Bantuan ini berasal dari YBM BRI senilai RP. 48.000.000 dan karyawan AIW BRI Pekanbaru senilai Rp. 7.300.000.

“Kami datang ke Panti guna menyalurkan bantuan dari YBM BRI untuk keperluan anak-anak panti yang sekolah dan dari Karyawan AIW untuk operasional Panti. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat.” Ungkap Kepala AIW BRI Pekanbaru Cahyo Yuliarso.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua YBM BRI Kanwil Pekanbaru Benny Ferdyan menyampaikan bahwa sumber dana bantuan tersebut berasal dari dana zakat pekerja BRI Selindo. “Semoga Allah melimpahkan berkah pada para pekerja BRI dan keluarga mereka.” Ujarnya.

“Terima kasih atas bantuan yang dipercayakan kepada kami untuk disalurkan kepada anak- anak, hanya Allah lah yang mengutus Bapak dan Ibu untuk kesini, semoga Allah memberi ganjaran yang setimpal.” Ungkap Ketua Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Fajar Harapan, Yazid.

Acara ditutup dengan tausiyah dan doa. Dalam tausiyahnya Ustad Sutrisno Badroen berpesan bahwa Pertama untuk Para penyantun anak yatim, sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم : “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sambil merenggangkannya sedikit.” (HR. Al Bukhari). Kedua untuk anak – anak panti, sesungguhnya orang-orang besar banyak lahir dari kalangan anak Yatim, Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Al Bukhori dan diatas itu semua adalah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.