Sarasehan Nasional Kader Surau

Sarasehan Nasional Kader Surau

  • Post published:Juli 23, 2019

Jakarta, 18 Juli. YBM BRI menggelar pembukaan acara Sarasehan Nasional Kader Surau di Kemenko PMK pada hari Kamis, 18 Juli 2019. Dengan tujuan membangun karakter calon pemimpin bangsa, acara ini diikuti oleh 204 mahasiswa yang berasal dari 13 Perguruan Tinggi Negeri dan 1 Politeknik.

Acara ini dihadiri oleh Deputi Menteri Bidang Pendidikan dan Agama Kemenko PMK RI Agus Sartono, Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama RI Tarmizi Tohor, serta Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI Irfan Idris.

Mengusung tema “Kolaborasi Kebaikan”, YBM BRI terus berupaya berkontribusi untuk negeri dengan menggandeng banyak pihak dalam penunaian amanahnya. Hubungan baik yang telah terjalin sejak lama, salah satunya dengan elemen pemerintah dalam hal ini Kemenko PMK, Kemenag RI, dan BNPT menjadi kolaborasi kebaikan yang akan terus YBM BRI jaga demi terwujudnya cita-citai luhur dalam rangka mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat secara tepat guna.

Program Beasiswa Kader Surau merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh YBM BRI sebagai ikhtiar pendayagunaan dana zakat dalam bidang pendidikan. Hingga hari ini Kader Surau sudah memiliki 4 angkatan dengan jumlah penerima beasiswa mencapai 585 penerima manfaat yang tersebar di 20 Perguruan Tinggi Negeri dan 1 Politeknik Negeri.

“Para penerima beasiswa mendapatkan bantuan berupa biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal), bantuan biaya hidup (living allowance), asrama, dan pembinaan. Selama dua tahun mereka mendapatkan pembinaan berasrama, setahun berikutnya adalah masa pembinaan di luar asrama untuk mengamalkan hasil pembinaan dari tahun sebelumnya. Selama tiga tahun para penerima beasiswa kader surau diberikan pembinaan dan tinggal di asrama yang kami sebut dengan Rumah Pemberdayaan Masyarakat (RPM). Melalui Rumah Pemberdayaan Masyarakat para kader surau juga dituntut untuk memiliki beragam target, diantaranya target pemberdayaan masyarakat salah satunya rumah belajar, target prestasi akademik dan non akademik, serta target hafalan alquran,” ungkap Djoko Purwanto selaku Sekretaris Umum YBM BRI.

Berbagai rangkaian kegiatan dalam acara Sarasehan Nasional Kader Surau diantaranya, Kuliah Umum mengenai Pemuda dan Masa Depan Indonesia oleh Prof. Agus Sartono, Seminar mengenai peran mahasiswa oleh BNPT, Diskusi mengenai Agent of Change ala Millenial bersama Bukalapak, Training mengenai Pengembang Diri oleh STIFIn serta rangkaian kegiatan lainnya.

“Kami terus mendorong YBM BRI untuk bisa menambah penerima program beasiswa mencapai 1000 orang. Kalian dipilih dengan harapan kelak menjadi pemimpin-pemimpin yang tersebar dimana pun. Saya kebayang 20 tahun kedepan, dari para penerima Beasiswa Kader Surau ini ada sekitar 50 orang atau 100 orang menjadi Dirjen, Deputi dan Menteri. Kalian sebagai Kader Surau jadilah Ilmuwan yang tangguh sekaligus ulama yang moderat,” ungkap Agus Sartono pada acara Sarasehan Nasional Kader Surau 2019 di Kemenko PMK Jakarta.

“Sebagai Kader Surau jadilah agen yang menyebarkan kedamaian, saling mengasihi, menghormati, dan menghargai,” ungkap Irfan Idris selaku Direktur Deradikalisasi BNPT.