Rajut Kepedulian untuk Penyandang Disabilitas

  • Post published:18 April 2017

YBM_Rajut Kepedulian untuk Penyandang Disabilitas

JAKARTA — Menyemarakkan momen HUT ke-121, Bank Rakyat Indonesia melalui Yayasan Baitul Maal (YBM-BRI), memberikan kepedulian untuk penyandang disabilitas. Hal tersebut diwujudkan dengan program Berbagi Semangat Difabel kepada dua lembaga disabilitas, yaitu Yayasan Peduli Kesejahteraan Tuna Netra (PKTN) dan Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tubuh Indonesia (FKPCTI).

Penyerahan bantuan telah bergulir dalam dua periode, yaitu di akhir Januari dan Maret lalu. Untuk penyerahan bantuan di PKTN, diserahkan langsung oleh Arif, selaku Sekretaris YBM-BRI Kanwil 1 Jakarta, dan diterima langsung oleh Panggeng, ketua PKTN. Laptop, meja, kursi, sound system, lemari, kipas angin, tongkat tuna netra, voice recorder, seragam, alat tulis dan iqra braile, serta lengkap dengan sewa gedung belajar, adalah bantuan yang digulirkan.

“Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan para difabel dalam kegiatan belajar mengajar. Tentunya YBM-BRI mengharap bantuan ini terus memiliki manfaat berkelanjutan. Seperti halnya kisah nyata dari buah semangat para penyandang disabilitas di tempat ini dari penghafal Al Quran yang dipercaya sebagai imam masjid, hingga ada juga yang dapat menyelesaikan kuliah sarjananya. Itu menjadi bukti bahwa kekurangan bukan halangan, dan semangat tersebut yang membawa YBM-BRI turut andil dalam memantik semangat para difabel,” tutur Arif dalam sambutannya.

Di tempat terpisah, melalui Agus Purwadi, selaku AMBM Kantor Cabang BRI Otista, menyerahkan bantuan kursi roda untuk FKPCTI. Bantuan tersebut menjadi pengganti kursi roda yang lama tak layak pakai untuk membantu aktivitas difabel yang umumnya penderita poli kaki.

“Saya hanya dapat mengucap syukur kepada YBM-BRI. Alhamdulillah saat ini saya memiliki kursi roda baru untuk menggantikan yang sudah reot ini,” ucap Yurlina (38), salah satu penyandang disabilitas di yayasan tersebut.

Dalam kepedulian ini, YBM-BRI menggulirkan bantuan senilai Rp. 157.250.000,- untuk kedua lembaga. Semoga ini terus menjadi pemantik Semangat BerIndonesia bagi penyandang disabilitas semua.