Ponpes Darussolikhin Mantul

Ponpes Darussolikhin Mantul

  • Post published:Oktober 14, 2019

Pernah mendengar pepatah usaha tidak pernah mengkhianati hasil kan sob ? Nah, ungkapan ini cocok banget nih buat teman – teman Ponpes Darussolikhin, Desa Purwodadi Mekar, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Melalui Program Badan Usaha Milik Pondok Pesantren (BUMP) sejak tahun 2017, Ponpes Darussolikhin berhasil membudidayakan sekitar 9 hektar lahan sereh wangi. Proses pembudidayaan dan produksi sereh wangi ini tidak hanya melibatkan teman – teman Ponpes saja loh sob, melainkan melibatkan masyarakat sekitar juga.

Dalam pemasaran dan penjualannya, minyak sereh wangi ini dikemas dalam bentuk botol kecil ukuran 10 ml yang dijual dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp.15.000 perbotol. Setiap dirgen ukuran 19 kg, bisa menghasilkan 1.800 botol 10 ml minyak sereh wangi. Alhamdulillah, setelah mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) penghasilan Ponpes semakin bertambah dan pemasarannya pun meluas.

Saat ini, hasil dari keuntungan budidaya sereh wangi telah dikembangkan ke sektor peternakan sapi nih sob. “Alhamdulillah dari keuntungan budidaya dan penjualan minyak sereh wangi tidak kami habiskan untuk kebutuhan pondok, tapi ada yang kami belikan sapi, hingga Pondok memiliki 8 ekor sapi dua tahun ini”. Ucap KH. Iswanto Pimpinan Ponpes.

Selain itu, Ponpes juga berhasil membeli truk sebagai alat transportasi pengangkutan sereh wangi menuju sarana produksi.

“Alhamdulillah mobil truk juga sudah kami ganti yang bagus, kemarin beli seharga Rp.85.000.000,- dengan kondisi yang lebih baik untuk mengganti mobil truk yang pernah dibeli tahun sebelumnya yang harganya Rp.45.000.000,-“. Tegas Pak Yai.

Dalam kesempatan ini pun, Amir Mudaris selaku Pelaksana Harian YBM BRI Kanwil Bandar Lampung mengajak pihak pondok pesantren untuk lebih meningkatkan kualitas produksi, pengemasan, dan pemasaran minyak sereh wangi agar semakin produktif dan maju. Gimana ? Mantul kan sob ?