Pesantren Raudhatul Quran terima bantuan YBM-BRI

  • Post published:18 Maret 2015

Sebagai salah satu cara untuk mewujudkan visi Menjadi Pengelola Zakat, Infaq, dan Shodaqoh terkemuka di Indonesia yang Amanah, Profesional, dan sesua dengan syariat Islam, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), terus berinovasi untuk menciptakan program-program yang bisa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Abie Pratama, sejak tahun 2014 yang lalu, YBM BRI telah mempunyai program yang terintegrasi dalam bentuk pemberdayaan berbasis pondok pesantren.

“Empat program yang kita laksanakan bagi ponpes binaan YBM BRI yakni Beasiswa untuk santri, apresiasi untuk pengajar, pembangunan sarana dan prasarana, serta pemberdayaan potensi ekonomi pesantren dalam bentuk Badan Usaha Milik Pesantren.” ujar Abie.

Di Indonesia, masih kata Abie, terdapat 53 pondok pesantren yang menjadi binaan dari YBM BRI dan di tahun 2015 ini, jumlah pesantren binaan akan ditambah menjadi 100 lebih. “Dari jumlah itu, tiga pesantrennya berasal dari Sumsel. Pesantren Raudhatul Qur’an di Payaraman, Pesantren Ma’ariful Ulum di Talang Keramat, dan Pesantren Nurul Muhajirin d Tanjung Api-Api.” jelas Abie.

Abie menjelaskan, dari tiga pesantren dari Sumatera Selatan yang menjadi binaan YBM BRI, total dana yang sudah dikucurkan yakni sebesar Rp. 500.000.000.

“Pesantren Raudhatul Qur’an kita berikan 175.030.000 dengan rincian beasiswa untuk santri, apresiasi pengajar, dan Badan Usaha Milik Pesantren berupa pembenihan ikan patin. Sedangkan yang lainnya yakni Pesantren Ma’ariful Ulum sebesar 172.902.844 dan Pesantren Nurul Muhajirin Rp. 151.711.592.” kata Abie.

Sementara itu, Mudir Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an di Payaraman Kabupaten Ogan Ilir, Muhammad Syafei Al Hafiz, mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Dirinya berharap, bantuan yang telah diberikan bisa memberikan banyak manfaat bagi santri.

“Kami do’akan agar YBM BRI bisa mewujudkan visi dan misinya sebagai Pengelola Zakat terkemuka di Indonesia ini. Selain itu, tentu saja bantuan ini akan kami manfaatkan dengan sebagai mungkin.” kata Muhammad Syafei. (OHH)

Sumber : DETIKSUMSEL.COM