Perkuat Ekonomi Muslim Minoritas Melalui KUUR

  • Post published:26 Februari 2017

Perkuat Ekonomi Muslim Minoritas Melalui KUUR-YBM BRI

MALANG — Tahun baru menjadi pemicu YBM-BRI terus menebar Semangat Berindonesia. Kali ini, penguatan ekonomi masyarakat kelas bawah menjadi targetnya. Karena, dengan penguatan ekonomi dari bawah, tentu perlahan akan mengokohkan perekonomian bangsa.

Pelatihan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR) menjadi salah satu program penguatan ekonomi masyarakat. Bertampat di Desa Jamuran Sidodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada (6/1), program tersebut bergulir. Tentu dengan harapan akan menjadi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa tersebut.

PKUR di Desa Jamuran Sidodadi, menelurkan program peternakan kambing gibas. Hadirnya program tersebut disambut sumringah oleh 25 penerima manfaat yang kelak merintis dan menyukseskannya.

Salah satunya yang tak dapat menutupi bahagia dari PKUR peternakan Kambing Gibas adalah Langkir. Pria mualaf tersebut terpilih menjadi salah satu dari 25 penerima manfaat program tersebut. Sehingga Ia dapat menguatkan perekonomian keluarga dari jalur ternak bersama tersebut.

Langkir, kesehariannya mencari nafkah melalui jalur bertani. Namun, di tengah kesibukannya di ladang, Ia tetap istiqamah merawat dan menjaga mushala yang berada persis di seberang rumahnya. Pria yang dahulunya adalah pemeluk agama Hindu tersebut, empat tahun lalu memutuskan masuk Islam, dan perlahan belajar menjadi umat muslim yang taat.

Perjuangannya menjadi pemeluk agama Islam yang minoritas di desanya, dengan pantang menyerah Ia jalani. Perjuangan itu pun tak gampang dilalui. Seperti penuturan Ustadz Mansyur Arif, selaku pendamping program PKUR, bahwa umat muslim yang minoritas di desa ini harus memiliki mental baja untuk menegakkan Dienul Islam.

“Tidak gampang berjuang dj daerah minoritas. Tekad kuat dan mental baja harus dimiliki setiap muslim di Jamuran Sidodadi ini. Semoga dengan adanya program PKUR ini, dapat menguatkan, menyatukan dan membentengi umat muslim untuk istiqamah sebagai benteng muslim minoritas. Terima kasih atas dukungan dari YBM-BRI,” tutur Mansyur Arif, dengan semangat.