Pemberdayaan Ekonomi dan Pesantren Jadi Andalan YBM BRI

  • Post published:27 Februari 2017

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI masih mengjagokan program pemberdayaan ekonomi dan pesantren. Kedua program ini sama-sama ditujukan meningkatkan kemandirian penerima manfaat.

Ketua Yayasan Baitul Mal (YBM) BRI Tri Wintarto menjelaskan program unggulan YBM BRI masih pada pemberdayaan ekonomi dan pesantren. Pesantren banyak yang bisa dibantu terutama mereka yang dhuafa baik bantuan bagi santri, pengajar, maupun bantuan pembentukan badan usaha milik pesantren (BUMP) agar pesantren bisa mandiri ekonominya.

Pemberdayaan ekonomi dilakukan dengan membuat kelompok usaha terutama ibu-ibu. Mereka diberi pelatihan dan diberi bantuan modal. Sambil jalan, mereka tetap dikawal dan dibina sampai produknya siap dipasarkan.

“Pelatihannya macam-macam, bengkel otomotif, pemanfaatan limbah untuk kriya, tata rias, jahit, potong rambut, ada juga tani. Apa yang sekiranya laku dipasarkan di daerah tersebut,” kata Tri di sela-sela¬†Workshop¬†pengurus YBM BRI seluruh Indonesia di Kawasan Slipi.