Musala Samhar Gadut

Musala Samhar Gadut

  • Post published:26 Januari 2021

Usia senja tak lantas membuat Pak Samhar (68) patah semangat. Meski penglihatan beliau sudah kabur dan sering sakit –sakitan, Pak Samhar tetap aktif menjadi marbot Musala Al-Ikhlas, Ulu Gadut, Kota Padang.⁣

Sejak 10 tahun yang lalu, Pak Samhar selalu memastikan kebersihan musala mulai dari subuh hingga malam hari. Beliau juga mengumandangkan azan sebagai tanda waktu salat telah tiba, serta menjadi imam salat.⁣

Saat ini Pak Samhar tinggal bersama istri di kontrakan kecil miliknya. Untuk makan sehari-hari, Pak Samhar bergantung pada sedekah dari warga dan tetangganya. Pak Samhar juga biasa memanen ubi miliknya untuk direbus dan dimakan.⁣

“Apa yang kita makan dan pakai hari ini itulah rezeki kita. Alhamdulillah selama ini kami masih diberi makanan sama Allah. Bagi saya dan istri itu sudah cukup,” ucap Pak Samhar.⁣

Berkat keteguhan dan sikap rendah hati Pak Samhar, menghantarkannya menjadi salah satu penerima manfaat Sejahtera Marbot Indonesia. Melalui program ini, beliau mendapatkan pembinaan secara berkala serta tambahan penghasilan bulanan.⁣

“Alhamdulillah sejak nerima bantuan ini kami sangat terbantu sekali untuk beli kebutuhan sehari – hari dan membayar kontrakan rumah kami,” ungkap Pak Samhar.⁣

Sehat selalu ya Pak Samhar! Semoga lelahnya Pak Samhar menghasilkan pahala yang berlipat ganda. Semoga para donatur juga mendapatkan pahala atas zakat dan infaq yang telah disalurkan kepada YBM BRI melalui program Sejahtera Marbot Indonesia.⁣