You are currently viewing Merindukan Nabi Muhammad

Merindukan Nabi Muhammad

  • Post published:19 Oktober 2021

Alkisah, beberapa tahun setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat, Abdullah bin az-Zubair (Ibnu az-Zubair), keponakan Aisyah radhiyallahu ’anha, pernah bertanya kepada bibinya. “Wahai Bibi, beri tahu aku tentang hal paling istimewa yang engkau dapati dalam diri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam?”

Saat ditanya itu, Aisyah diam, tidak langsung menjawab. Air matanya mulai mengalir. Dia pun menangis sesenggukan, begitu menyayat hati, hingga Abdullah bin az-Zubair berpikir mungkin dia bertanya pada momen yang tidak tepat. Ia pun berkata, “Bibi, kalau engkau tidak bisa menjawab sekarang tidak apa-apa.”

Di sela-sela tangisnya, Aisyah kemudian berkata, “Aduhai betapa rindunya hati ini dengan beliau. Aku begitu rindu dengan beliau.”

Selanjutnya ia berkata, “Wahai keponakanku, engkau bertanya kepadaku tentang hal paling istimewa yang aku dapati dalam diri beliau, aku tak tahu bagaimana menjawabnya karena seluruhnya yang ada dalam diri beliau adalah istimewa.” Dalam kisah lain, Aisyah juga pernah ditanya seseorang mengenai akhlak suaminya, lalu ia menjawab, “Akhlak beliau adalah Al Quran.” Orang itu bertanya lagi, “Apa maksudnya?”

Aisyah menjawab, “Al Quran bercerita tentang orang-orang yang sabar. Ketahuilah, beliau adalah orang paling sabar di dunia. Ketika Al Quran bercerita tentang orang-orang yang shalat khusyuk, maka beliau adalah orang yang paling khusyuk shalat-nya.

Ketika Al Quran memerintahkan tentang sedekah, ikhlas, memaafkan siapa saja yang bersalah, maka Beliau adalah orang yang paling dermawan, ikhlas, dan pemaaf. Andai kata ada orang yang tidak membaca Al Quran sekalipun, melihat Beliau saja dia bisa membayangkan isi Al Quran itu seperti apa.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda.”Kapan aku akan bertemu para saudara – saudaraku?”

Para sahabat bertanya, “Bukankah kami saudaramu?” Rasulullah menjawab, “Kalian sahabatku, para saudaraku (orang – orang beriman) adalah mereka yang tidak pernah melihatku, tetapi mereka percaya kepadaku. Dan kerinduanku kepada mereka lebih besar.”

Begitulah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam rindu bertemu dengan kita. Lalu, apakah kita juga merindukannya?

Rindu Kami Padamu ya Rasulullah
Memperingati Maulid Nabi Muhammad
12 Rabiul Awwal 1443 H

 

Sumber :
https://www.republika.co.id/berita/q1fcul313/merindukan-rasulullah-saw
The Most Amazing Thing About Him | https://www.youtube.com/watch?v=OTKiPJ4wHNc&list=PLQ02IYL5pmhHvZ02LKQVeey8H-2XBKMGb&index=30
https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/18/12/05/pj8jm8320-rasulullah-saw-sangat-merindukan-kita-apa-sebabnya