Launching PKUR YBM BRI Kanwil Banda Aceh

Launching PKUR YBM BRI Kanwil Banda Aceh

  • Post published:19 Desember 2018

Banda Aceh, 13 Desember 2018.

Alhamdulillah telah diselenggarakan kegiatan Launching Program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR) unit usaha  Budidaya Melon dan unit usaha Budidaya Cabai Merah dan Semangka non-biji. Launching ini dilaksanakan di Gampong Peuneulot Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Wahidin selaku Kepala Unit BRI Jeunib, Bapak Muksalmina selaku Pelaksana Harian YBM BRI Kanwil Banda Aceh, Aparatur Desa, Pendamping Program dan seluruh anggota penerima bantuan program PKUR.

Bapak Martunis mewakili Kelompok unit usaha Melon dalam sambutannya mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada YBM BRI atas bantuan yang  telah diberikan,  “Alhamdulillah dengan bantuan program dari YBM BRI produksi kami tambah meningkat dan kami bertekad akan berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan kelompok dan menjadikan desa kami bagian percontohan budidaya melon, cabe merah dan semangka non biji,” demikian ungkapnya.

Bapak Muksalmina dalam sambutannya mensosialisasikan lembaga YBM BRI, program-program YBM BRI, khususnya program PKUR dan  tujuan program tersebut, “Bapak/Ibu program ini bersumber dari dana zakat Pegawai BRI yang muslim seluruh Indonesia, yang dihimpun dan disalurkan dalam Lembaga Amil zakat YBM BRI, dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi kepada para mustahik dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi umat, menumbuhkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi,” demikian ungkapnya. Beliau juga mengingatkan agar anggota kelompok tidak lupa beribadah kepada Allah, bersedekah agar usaha yang dijalankan berkah dan sukses.

Bapak Wahidin selaku Kepala Unit BRI Jeunib dalam sambutan  beliau menyatakan bangga dengan para anggota kelompok ini, dan mengharapkan kelompok budidaya Melon dan kelompok budidaya cabai merah dan Semangka non Biji dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya, sembari mengucapkan terima kasih atas sambutan dari anggota kelompok. Beliau juga menyampaikan kepada anggota kelompok untuk memanfaatkan bantuan program ini sehingga setelah program ini selesai peserta telah mandiri secara ekonomi dan kesejahteraan hidupnya.

Kemudian penyerahan bantuan secara simbolis kegiatan dilanjutkan dengan doa dan makan bersama sebagai wujud syukur atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan sebanyak Rp. 67.075.000 diserahkan kepada kelompok Budidaya Melon, sedangkan dana Rp. 63.415.000 diserahkan kepada kelompok Budidaya Cabe Merah dan Semangka non-biji.