Launching PKUR, Budidaya Lebah Madu

  • Post published:13 Desember 2018

Sidamanik, 9 Desember 2018
Alhamdulillah telah terselenggara kegiatan Launching Program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR) unit usaha budidaya Lebah Madu Kelompok Tani MAKOTA yang dilaksanakan di Desa Said Butu Saribu, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Bantuan sebanyak Rp. 63.750.000 diserahkan kepada kelompok Tani Makota.

Acara ini dihadiri oleh Bapak Varia Maradona selaku ketua YBM BRI Medan, Bapak Yahya Yoanda selaku Penyuluh Pertanian Desa Said Butu Saribu, Bapak John Eriadi selaku Pelaksana Harian YBM BRI Kanwil Medan, Bapak Nurdi Darma selaku Pendamping Program dan seluruh anggota penerima program PKUR.

Bapak Ronal Sianaga mewakili Kelompok Tani Makota mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada YBM BRI atas bantuan yang telah diberikan, “kendala kami selama ini adalah keterbatasan modal usaha, Alhamdulillah dengan bantuan program dari YBM BRI produksi kami tambah meningkat dan kami bertekad akan berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan kelompok dan menjadikan desa kami menjadi sentra madu yang berkualitas baik di Sumatera Utara” demikian tekadnya.

Bapak Yahya Yoanda mewakili pemerintah atas nama Desa dalam sambutan beliau bangga dengan Kelompok Tani Makota karena telah berhasil memanfaatkan lebah yang selama ini hanya dianggap hama bagi petani, sekarang telah berhasil dimanfaatkan untuk menghasilkan madu, harapan beliau anggota tani terus bersemangat dan tekun dalam berusaha.

Bapak Varia Maradona dalam sambutannya mensosialisasikan lembaga YBM BRI, program-program YBM BRI, khususnya program PKUR dan tujuan program tersebut, “Bapak/Ibu program ini bersumber dari dana Zakat Pegawai BRI yang muslim seluruh Indonesia yang dihimpun oleh Lembaga Amil Zakat YBM BRI, dan disalurkan kepada Mustahik dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi umat, menumbuhkan kemandirian dan akhirnya tercapai kesejahteraan bagi penerima manfaat”, demikian penjelasan singkatnya. Beliau juga mengingatkan agar anggota kelompok tidak lupa beribadah kepada Allah, bersedekah agar usaha yang dijalankan berkah dan sukses.

Setelah penyerahan secara simbolis kegiatan dilanjutkan dengan do’a dan makan bersama sebagai wujud syukur atas bantuan yang telah diberikan.