Launching dan Panen PKUR YBM BRI Kanwil Jakarta 3

Launching dan Panen PKUR YBM BRI Kanwil Jakarta 3

  • Post published:30 Oktober 2018

Pandeglang, 4 Oktober 2018. Bertempat di Lahan Mentimun, YBM-BRI Kanwil Jakarta 3 menyelenggarakan Launching Program PKUR Budidaya Mentimun, Ayam Kampung & Itik petelur.

Turut hadir Bapak H. Arif Rahmatullah mewakili Pinca BRI Labuan, Bapak Sofyan Kasie mewakili Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Angsana, Bapak M. Bahron Dinas Pertanian Kecamatan Angsana, Pendamping PKUR Ibu Ayu Afriana Afiah, Bapak Agustiar, PH Sopiyan Hadi, Admin YBM Agung Wicaksono dan seluruh peserta PKUR.

Adapun peserta program yg menerima bantuan usaha Budidaya diantaranya PKUR Mentimun Kelompok 1 sebesar Rp. 71.718.000, PKUR Mentimun Kelompok 2 sebesar Rp. 60.680.000, PKUR Ayam kampung Desa Kenanga sebesar Rp. 64.050.000, dan PKUR Itik petelur Desa Munjul sebesar Rp. 64.450.000. Total penyaluran Bantuan 4 Kelompok sebesar Rp 260.898.000 dengan 41 Penerima Manfaat.

Dalam sambutannya Bapak H. Arif menyampaikan “Dengan program ekonomi ini dana zakat dari pekerja BRI bisa membantu mustahik untuk lebih mandiri dan menjadi nilai tambah bagi keluarga peserta penerima manfaat serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Banyak Bersyukur dan tidak lupa mendo’akan seluruh Keluarga Pekerja BRI”.

Pak Sofyan mewakili Camat penyampaikan “Terimakasih banyak kepada YBM BRI telah membantu masyarakat kami, salam maaf dari pak camat tidak dapat hadir Insya Allah kedepan nya bisa sinergi dengan program yang ada di kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang.”

Bapak Agustiar selaku mentor PKUR Mentimun mewakili para peserta program mengatakan “Kami juga merasa terbantu dan mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada YBM BRI. Kelompok tani menjadi lebih kompak baik suami, istri dan anak-anaknya membantu proses penanaman meskipun di musim kemarau, sampai panen saat ini. Alhamdulillah dalam seminggu kelompok mentimun sudah panen tahap pertama, usia tanam 45 hari. Panen yang didapatkan sebanyak 4,2 Ton, dijual dengan harga Rp 2.500/kg sehingga total pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 10.500.000.”

Selanjutnya Bu Ayu Afriana Afiah sebagai mentor kelompok ayam kampung & itik petelur menyampaikan panen usia ayam (-+) 70 hari. Ayam tersebut dijual dengan dua cara yaitu secara hidup-hidup dan olahan ayam ungkep. Untuk ayam yang dijual hidup-hidup sebanyak 885 kg dari 725 ekor ayam, dijual dengan harga Rp. 38.000 per kg dan olahan ayam ungkep sebanyak 163 ekor dijual dengan harga Rp. 55.000 per ekor. Total pendapatan panen ayam kampung sebesar Rp. 42.595.000.

Panen Itik petelur bulan pertama menghasilkan 521 butir dijual dengan harga Rp 2.500/butir. untuk olahan telur asin mencapai 175 butir dijual dengan harga Rp. 3.500/butir sehingga total panen itik petelur bulan pertama sebesar Rp. 1.915.000. Awal Oktober alhamdulillah telur yang didaptkan sudah 300 butir/hari dari 330 ekor itik.

“Terimakasih Banyak YBM BRI.. Masyarakat Bersyukur sekali dan Selalu Mendo’akan YBM BRI untuk selalu berkah dan Bermanfaat untuk ummat ”