Kegigihan Rima Medan

Kegigihan Rima Medan

  • Post published:23 Juli 2019

Rima Desiani (26) merupakan salah satu Ibu muda peserta IP2BK di Sentra Teratai. bersama mertua, suami, serta kedua anaknya rima mendiami rumah sederhana berdinding bambu, beratap anyaman daun, dan tanpa aliran listrik di daerah Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, Medan.

Apapun ia kerjakan demi mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, mulai dari mencari kerang di laut, mencari biji kelapa sawit yang tercecer di kebun – kebun, hingga menjadi buruh tani di dusun sebelah yang berjarak 6-8 km. memang hasilnya tidak seberapa tetapi itulah yg bisa dilakukan untuk membantu suaminya yg bekerja sebagai kuli bangunan musiman.

Hadirnya Integrasi Program Pemberdayaan Berbasis Keluarga (IP2BK) memberikan secercah harapan kepada Rima dan keluarga. Setelah mendapatkan pembinaan serta ilmu mengenai ketahanan keluarga, kehidupannya perlahan tumbuh lebih baik. Perubahan yang paling dirasakan olehnya ialah dari sisi spiritual. Saat ini, Ibu Rima sudah mulai rajin sholat 5 waktu dan lebih banyak belajar untuk bersabar. Tak hanya itu, beasiswa pendidikan dan kesehatan yang diberikan untuk keluarganya sangat membantu Ibu Rima.

Alhamdulillah berkat kesabarannya menyisihkan uang dari penghasilannya yang tidak menentu, beberapa bulan terakhir ini rumah Ibu Rima sudah mendapatkan aliran listrik. Penghasilan yang didapatkan oleh Ibu Rima pun bertambah, semenjak ia dan kelompoknya mendapatkan bantuan modal untuk usaha tambak udang vaname.

“Terimakasih kepada YBM BRI dan IP2BK atas program yang sangat bermanfaat. Beasiswa pendidikan dan kesehatan yang sangat membantu keluarga saya. Ilmu yang bertambah dan materi ketahanan keluarga yang diberikan membuat kehidupan keluarga saya menjadi lebih baik.” Ujar Ibu Rima.