Program Beasiswa Kader Surau Oleh YBMBRI

Program Beasiswa Kader Surau Oleh YBMBRI

  • Post published:Agustus 2, 2018

Kader Surau, mendengar dua kata tersebut akan langsung terbayang sebuah surau dengan pemuda-pemuda didalamnya yang sedang memakmurkan surau

(masjid/mushalla) tersebut seperti membaca alquran, mendengarkan ceramah dan lain sebagainya. Bukankah begitu?

Jika demikian, lain halnya dengan Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI). Lembaga Amil Zakat Nasional yang menghimpun dan mengelola dana zakat masyarakat di seluruh Indonesia yang berdiri pada tahun 2001 ini mengemas dua kata Kader Surau sebagai salah satu program unggulan di bidang pendidikan pada Program Berbagi Smart Indonesia.

Program Beasiswa Kader Surau di inisiasi pada tahun 2014 dan digulirkan pada tahun 2016. Dengan mengusung visi “Membentuk generasi intelektual muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, berkarakter islami, berdaya saing, dan menanamkan nilai-nilai Alquran dalam aktivitas sehari-hari” terus memperluas manfaat dibuktikan dengan bertambahnya penerima Beasiswa Kader Surau dengan total penerima beasiswa sebanyak 395 mahasiswa di 18 Perguruan Tinggi yang tersebar diseluruh Indonesia diantaranya: Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Riau, Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Jember, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Airlangga, Universitas Mataram, Universitas Brawijaya, dan Universitas Jenderal Soedirman.

Berbagai prestasi pun ditorehkan oleh penerima Beasiswa Kader Surau diantaranya: 6 orang telah mengkhatamkan hafalan 30 Juz, 14 orang hafal 11-20 Juz, dan rata-rata lainnya telah menghafal 1-10 Juz. Banyak diantara Kader Surau juga merupakan ketua dalam lembaga-lembaga kemahasiswaan dan masyarakat, menjadi delegasi Universitas dalam perlombaan, juara MTQ tingkat provinsi, juara penulisan essay tingkat nasional, serta yang tidak kalah penting ialah prestasi-prestasi dalam bidang akademik, diantaranya mampu mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif diatas 3,00 bahkan banyak diantaranya yang mencapai IPK 3,80.