IP2BK Medan Bangkitkan Keluarga Bu Marlina

IP2BK Medan Bangkitkan Keluarga Bu Marlina

  • Post published:3 Juli 2019

Bu Marlina (45 Tahun) adalah seorang Ibu Rumah Tangga biasa dengan dua orang anak, Fregi Anggara (15 tahun) kelas 3 SMP dan Viola Anggaraini (14 Tahun) kelas 2 SMP. Marlina tinggal di rumah sederhana semi permanen berdinding setengah bata kasar dan anyaman bambu. Berlokasi di Desa Tanjung Rejo, Kab. Deli Serdang Ia hidup bersama suami dan anak anak tercintanya. Suami Bu Marlina hanyalah seorang buruh serabutan yang tak tentu penghasilannya. Jika ada tetangga butuh bantuannya barulah sang suami bisa ada kesempatan mendapat upah dari hasil kerjanya.

Disela-sela waktunya mengurus rumah tangga, Bu Marlina turut banting tulang membantu suaminya dengan mencari kerang di laut yang jaraknya terbilang cukup jauh dari rumahnya. Berangkat subuh dan kembali ke rumah petang hari telah menjadi kebiasaan Bu Marlina hampir setiap hari. Tak peduli terik matahari dan bermandikan lumpur, terkadang dilakukan dengan kondisi lapar dan haus adalah hal biasa bagi Bu Marlina. Semua dilakukan mengingat besarnya kebutuhan hidup keluarganya saat ini.

Tak banyak yang dihasilkan Bu Marlina dari berjualan kerang keliling kampung, paling banyak 50 ribu rupiah. Seringnya Bu Marlina membawa kerang laut dagangannya ke rumah karena tak habis terjual. Saat air laut tidak pasang, kerang kerang sulit di dapat sehingga Bu Marlina harus memutar otaknya mencari jalan rezeki lainnya dengan menjadi buruh tani dan menjual kelapa tua.Walau begitu beliau mengaku selalu mensyukuri semua yang telah Allah karuniakan kepadanya dan keluarganya. Ia bersama suaminya tak pernah mengeluh, tetap bersemangat mencari nafkah untuk kelangsungan hidup keluarganya.

Kehadiran Integrasi Program Pemberdayaan Berbasis Keluarga (IP2BK) YBM BRI membawa harapan baru, memercikkan secercah semangat bagi Bu Marlina dan keluarganya. Setelah terbina secara rutin kini Bu Marlina telah cukup mengerti tentang manajemen keuangan keluarga, seberapapun yang diperoleh para anggota IP2BK yang berjumlah 10 orang (salah satunya Bu Harlina) mereka diwajibkan untuk menyisihkan 10% untuk tabungan pribadi. Tak hanya itu Bu Marlina kini tak pernah lagi meninggalkan sholat wajib dan berupaya merutinkan sholat dhuha untuk mengawali aktifitasnya. Ia meyakini dengan pendekatan kepada Sang Khalik kehidupan keluarganya bisa menjadi lebih baik. Sejalan dengan keyakinan tersebut, saat panen raya perdana tambak udang kelompoknya menghasilkan 553 Kg dengan harga perkilonya mencapai 70 ribu. Sungguh kabar yang menggembirakan.

IP2BK YBM BRI tidak hanya memberikan bantuan berupa modal usaha, tetapi juga memberikan pendampingan usaha hingga pemasaran hasil panen tambak udang milik kelompok Bu Marlina. Bu Marlina mengaku merasa sangat terbantu dengan kehadiran YBM BRI melalui program tersebut. Tak hanya itu, pintu rezeki keluarga Bu Marlina terasa semakin terbuka dengan adanya bantuan berupa beasiswa pendidikan dari YBM BRI untuk kedua putra-putrinya. Ia berharap dengan beasiswa tersebut, prestasi anak-anaknya semakin meningkat.

“Terimakasih sekali kepada para donatur YBM BRI yang selalu membantu kami kami ini. Program IP2BK ini sangat luar biasa manfaat untuk keluarga kami. Mudah mudahan kehidupan Bapak-Ibu selalu diberkahi”.