1080 x 420 px_PONDOK PESANTREN_FA

Mulai tahun 2014, YBM-BRI menjadikan Pondok Pesantren sebagai pusat pemerdayaan. Ini berangkat dari hal bahwasanya ponpes merupakan lembaga yang keberadaannya tidak begitu dirasa oleh khalayak. Padahal Ponpes merupakan salah satu sumber mencetak pemuda berkarakter baik dari segi agama maupun ilmu pengetahuan.

Integrasi Program Pemberdayaan Berbasis Pondok Pesantren di resmikan oleh Bapak Mustafa Abubakar (Wakil Komisaris Utama PT. Bank BRI), Bapak H. Sarwono Sudarto (Direktur Operasional PT. Bank BRI) dan Pengurus YBM-BRI dengan realisasi di 19 Kanwil BRI Seluruh Indonesia. Ada beberapa program yang kemudian diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing Pondok Pesantren. Diantaranya:

1. Badan Usaha Milik Pesantren 

Bantuan yang diberikan adalah dalam bentuk modal usaha yang sesuai dengan potensi pondok pesantren binaan. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kas ponpes. Sehingga dalam operasionalnya ponpes dapat mandiri.

2. Apresiasi Pendidik

Berangkat dari sebuah kepedulian akan kesejahteraan pendidik pondok pesantren dan sebuah apresiasi bagi mereka yang mengabdi di pondok pesantren untuk mendidik santri. Melalui program Apresiasi pendidik YBM-BRI memberikan insentif kepada pendidik yang berkhidmat penuh di pondok pesantren dengan penghasilan dibawah satu juta dan diberikan atas jasanya dalam mendidik santri.

3. Beasiswa Santri

Beasiswa ini diberikan kepada santri yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup santri selama tinggal di pondok pesantren.

4. Sarana Dan Prasarana

Sarana dan Pra Sarana merupakan kebutuhan utama dalam menunjang kegiatan pendidikan. Banyak diantara pondok pesantren yang disambangi oleh YBM-BRI memiliki sarana pra sarana yang minim. Maka, YBM-BRI berkontribusi dengan memberikan bantuan kepada pondok pesantren yang minim sarana dan pra sarana melalui Integrasi Program Pemberdayaan Berbasis Pondok Pesantren.