Imron Tekim Mantul

Imron Tekim Mantul

  • Post published:Juli 30, 2019

Semarang. Imron Hambyah, mahasiswa Teknik Kimia Universitas Diponegoro angkatan 2017 kerap memenangkan kompetisi tingkat nasional hingga internasional. Penerima beasiswa Kader Surau YBM BRI Angkatan 3 ini sejak Januari hingga sekarang telah memenangkan 11 kompetisi, yang semuanya kompetisi di bidang penelitian dan karya ilmiah.

Beberapa kompetisi yang berhasil dimenangkan di antaranya:
1. Gold Medal for Food and Cosmetics Category, Invention & Innovation for Industry, IPITEx Bangkok 2019
2. Bronze Medal for Public Health Category, Invention & Innovation for Social & Quality of Life, IPITEx Bangkok 2019
3. Penghargaan The most Inspiring Start Up dalam Indonesia Startup Summit, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti, 10 April 2019
4. Lolos Pendanaan PPBT(Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi) 2019, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti, 8 Februari 2019
5. Lolos Pendanaan PKM Kewirausahaan 2019 dengan judul Morifa Handsanitizer, Kemenristek Dikti, Nasional, tanggal 21 Maret 2019
6. Lolos Pendanaan PKM Penelitian 2019 dengan judul Collaplast: Collagen Plaster, Kemenristek Dikti, Nasional, tanggal 21 Maret
7. Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Chemical Engineering Paper Competitions, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Riau, 4 April 2019
8. Juara I LKTI Ketahanan Pangan, Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Pasunda, 17 Februari 2019
9. Best Poster LKTI Ketahanan Pangan, Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Pasunda, 17 Februari 2019
10. Juara II, LKTIN 5th Edition Chemistry Competition 2019, Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Negeri Medan, Nasional, 30 Maret 2019
11. Juara Harapan I LKTI Bioexpo 2019, Ikatan Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Jambi, 5 April 2019

Motivasi Imron meraih prestasi yaitu dia ingin berangkat haji atau umroh bersama ibunya. Baginya Ibu adalah sosok yang sangat berarti, dalam setiap kompetisi Imron selalu meminta restu dari Ibunya.

Imron menyukai bidang penelitian dan ilmiah sejak SMA. “Sejak SMA saya sudah tertarik dengan hal-hal ilmiah, kemudian masuk kuliah di Teknik Kimia saya semakin concern dengan dunia penelitian. Atmosfer penelitian di sini bagus karena didukung mata kuliah serta fasilitas lab yang memadai. Pembinaan yang dilakukan di Kader Surau pun membuat saya semakin fokus untuk berkontribusi di bidang penelitian ini,” ungkap Imron.

Salah satu nilai yang ditanamkan di Kader Surau YBM BRI ialah agar bermanfaat bagi masyarakat. Bagi Imron, kompetisi menjadi ajang aktualisasi diri sekaligus menguji seberapa layak ide-ide yang dimilikinya bisa diterapkan di masyarakat nantinya.
“Menurut saya kuliah, penelitian, dan Kader Surau ini saling terkait dan sinergi. Di bidang penelitian ini saya bisa menerapkan ilmu yang saya dapatkan saat kuliah. Belajar dari profesor saya bahwa tujuan utama dan akhir dari penelitian ialah ke masyarakat, bisa dalam bentuk solusi dari suatu masalah sampai ke ranah penemuan teori baru yang ujungnya juga untuk kemaslahatan masyarakat.”

“Kader Surau bagi saya adalah tempat untuk meningkatkan kapasitas diri dalam banyak hal, salah satunya dalam peningkatan kualitas Ibadah. Diantara kami para Kader Surau saling mengajak kepada kebaikan dan ketaatan. Beasiswa Kader Surau juga sangat membantu saya untuk berkembang di kampus dan di luar kampus serta meningkatkan kapasitas diri saya. Mas Ace selaku mudarris juga selalu mendukung, memberi arahan, dan konseling untuk meningkatkan kapasitas diri saya. Ada perubahan kebaikan yang saya rasakan selama berada di Kader Surau diantaranya hafalan Al-Qur’an saya yang bertambah, saya jadi rutin ke masjid, bisa mengabdi di masyarakat, dan banyak hal baik yang saya rasakan selama di Kader Surau,”

Selamat ya bro Imron atas prestasi-prestasi yang berhasil diraih. Semoga bisa terus berkarya dan berkontribusi bagi negeri!