Ilham Menang Lagi

Ilham Menang Lagi

  • Post published:26 Januari 2021

Ilham Subandoro mahasiswa manajemen SBM ITB yang juga merupakan awardee Bright Scholarship YBM BRI unit ITB berhasil meraih juara 1 International Business Solution Competition (IBSC) pada bulan November lalu. IBSC merupakan kompetisi business case yang diselenggarakan setiap tahun oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABIS) Fisip Unpad.

Mengangkat tema “Nestainability: An Integrated Solution Towards Sustainable Plastic Packaging Waste Management for Nestle Indonesia”, Ilham bersama 2 rekan timnya berhasil mengalahkan peserta lainnya yang berasal dari dalam maupun luar negeri seperti Filipina, Vietnam, Singapura, Jepang hingga Amerika Serikat.

“Pengalaman yang mengesankan bisa ketemu dan mengetahui ide yang disampaikan oleh teman-teman lainya. Kasus packaging produk yang tidak ramah lingkungan ini juga sangat real dalam kehidupan. Beberapa strategi yang kami usulkan yaitu inovasi dan modifikasi bahan packaging, campaign activation, partnership sama komunitas lingkungan, green investment dan lainnya,” ungkap Ilham.

Dalam kompetisi ini Ilham bersama tim melalui beberapa tahap proses seleksi.

“Proses pertama kali kami membuat paper dengan case yang diberikan. Kemudian dari 27 tim diambil 10 terbaik untuk presentasi di hadapan juri terkait paper yang dibuat,” jelas Ilham.

Selain memenangkan kompetisi ini, Ilham juga pernah memenangkan berbagai kompetisi lainnya seperti meraih medali perak pada kompetisi Sahasak Nimavum International Invention and Innovation Competition di Colombo, Srilanka 2020, meraih medali perunggu pada kompetisi Thailand Inventors Day, di Bangkok 2020 dan beberapa kompetisi nasional.

Saat ini Ilham juga aktif di organisasi kampus dan luar kampus, mengelola bisnis, serta mengikuti beberapa kompetisi baik nasional maupun internasional. Dengan segudang aktivitas yang ia jalani, Ilham merasa senang karena waktu yang ia gunakan menjadi produktif.

“Saya pilih-pilih kompetisi yang sekiranya punya peluang untuk menang. Gak semua kompetisi saya ikutin. Jadi saya bisa atur waktu untuk kegiatan yang lain. Berkat adanya pemilihan dan manajemen prioritas kompetisi, kegiatan asrama dan kuliah gak terlalu bentrok dan bisa dihandle,” ujar Ilham.

Ilham juga mengungkapkan bahwa prestasi yang selama ini ia raih berasal dari dukungan keluarga, teman dekat, dan dosen-dosennya. Selain itu kegiatan pembinaan dari program Bright Scholarship yang sebelumnya bernama Kader Surau juga membuatnya termotivasi untuk terus mengukir prestasi.

“Alhamdulillah apresiasi dan support dari orang-orang terdekat membuat saya terus semangat untuk mengikuti kompetisi. Dari pembinaan Bright Scholarship yang selama ini dijalanin juga buat saya termotivasi untuk punya visi dan terus bergerak maju supaya berhasil mencapai visi saya,” lanjutnya.

Ilham berharap semoga teman-temannya juga bisa mengikuti kompetisi dan mengukir prestasi sepertinya. Ia juga berharap agar YBM BRI dapat meluaskan kebermanfaatan khususnya untuk masyarakat dhuafa lainnya.