Brighter USK Mendunia

Brighter USK Mendunia

  • Post published:22 Maret 2021

Brighter unit Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih dua penghargaan, Gold Medal dan IYSA Special Award pada event Asean Innovative Science Environmental And Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021 pada bulan Februari lalu. Mereka adalah Fauzur Rahmat (Teknologi Hasil Pertanian ) dan All Hafiq (Pendidikan Biologi).

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) yang diikuti lebih dari 400 tim dari 15 negara. Fauzur dan Hafiq mengikuti kompetisi pada kategori entrepreneur yang berjudul DECXOO “An Antibacterial Deodorant Based On Coconut (Cocos Nucifera L) Husk Ekstract”. Proyek ini berfokus pada konsep pengolahan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi yaitu deodorant anti bakteri.

Dalam kompetisi ini mereka telah melewati proses yang cukup panjang. Menurut keduanya selain ide dan strategi, kekompakan dan ketekunan tim juga menjadi hal terpenting dalam mengikuti kompetisi ini.

Sebelumnya Fauzur dan Hafiq telah meraih kejuaraan di berbagai kompetisi baik skala nasional maupun intenasional. Keduanya juga aktif dibeberapa organisasi internal dan eksternal kampus serta menjalani kegiatan asrama Bright Scholarship.

Menurut Hafiq salah satu tantangan tersulit ketika mengikuti berbagai kompetisi dan organisasi adalah manajemen waktu.

“Mengikuti berbagai kompetisi dan organisasi membuat saya menjadi mahir dalam mengelola waktu dan emosi, serta dapat memperluas relasi dan pengetahuan. Saya juga mengatur skala prioritas berdasarkan beberapa hal, seperti memperhitungkan deadline, urgensi, serta manfaat dan dampak yang akan saya terima dari kompetisi atau kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan Fauzur mengatakan bahwa salah satu hal yang membuatnya bisa produktif dan berprestasi ialah karena dukungan keluarga dan teman-teman brighter yang selalu memberikan pesan positif dan memacu dirinya untuk terus mengejar impian.

Fauzur dan Hafiq yang berasal dari keluarga sederhana dan jauh dari kota berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah suatu penghalang untuk menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.