Bedah Rumah Sebagai Wujud Kepedulian Untuk Pensiunan

  • Post published:Maret 14, 2017

YBM_BedahRumah2

BANJARMASIN — Kusam tanpa warna cerah dan seolah tak terurus menjadi kesan pertama setibanya di depan rumah Almarhum Nasruddin, salah satu pensiunan pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI). Beberapa bagian elemen di rumah pun juga mulai rusak. Lumut perlahan menggeser warna di dinding rumah yang catnya telah lama memudar. Ya, sepeninggal Nasruddin, istrinya, Marya Ulfah, pontang-panting mengerakkan roda perekonomian keluarga, untuk menghidupi ketujuh anaknya yang kala itu masih kecil-kecil.

“Ya beginilah kondisi rumah kami, kalu hujan selalu bocor dan dapur sudah kayak empang penuh genangan. Sejak bapak meninggal, semua saya yang urus. Kalau ada dana pun, fokus utamanya saya gunakan untuk makan dan biaya anak sekolah walau rata-rata hanya sampai SMA. Satu yang sampai sarjana, itu juga karena dapat beasiswa. Tak terpikir buat renovasi rumah,” tutur Marya Ulfah.YBM_BedahRumah1

Pada medio 1990-an, Allah SWT memanggil Nasruddin, dan menjadi pukulan telak bagi istri dan ketujuh buah hatinya. Saat itu, anak sulungnya saja baru menginjakkan kaki di bangku sekolah menengah pertama. Uang pensiunan almarhum pun tak bersisa untuk biaya sekolah dan kebutuhan sehari-hari keluarga.

Melihat dedikasi semasa hidupnya di BRI dan kondisi keluarga saat ini, mengetuk hati para pegawai BRI di kantor wilayah Banjarmasin. Mereka melalui YBM-BRI, menggulirkan program bedah rumah untuk pensiunan pegawai BRI tersebut, senilai Rp. 26.500.000. Ketua YBM-BRI Banjarmasin, Novianoor Fajeri, dan H. Pirman, selaku pengurus pensiunan BRI, hadir untuk menyerahkan langsung bantuan tersebut.

“Ini wujud kepedulian pegawai BRI kepada para pensiunan. Sekaligus menjadi penghargaan atas dedikasi para pensiunan semasa aktif. Terlebih seperti kondisi keluarga Almarhum Nasruddin. Ini layak sekali mendapat bantuan dan perhatian kita. Maka melalui YBM-BRI, kami wujudkan renovasi dari program bedah rumah pensiunan,” ungkap Novianoor Fajeri, di sela kunjungannya di kediaman Almarhum Nasruddin.

Hadirnya bantuan tersebut, tentu merekah bahagia Marya Ulfah dan keluarga. Angan untuk kembali memiliki rumah yang nyaman kembali terwujud.

“Terima kasih tak terhingga saya ucapkan atas perhatian seluruh pegawai BRI, yang melalui YBM-BRI sudah merenovasi rumah ini. Sehingga saat hujan datang, tak ada lagi bocor dan dapur menggenang. Sekali lagi terima kasih,” pungkas Marya, dengan rona haru bahagia di wajahnya.