Bata Syafaruddin Gowa

Bata Syafaruddin Gowa

  • Post published:5 Oktober 2020

“Saya terpaksa judi sabung ayam buat bayar utang, karna kalau dari penghasilan saya saja engga cukup,” ungkap Pak Syafaruddin Daeng Tayang atau akrab disapa Pak Syafaruddin.

Pak Syafaruddin berasal dari keluarga yang sangat sederhana, awalnya beliau hanya bekerja sebagai petani dan terkadang ikut dalam judi sabung ayam. Karena keterbatasan yang dimiliki Pak Syafaruddin tersebut, ia termasuk dalam mustahik sehingga YBM BRI memberikan bantuan modal usaha untuk meringankan beban dan menjauhkan dari kebiasaan berjudi sabung ayam.

Akhirnya beliau menjadi anggota PKUR Batu Bata Desa Bontocaradde, Kec. Bontonompo Kab. Gowa dan memulai produksinya pada Agustus lalu.

Alhamdulillah meskipun usaha batu batanya belum seberapa namun sudah memberikan kesibukan tersendiri sehingga beliau berhenti dari kegiatan judi sabung ayam.

Dalam menjalankan usahanya Pak Syafaruddin dibantu oleh istri dan anaknya. Dalam sebulan Pak Syafaruddin bisa memproduksi 5.000 ribu sampai 6000 buah batu bata dengan harga per batu sekitar Rp 500,- hingga Rp 550,- dengan kira-kira keuntungan bersih per bulan Rp 2.500.000,- hingga Rp 3.000.000,-.

“Sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan karena dengan adanya pendapatan seperti ini saya bisa membantu ekonomi keluarga dan bisa membayarkan utang-utang saya tanpa harus berjudi,” ucap Pak Syafaruddin.

Semangat dan motivasi terus diberikan oleh pendamping program agar Pak Syafaruddin tetap bersemangat dan istiqomah menjalankan usahanya agar berjalan dengan baik dan tidak kembali pada aktivitas yang dulu.