Bakso Baarik Lanaa, Keberkahan dari Sebuah Nama

  • Post published:5 Mei 2017

YBM_Bakso Baarik Lanaa

BALI — Ahmad Huldi (50), pedagang bakso salah satu penerima bantuan program Gerobak Bersemangat Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), dalam rangka HUT bank tersebut di Kantor Cabang Negara, Jembrana, Bali. Bantuan program ini juga diberikan kepada 20 pedagang lainnya. Di antaranya pedagang batagor, siomay, sate, bubur, dan lain-lainnya, serta bergulir sejak Desember 2015, dengan total bantuan sebesar Rp.131.750.000.

Sebelum mendapatkan bantuan gerobak dari YBM-BRI, Huldi, berjualan keliling menggunakan gerobak lama yang sudah rusak di sekitar kelurahan Loloan Timur, dan mangkal di depan masjid Baitul Qadim. Alhamdulillah, sejak mendapatkan bantuan gerobak baru, Huldi, semakin percaya diri untuk berjualan. Selain itu, semakin memudahkan pelanggannya untuk mencari baksonya lantaran adanya ciri khas gerobak YBM BRI, yakni terdapat tulisan Semangat BerIndonesia.

Semenjak itu, Huldi merasakan adanya peningkatan omset penjualan baksonya. Dulu biasanya ia hanya membuat adonan bakso sebanyak 3-4 kg/hari, untuk saat ini pembuatan adonan bakso mencapai 7-8 kg/hari nya. Untuk tiap 2,5 kg adonan bakso menghasilkan sekitar 150 porsi, dengan harga per porsi Rp.8.000,-

Saat ini Huldi tidak lagi berjualan keliling, melainkan telah memiliki warung bakso dengan menyewa lahan strategis di pinggir jalan raya Loloan Timur, Negara, Jembrana, Bali, milik tetangganya. Tentu semakin memudahkan para pelanggan tetapnya, untuk menemukan bakso favoritnya.

Salah satu hal menarik dari bakso Huldi adalah namanya yaitu Baarik Lanaa. Bagi kita yang muslim tentu sangat familiar dengan potongan do’a sebelum makan tersebut. Beliau menyampaikan, dulunya warung bakso tersebut bernama Jaya Abadi, dengan maksud agar usaha ini dapat terus berjaya atau eksis selamanya. Namun, salah satu pelanggannya menyarankan agar nama tersebut diganti. Karena yang abadi dunia ini hanya Allah SWT. Sehingga, atas masukannya pula nama bakso tersebut menjadi Bakso Baarik Lanaa. Dengan harapan agar bakso tersebut diberkahi dan juga mengingatkan kepada para pelanggannya untuk berdo’a terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan.

Pria yang gigih berusaha tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada YBM-BRI yang telah menyalurkan bantuan dana zakat para pekerja BRI. Sehingga pedagang kecil seperti dirinya mendapatkan bantuan berupa gerobak baru dan modal usaha.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur, dengan adanya bantuan gerobak ini. Tentu akan saya gunakan dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Semoga para muzakki (pekerja BRI) diberikan keberkahan dalam rezekinya, dan juga sukses selalu untuk BRI dan YBM-BRI,” ucapnya penuh syukur.