Alirkan Air Gunung Kidul

Alirkan Air Gunung Kidul

  • Post published:September 10, 2019

Yogyakarta, 6 September. Musim kemarau panjang mengakibatkan kekeringan di beberapa kecamatan di Kabupaten Gunung Kidul. Dampak kekeringan ini membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan musim kemarau diprediksi berlangsung hingga Oktober 2019. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, musim kemarau tahun ini jauh lebih kering. (Sumber: BPBD Gunung Kidul 05/09 |15.00 WIB)

Kekeringan dan sulitnya air membuat warga kesulitan untuk mandi, minum atau berwudhu. Dampak terparah dari kekeringan membuat para petani pun terancam gagal panen. Kekeringan yang berhari-hari melanda Kecamatan Rongkop dan Kecamatan Tepus sangat meresahkan warga. Mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air, ada yang membeli air dan ada juga yang mencari air ke sumber air yang jaraknya cukup jauh dan medan yang cukup sulit.

“Kami sudah merasakan kekeringan ini selama 5 bulan. Saya sehari-hari bertani, kini lahan yang saya garap juga mengalami kekeringan dan gagal panen. Setiap tahun di sini pasti kekeringan dan biasanya diantisipasi dengan membuat penampungan air di rumah yang biasanya cukup untuk dua bulan, namun masih tetap kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air. Harga air yang dijual pun mahal, Rp. 200.000 hanya cukup untuk 3 minggu,” ungkap Pak Magi, warga Dusun Sureng.

Kondisi ini membuat YBM BRI turut mendistribusikan air bersih di beberapa titik terparah di Kabupaten Gunung Kidul. September ini Tim Tanggap Bencana YBM BRI melakukan distribusi air bersih kepada 2.311 kepala keluarga atau sekitar 8.000 jiwa. Dengan total bantuan senilai Rp. 36.919.000,- YBM BRI mengalirkan 150.000 liter air bersih yang diangkut 106 tangki. Bantuan ini akan disalurkan di 26 titik lokasi kekeringan.

Tim Tanggap Bencana YBM BRI juga melakukan pipanisasi dengan memasang pipa saluran air dari sumber mata air ke permukiman warga yang terdampak bencana. Dengan adanya bantuan air bersih ini, warga merasa sangat senang dan bahagia, mereka sangat berterima kasih kepada donatur dan YBM BRI yang sudah membantu mereka.

“Alhamdulillah seneng banget dapet bantuan air ini. Bantuan ini sangat membantu masyarakat Dusun Ngricik, Desa Melikan. Terima kasih banyak kepada para donatur dan YBM BRI atas bantuan yang diberikan, semoga Allah yang membalas dengan kebaikan,” ungkap Sarwoto, penerima bantuan air di Kecamatan Rongkop, Gunung Kidul.

Sob, yuk bantu ikut mengalirkan air bagi masyarakat Indonesia yang mengalami kekeringan. Alirkan kebaikanmu melalui:
Rekening BRI 0206-01-005680-30-6 (Zakat)
Rekening BRI 0206-01002801-30-1 (Infaq)
Jangan lupa konfirmasi ke mimin ya di 082112444549