Air untuk Lombok

Air untuk Lombok

  • Post published:25 November 2019

Lombok Utara. Gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang Lombok Utara dan sekitarnya, pada hari Minggu (5/08) pukul 18:46 WIB meninggalkan luka mendalam bagi para korban. Setidaknya, 560 orang meninggal dunia, Hampir 400 ribu orang mengungsi, dan lebih dari 140 ribu rumah mengalami kerusakan. (Sumber : BNBP 01/09)

Selain itu, salah satu dampak lain yang ditimbulkan adalah terputusnya jalur pipa dari sumber mata air masyarakat. Hal ini disebabkan oleh terjadinya longsor akibat gempa tersebut. Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu desa terdampak yang mengalami krisis air bersih.

Merespon hal tersebut, Tim Tanggap Bencana YBM BRI melalui program recovery melakukan pembangunan jalur pipa dan instalasi air di Desa Senaru. Bantuan ini dilakukan dengan memasang kembali jalur pipa yang tertimbun longsor sepanjang 2.700 m, Pembangunan bak penampungan di sumber mata air, dan pembuatan mesin Water Treatment yang berfungsi untuk mengolah air kotor dan tercemar, menjadi air yang layak dikonsumsi.

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Kabag Bina Administrasi Kewilayahan NTB H. Sahrum, Kabid Cipta Karya Dinas PU Lombok Utara Alfian Zubair, Pimpinan Cabang BRI Mataram Dwi Hendro Susatyo, Pengurus YBM BRI Mataram Andi Rusli, General Manager YBM BRI Dwi Iqbal Noviawan, Camat Bayan Intiha, Kepala Desa Senaru Sekarnawadi, serta tokoh masyarakat.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Senaru Sekarnawadi. Total bantuan yang diberikan senilai Rp.383.147.000 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2.212 jiwa, yang berasal dari 4 dusun, yakni Senaru, Batu Koq, Tanakbisa, dan, Lendang Cempaka.

Sahrum merespon baik dengan adanya program recovery ini. Beliau berharap para penerima manfaat dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada YBM BRI. Dan kepada masyarakat Desa Senaru mohon agar dapat memanfaatkan fasilitas yg telah diberikan saat ini. Semoga BRI tetap jaya dan sukses, sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat” Ujar Dwi Hendro Susatyo

Melalui program recovery ini, YBM BRI berkontribusi untuk mencapai salah satu dari 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDG) yaitu “Menjamin ketersediaan dan pengelolaan air serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang”.

“Alhamdulillah akhirnya kami bisa mendapatkan air bersih kembali dan sangat bermanfaat bagi kami. Semoga menjadi amal jariyah bagi para donatur YBM BRI , semakin sukses dan berkah rezekinya” Ujar Rasiana salah satu penerima manfaat.