10.000 Benih Lele Untuk Pesantren Al-Umm Aswaj

  • Post published:15 Maret 2014

10.000 Benih Lele Untuk Pesantren Al-Umm Aswaj

Saat ini, budidaya ikan lele sangat diminati para peternak karena permintaan pasar yang terus berkembang. Pemerintah pun gencar melalukan berbagai riset untuk mendukung para peternak lele demi meningkatkan perekonomian masyarakat. Sejalan dengan pemerintah, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) pun turut meresmikan program Badan Usaha Milik Madradah/Masjid (BUMM) bidang ekonomi berupa budidaya ikan lele Sangkuriang di pesantren Al UMM Aswaja, Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

YBM-BRI menyerahkan bantuan kepada program usaha budidaya ikan lele Sangkuriang, pesantren Al Umm Aswaja yang dialokasikan dalam bentuk pakan dan pemeliharaan. Adapun perincian penggunaan tersebut untuk pembuatan 4 unit kolam lengkap dengan pekerja borongan,  10.000 benih lele, pakan serta perlengkapan pembuatan kolam. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silahturahmi antara YBM-BRI dengan mitra pelaksana program, dan penerima bantuan. Juga meningkatkan kemampuan pelaksana YBM-BRI dalam melakukan pendampingan terhadap program-program yang dijalankan. Serta memperkuat kelanjutan program berbasis pesantren dan mengembangkan kapasitas pelaksana program sebagai petugas yang berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat.

Adapun konsep yang diterapkan pesantren Al Umm Aswaja dalam peternakan ikan lelenya yakni menggunakan budidaya dengan cara tradisional yaitu penggunaan terpal yang dibuat di atas tanah untuk proses pemijahan. Pihak pesantren saat ini sedang mengembangkan usaha lele yang difokuskan pada bidang pembenihan dan pembesaran. Setelah mendapatkan bantuan dari YBM-BRI pada bulan Oktober dan penebaran benih pada bulan Desember tahun lalu, maka pada bulan Maret 2014 usaha budidaya ikan lele sangkurian