Salam Pembuka Dewan Pembina

Bpk. H. Randi Anto

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat serta umatnya hingga akhir zaman.

Sejak awal berdiri pada tahun 2001 YBM-BRI telah menjalankan program-program pemberdayaan yang menyentuh langsung ke penerima manfaat. Sesuai dengan misinya: “Meningkatkan pemanfaatan ZIS secara tepat guna dan berhasil guna”. Sejalan dengan misi tersebut, maka Pondok Pesantren merupakan salah satu sasaran yang menjadi objek penyaluran. Pemilihan Pondok Pesantren sebagai pusat pemberdayaan adalah hal yang sangat tepat sejalan dengan keberadaan pondok pesantren di kalangan akar rumput dan langsung berhubungan dengan masyarakat. Harapan lainnya, kedepan Pondok Pesantren yang dibina dapat menjadi lebih mandiri dan lebih memberikan manfaat lebih kepada masyarakat dhuafa sekitarnya.

Untuk menunjang kerja besar tersebut YBM-BRI membutuhkan SDM yang tangguh dan profesional serta memiliki tujuan yang senafas dengan lembaga. Perekrutan Pelaksana Harian di 19 Kanwil BRI Seluruh Indonesia menjadi salah satu upaya yang sangat tepat, selain meningkatkan keahlian melalui pendidikan. Kedepan, dengan adanya Pelaksana Harian diharapkan dapat menyentuh mustahik dengan cakupan yang lebih luas dan dapat menyentuh topik-topik penting yang tidak muncul di permukaan.

Sejumlah prestasi yang telah dicapai, antara lain berupa:

  1. Kenaikan penghimpunan 15,4% dengan perbandingan himpun dan salur dari 62,6 milyar pada tahun 2013 menjadi 72,3 milyar pada tahun 2014 sejalan dengan jumlah mustahik terbantu dari 39.347 pada tahun 2013 menjadi 159.345 pada tahun 2014.
  2. Hasil audit keuangan yang WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Tentu ini merupakan hal yang patut diapresiasi dan merupakan wujud dari amanah dalam penyaluran dana zakat tersebut.

Pada usianya yang memasuki tahun ke 14, YBM-BRI masih memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan lebih lanjut, namun perlu disadari bahwa target melepaskan Indonesia dari jerat kemiskinan adalah proses yang tak kenal henti dan harus berlangsung terus menerus. Maka, melalui kerja-kerja besar dan terus luruskan niat untuk mengupayakan yang terbaik dan tentu saja sembari mengharapkan kasih sayang Allah agar senantiasa memudahkan langkah YBM-BRI.
Wallahualam bishawab
Wassalamualaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh