Pelatihan Budidaya Sereh Wangi

BOGOR – Sereh wangi memiliki banyak manfaat,  salah satunya sebagai penghasil minyak atsiri. Karakteristik sereh wangi yang cepat tumbuh (fast growing) dan mudah dibudidayakan dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Selain itu, budidaya sereh wangi tidak banyak memerlukan persyaratan dan dapat ditanam pada tanah yang kurang subur. Namun, tidak banyak masyarakat yang mengetahui bagaimana cara mengelola sereh wangi hingga menjadi minyak atsiri.Padahal Indonesia merupakan penghasil minyak atsiri terbesar di dunia.

Kali ini, YBM BRI melaksanakan Training dan workshop Budidaya Sereh Wangi untuk penerima manfaat BUMP Sereh Wangi, SMA Bina Putera, Kopo-Serang, Banten. Pelatihan ini bekerjasama dengan PT Pemalang Agro Wangi yang merupakan mitra Program Ekonomi YBM BRI. Tidak tanggung – tanggung, pelatihan dilaksanakan selama empat hari (9-12/8), langsung di kebun PT. Pemalang Agro Wangi, Sukamakmur, Jonggol.

Hadir langsung sebagai pengisi materi dari pelatihan kali ini adalah Ibu R.A Ety yang merupakan Direktur Utama PT. Pemalang Agro Wangi. Selain diberikan materi tentang sereh wangi, peserta juga melakukan praktik langsung di lapangan. Peserta mempraktikkan cara pembibitan, penanaman, pemanenan, dan sekaligus penyulingan sereh wangi.

 

Launching Enam Unit Usaha PKUR Makassar

MAKASSAR – YBM BRI melalui YBM BRI Kanwil Makassar melaksanakan launching Program PKUR di kantor BRI Kanwil Makassar Lantai 5 (27/7). Total bantuan yang digulirkan adalah senilai Rp 464.194.000 untuk enam unit usaha program PKUR. Unit usaha  tersebut antara lain; Budidaya ikan nila dan ikan hias, pembuatan telur asin, budidaya tanaman kangkung, pengolahan abon ikan lele dan pembuatan tempe, usaha ayam potong, dan budidaya sayur hidroponik.

Turut hadir dalam launching Bpk. Agus Suprihanto (Pimpinan Wilayah BRI Makassar), Bpk. Agus Pramono (Pembina YBM BRI Kanwil Makassar), dan Bpk Refmawardi (Ketua YBM BRI Kanwil Makassar).

“Harapan saya semua kelompok bisa lebih amanah dalam mengelola dana dari YBM BRI, terkhususnya program PKUR ini, dan kedepannya bisa menambah modal lagi dengan mengambil dana dari KUR. Agar bisa mensejahterakan keluarga, sehingga tidak ada lagi anak yang putus sekolah” Harap Bpk. Agus Suprihanto dalam sambutannya.

                        

 

 

 

 

 

 

Kain Tapis

Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat Kerajinan Kain Tapis Hingga Seleksi Calon Beasiswa Kader Surau di unit Universitas Negeri Lampung

Kain Tapis

LAMPUNG — Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI) sebagai lembaga zakat yang konsen pada pengembangan usaha ekonomi mikro, menggulirkan program peningkatan keterampilan usaha rakyat (PKUR) kerajinan kain Tapis Lampung di Pagelaran Utara – Pringsewu. (Agustus)

Dalam kegiatan launching tersebut diserahkan dana bantuan program PKUR senilai Rp.104.420.000,- kepada 20 orang anggota kelompok binaan usaha kerajinan kain Tapis Lampung di desa Lugu Sari dan desa Sumber Bandung Pagelaran Pringsewu. Dana bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada ketua kelompok Tapis Kembar Lampung Ibu Fajarwati oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Pringsewu Bapak Drs. Heri Iswahyudi dan dalam kegiatan tersebut turut hadir Bapak Adi Kurniadi sebagai Dewan Pembina YBM Kantor Cabang BRI Pringsewu dan Bapak Amir Mudaris sebagai Pelaksana Harian YBM Kanwil BRI Bandar Lampung.

“Program ini merupakan salah satu wujud kongkrit kepedulian YBM BRI yang digulirkan secara Nasional untuk meningkatkan usaha kecil kelompok masyarakat kurang mampu di wilayah Lampung”, tutur Adi Kurniadi sebagai Dewan Pembina YBM Kantor Cabang BRI Pringsewu.

Desa Sumber Bandung Kecamatan Pagelaran Utara merupakan daerah pedalaman di wilayah Kabupaten Pringsewu, yang mayoritas masyarakat berada dibawah garis ekonomi dan pendidikan. Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani dan buruh harian lepas hingga akses jalan desa yang rusak parah hingga sulit dijangkau kendaraan umum, menyebabkan masyarakat desa sulit bepergian keluar masuk wilayah tersebut. Semoga dengan adanya realisasi program PKUR YBM BRI di wilayah tersebut mampu meningkat pendapatan dan taraf hidup masyarakat.

Sementara di lain tempat YBM BRI mengadakan seleksi calon penerima beasiswa Kader Surau YBM BRI unit Universitas Negeri Lampung. Mahasiswa yang mengikuti seleksi lanjutan adalah mereka yang lolos dalam seleksi administrasi secara online sebelumnya dari 37 Mahasiswa yang lolos seleksi online, hanya 12 orang yang akan mendapatkan pembinaan intensif program Beasiswa Kader Surau YBM BRI. 

Selain di UNILA tes sejenis pun dilaksanakan di 7 perguruan tinggi terpilih seluruh Indonesia, diantaranya : UNSRI, UNPAD, UNDIP, UGM, UB, ITS dan IPB.

Beasiswa Kader Surau adalah salah satu Program YBM BRI dalam Program Berbagi Smart Rakyat Indonesia. yang menitik beratkan pada pembentukan dan pembinaan generasi muda Islam. Penerima beasiswa kader surau akan mendapatkan SPP, living cost, asrama dan kurikulum pembinaan terintegrasi.

Tampak Foto: Dwi Iqbal Noviawan (GM YBM BRI) melakukan interview M. Bebe mahasiswa Fak. Teknik Geofisika calon penerima beasiwa.

Kain Tapis

YBM BRI Launching Program PKUR Kerajinan Kain Tapis Lampung

Kain Tapis

LAMPUNG — Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) sebagai lembaga zakat yang konsen pada pengembangan usaha ekonomi mikro, kembali menggulirkan program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR) Kerajinan Kain Tapis Lampung. Kali ini lokasi yang dipilih adalah Pagelaran Utara, Pringsewu, Lampung.

Dalam launching tersebut, pihak YBM-BRI menyerahkan dana bantuan program PKUR senilai Rp. 104.420.000,- kepada 20 anggota kelompok binaan usaha kerajinan Kain Tapis Lampung di Desa Lugu Sari, dan Desa Sumber Bandung, Pagelaran, Pringsewu. Dana bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Pringsewu, Drs. Heri Iswahyudi, mewakili Bupati Pringsewu yang berhalangan hadir, kepada Fajarwati, ketua kelompok Tapis Kembar Lampung.

Turut hadir dalam launching tersebut Adi Kurniadi, selaku Dewan Pembina YBM-BRI Kantor Cabang BRI Pringsewu, dan Amir Mudaris, selaku Pelaksana Harian YBM-BRI Kanwil BRI Bandar Lampung. Semakin meriah saat masyarakat menyambut penuh suka cita bergulirnya program tersebut. Kain Tapis

“Program ini merupakan salah satu bukti kongkrit dari kepedulian YBM-BRI yang bergulir secara nasional untuk meningkatkan usaha kecil kelompok masyarakat kurang mampu di wilayah Lampung. Sehingga harapan kedepannya dengan semangat berIndonesia, masyarakat dapat mandiri secara ekonomi,” tutur Adi Kurniadi, selaku Dewan Pembina YBM-BRI Kantor Cabang BRI Pringsewu, dalam sambutannya.

Desa Sumber Bandung Kecamatan Pagelaran Utara merupakan daerah pedalaman di wilayah Kabupaten Pringsewu, dan mayoritas status sosial masyarakatnya berada di bawah garis kemiskinan, serta berpendidikan rendah. Kebanyakan masyarakatnya juga hanya berprofesi sebagai petani dan buruh harian lepas. Lokasi desa juga semakin terpencil lantaran akses jalan yang rusak parah, dan susah dijangkau kendaraan umum. Sehingga menyebabkan masyarakat desa enggan bepergian keluar masuk wilayah tersebut. Semoga dengan adanya realisasi program PKUR dari YBM-BRI di wilayah tersebut, mampu meningkat perekonomian dan taraf hidup masyarakat di sana.

Pak Langkir

Mimpi Langkir Umroh Ke Tanah Suci

Pak Langkir

MALANG — Memantik meningkatnya perekonomian masyarakat dapat melalui jalur apa saja. Seperti halnya Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), menggulirkan program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR). Dengan mengembangkan potensi lokal yang ada, PKUR dari YBM-BRI perlahan mendongkrak perekonomian masyarakat.

Seperti yang ada di Dusun Kebon Kuto, Desa Sukodadi, Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, YBM-BRI menggulirkan PKUR ternak kambing. Banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai buruh tani dan buruh lepas, serta upaya menjaga keimanan sebagai minoritas, melatar belakangi YBM-BRI menggulirkan PKUR di wilayah Wagir. Pak Langkir

Bergulir sejak awal 2017, program tersebut mulai dapat dirasakan manfaatnya oleh peternak penerima manfaat di hari raya Idul Adha lalu. Salah satunya adalah Langkir (57). Bapak empat anak yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut mendapat bantuan ternak kambing. Dari mulai kandang, bibit kambing hingga pelatihan kesehatan ternak ia dapat dari YBM-BRI.

“Alhamdulillah sekarang mendapat bantuan dari YBM-BRI yang insyaa Allah dapat menambah penghasilan keluarga melalui beternak. Semoga ternak ini dapat bergulir menjadi besar dan dapat mewujudkan mimpi saya untuk umroh ke Tanah Suci,” tutur Langkir dengan rona bahagia.

Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kebayoran Lama2

Paket Ibadah Mualaf Sebagai Penyemangat Beradaptasi

Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kebayoran Lama2

PALEMBANG — Bertempat di gedung PKU (Pendidikan Kader Ulama) Yayasan Masjid Agung Palembang, pada bulan lalu, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) menyerahkan 150 paket ibadah. Paket ibadah tersebut, digulirkan untuk muallaf, dan keseluruhannya senilai Rp 45.000.000,-.

Hadir dalam penyerahan paket tersebut Budi Santosa, selaku Wakil Ketua YBM-BRI kantor wilayah Palembang, dan Ahmad Toriq, selaku Wakil Bendahara YBM-BRI kantor wilayah Palembang. Selain itu juga hadir Ustadz MGS. M. Tholib Abdullah, S.Ag, selaku pembina muallaf Yayasan Masjid Agung Palmebang, yang juga pengurus Ikatan Persaudaraan Muslim Muslimah Palembang.

Dalam sambutannya, Ustadz Tholib mengucapkan syukur dan terima kasih kepada YBM-BRI yang telah peduli terhadap muallaf. Sehingga dapat meningkatkan kenyamanan ibadah mereka, dan juga merasa lebih diperhatikan oleh sesama muslim.

“Terima kasih saya ucapkan kepada para donatur YBM-BRI, atas bantuan paket ibadahnya. Doa kami, semoga kedepannya BRI dan YBM-BRI dapat berkembang lebih baik lagi,” ucap Ahun alias Anita, di sela penyerahan paket ibadah mualaf, beberapa waktu lalu.

Kembali Tambah Permodalan

Kembali Tambah Permodalan Badan Usaha Milik Pesantren Di Lampung Tengah

Kembali Tambah Permodalan

LAMPUNG TENGAH — Awal Agustus, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) Kanwil Bandar Lampung, kembali menggiatkan program pemberdayaan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP). Kali ini YBM-BRI menggilirkan BUMP peternakan ayam petelor di Pondok Pesantre Darussalam, Adi Jaya, Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Sebanyak 850 ekor ayam petelur sudaj memenuhi kandang di pondok pesantren tersebut. Santri-santri pun menyambut hadirnya BUMP Ternak Ayam Petelor dari YBM-BRI dengan semangat. Mereka mulai bergantian memberikan makan dan membersihkan kandang ayam sesuai jadwal.

BUMP merupakan program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk modal usaha dan sekaligus pembinaan kepada pesantren yang ditunjuk menerima bantuan. Tentunya sesuai dengan kriteria program yang bertujuan untuk memandirikan ekonomi pesantren, dan juga tentunya masyarakat di lingkungan pesantren.

Kali ini dana sebesar Rp. 90 juta bergulir untuk Pondok Pesantren Darussalam dari program BUMP YBM-BRI Kanwil Bandar Lampung. Dana tersebut untuk penambahan modal usaha budidaya peternakan ayam petelur di pondok pesantren tersebut.

“Alhamdulillah, kami melalui YBM-BRI Kanwil Bandar Lampung kembali menggulirkan program BUMP untuk Pondok Pesantren Darussalam di Lampung Tengan. Adanya dana dan pembinaan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan, serta meningkatkan perekonomian pesantren dan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Dwi Iqbal Noviawan, selaku GM YBM-BRI kantor pusat Jakarta.

YBM-BRI tentunya masih membuka peluang bagi pondok pesantren lain yang ingin mengakses dana program tersebut. Perwakilan pondok pesantren dapat langsung menghubungi kantor YBM-BRI yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia.

“Alhamdulillah berkah bantuan dana dari YBM-BRI pesantren kami telah memasukan 850 ekor ayam petelur ke kandang yang tersedia. Semoga penambahan bantuan modal BUMP akan semakin cepat mewujudkan kemandirian pesantren sebagai pusat pengembangan kewirausahaan,” harap Kyai Imam Hadiyin, selaku Pimpinan Pesantren Darusaalam.

Menilik Usulan Program PKUR 2017 Di Kanwil Bandung

Menilik Usulan Program PKUR 2017 Di Kanwil Bandung

Menilik Usulan Program PKUR 2017 Di Kanwil Bandung

BANDUNG — Mengambil tempat di Auditorium Gedung Menara BRI Kanwil Bandung, pada Rabu (19/7), Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) Kanwil Bandung, menyelenggarkan forum sosialisasi jilid 2 usulan program PKUR 2017. Kali ini juga menghadirkan calon mentor usaha untuk mempresentasikan Analisa Usahanya masing-masing, dan juga turut hadir langsung, Jamilullah, selaku Tim Monev Program YBM-BRI, dengan didampingi Fikriyan Dinata, selaku Tim Keuangan YBM-BRI. Beliau adalah perwakilan langsung dari kantor pusat YBM-BRI Jakarta. Selain itu juga turut hadir Agus Kusnandang, Ketua YBM-BRI Kanwil Bandung.

Presentasi usaha yang dari para mentor antara lain Usaha Budidaya Labu Butter Nut, budidaya Cabai Merah, Kerajinan Tenun Akar Wangi, Olahan Mangrove, Ayam Organik, Kopi Arabica, dan Budidaya Ternak Lebah Madu. Pendalaman analisa usaha dan program disampaikan Jamil, dan beliau memberikan masukan bahwa program PKUR ini harus menjadi nilai tambah dengan memperhatikan manfaat berkelanjutan.

“Dimana program-program PKUR tersebut harus bergulir dengan memperhatikan 5 aset keberlanjutan usaha yaitu aset alam, aset infrastruktur, aset sumber daya manusia, aset keuangan, dan aset sosial. Sehingga memiliki dampak yang maksimal bagi para pelaku dan lingkungan sekitarnya,” tutur Jamil.

Kemudian Kiki, selaku calon mentor usaha Butter Nut juga menyampaikan harapan kepada YBM-BRI. “Semoga program PKUR ini menjadi contoh baik dalam memberdayakan dana zakat untuk masyarakat. Sukses selalu YBM-BRI, dan sukses juga BRI dengan semangat berIndonesianya”.

Peluncuran Program PKUR Unit Usaha Budidaya Jamur Tiram1

Peluncuran Program PKUR Unit Usaha Budidaya Jamur Tiram

Peluncuran Program PKUR Unit Usaha Budidaya Jamur Tiram1

BANJARBARU — Budidaya Jamur Tiram menjadi salah satu jalur pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digulirkan Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI). Hal tersebut terbukti pada Sabtu (15/7),
bertempat di rumah Masrifah, mentor Budidaya Jamur Tiram, secara resmi PKUR Jamur Tiram diluncurkan YBM-BRI untuk warga Banjarbaru. Peluncuran program PKUR Budidaya Jamur Tiram tersebut langsung diisi juga dengan pelatihan.Peluncuran Program PKUR Unit Usaha Budidaya Jamur Tiram3

Pada kesempatan tersebut Novianoor Fajeri, selaku ketua YBM-BRI Kanwil Banjarmasin, menyerahkan secara simbolis bantuan dana kepada Nenden, selaku ketua PKUR Budidaya Jamur Tiram. Bantuan yang diserahkan tersebut senilai RP. 86.500.000,-.

Dalam sambutanya Novianoor Fajeri, mengenalkan mengenai YBM-BRI sebagai lembaga zakat yang zakatnya berasal dari pekerja muslim BRI di seluruh Indonesia. Dari zakat pekerja BRI ini kemudian dikelola menjadi beberapa programPeluncuran Program PKUR Unit Usaha Budidaya Jamur Tiram2.
Salah satunya berbagi sejahtera rakyat Indonesia, dan program PKUR ada di dalamnya. Sekaligus menjadi program unggulan dari Pemberdayaan Ekonomi YBM-BRI. Tujuanya adalah menjadikan mustahik menjadi muzakki.

“Semoga dengan pelatihan PKUR ini, peserta dapat menimba ilmu dengan baik mengenai program yang bergulir. Sehingga kebutuhan ekonomi kedepanya semakin baik dan bisa sejahtera masyarakatnya,” jelas Novianoor Fajeri.

Kemudian di sela acara, Masrifah, selaku mentor, mengucapkan syukur dan terima kasihnya kepada YBM-BRI. “Bersyukur sekali mendapatkan kepercayaan untuk membimbing peserta PKUR. Alhamdulillah jamur tiram sudah bisa kami panen, dan penjualan berlangsung dari 5 Juli s.d sekarang. Tercatat sudah terjual sekitar 90 Kg Jamur segar. Untuk pemasaran saat ini juga tidak ada kendala. Insyaa Allah masih dapat mencukupi permintaan jamur segar dari konsumen yang sangat tinggi,” ucap Masrifah, yang juga disaksikam langsung oleh Pelaksana Harian YBM-BRI Kanwil Banjarmasin, Fathul Muin, dan 10 anggota PKUR lainnya.

Bantuan Paket Pendidikan Bergulir untuk Anak-anak Subang

Bantuan Paket Pendidikan Bergulir untuk Anak-anak Subang

Bantuan Paket Pendidikan Bergulir untuk Anak-anak Subang

SUBANG — Pendidikan hadir memang untuk semua anak-anak generasi penerus bangsa. Namun, dalam kenyataan di lapangan, tak semua generasi penerus bangsa dapat menikmati pendidikan dengan mudah dan cuma-cuma. Terkadang ada juga yang mampu membayar biaya SPP, namun tak dapat memenuhi paket-paket penunjang kebutuhan lainnya. Tak lain lantaran keterbatasan kondisi perekonomian keluarga.

Untuk mendukung pendidikan anak-anak kurang mampu, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) Kanwil Bandung, menyalurkan bantuan dari program Berbagi Paket Pendidikan, di Subang, Jumat (14/7). Melalui YBM-BRI Cabang BRI Subang, bantuan tersebut bergulir bagi anak kurang mampu di lingkungan kantor BRI Unit Soklat.

Anak-anak penerima manfaat terlihat senang, saat menerima bantuan paket pendidikan dari YBM-BRI yang didampingi langsunh oleh Sutar, selaku Ketua RT 16/RW 11, Kelurahan Soklat. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pembagian paket pendidikan yang sebelumnya terlaksana di Pondok Pesantren Nurul Anwar Mubtafdiin, Subang.

“Terima kasih kami ucapkan kepada YBM-BRI, atas perhatiannya untuk anak-anak di kampung ini. Insyaa Allah mereka semakin bersamangat dalam belajar. Sukses untuk kita semua,” ucap Sutar, di sela mendampingi anak-anak menerima paket pendidikan.