Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing1

Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing

Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing1

MALANG — Dahulu, pekerjaannya adalah keliling dari kampung ke kampung, untuk menjajakan bakso. Ya, itulah profesi awal Laib (65), sebelum menjadi peternak kambing dari program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR), dari Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI). Usia yang mulai menua dan juga kondisi pasar yang lesu, membuat Laib, memutuskan tak lagi berjualan bakso sejak beberapa tahun belakangan.

Kini pria yang juga berprofesi sebagai marbot masjid di Wagir, Malang, Jawa Timur, telah mantab merintis ternak kambing dari binaan YBM-BRI. Awal 2017, Laib, mendapatkan bantuan kandang dan sejumlah kambing. Selain itu juga beberapa pelatihan dan tips beternak kambing dari YBM-BRI ia dapatkan bersama penerima manfaat PKUR ternak kambing yang lain.
Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing2
“Alhamdulillah, di usia saya yang sudah lanjut ini, ternyata masih ada yang memperhatikan. Bantuan dari YBM-BRI ini, sangat membantu perekonomian keluarga saya. Setelah tak lagi berjualan bakso keliling, ya ini kesibukan saya, merawat ternak-ternak bantuan YBM-BRI,” ungkap Laib, dengan wajah bahagia.

Laib pun menambahkan, YBM-BRI tak hanya membantu dirinya dari sektor perekonomian saja. Tetapi ia juga mendapat perhatian dari segi kesehatan. Ia menuturkan bahwa beberapa waktu lalu, juga mendapatkan bantuan kacamata dari YBM-BRI.Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing3

“Tak hanya kandang dan kambing. Waktu itu saya juga dapat bantuan kacamata. Alhamdulillah membantu sekali, terlebih untuk membaca,” tambah Laib.

Ya, itulah bukti dari potret Semangat BerIndonesia masyarakat kecil di pelosok Malang. Semoga bantuan yang bergulir terus dapat mengalirkan rezeki dan manfaat berkelanjutan.

Gelar Operasi Katarak, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Pendidikan untuk Warga Semarang

Gelar Operasi Katarak, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Pendidikan untuk Warga Semarang

Gelar Operasi Katarak, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Pendidikan untuk Warga Semarang

SEMARANG — Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), sebagai salah satu lembaga amil zakat nasional, kembali menggelar bakti sosial. Pada kesempatan kali ini, YBM-BRI menggelar bakti sosial untuk bidang kesehatan dan pendidikan. Sekolah Luar Biasa (SLB) C/C1 Hj. Soemiyati Himawan, Yayasan Dharma Bhakti Putera di Candisari, Semarang, Jawa Tengah, menjadi lokasinya.

Pada bakti sosial kali ini, empat poli layanan kesehatan dihadirkan YBM-BRI. Poli gigi, poli mata, poli bedah minor dan poli katarak, ramai dikunjungi para penerima manfaat. Hingga acara usai, tercatat sekitar 400 penerima manfaat menikmati layanan kesehatan di gelaran kali ini. Namun, khusus untuk poli katarak, pelaksanaan pengobatannya digelar di klinik mata Candi Eye Center (CEC), yang bekerjasama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

“Terima kasih sekali YBM-BRI. Akhirnya saya kembali dapat melihat. Sebuah hal yang luar biasa bagi saya, kembali mendapat nikmat melihat. Terlebih ini menjelang Ramadhan, semoga dapat membantu menjalankan ibadah dan tadarus dengan baik,” ucap Ngalimun beserta Karni (istri), salah satu penerima manfaat operasi katarak yang juga merupakan Marbot Masjid di Kelurahan Wonotingal.

Dalam gelaran yang juga dihadiri oleh wakil pimpinan wilayah operasional Kanwil BRI Semarang, Nanu Rohanu Herdiana, dan juga jajaran pengurus YBM-BRI kanwil Semarang, serta perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tersebut, juga memberikan bantuan 50 paket pendidikan (terdiri dari tas, hingga alat tulis) bagi siswa SLB. Kemudian juga bantuan seragam untuk guru-guru SLB tersebut.

“Ini menjadi salah satu upaya YBM-BRI memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah banyak penerima manfaat yang menikmati layana ini. Kami hadir di sini menghadirkan program-program senilai Rp. 312.600.000,- tentu tak lepas dari semangat gerakan zakat pekerja muslim BRI seluruh Indonesia. Ini sekaligus memaknai Semangat BerIndonesia dari manfaat berkelanjutan program,” ungkap Dwi Iqbal Noviawan, selaku GM YBM-BRI pusat.

Bakti Sosial Kesehatan & Pendidikan Semarang

Semarang, 27 April 2017, YBM BRI menggelar Bakti Sosial Kesehatan dan Pendidikan di SLB C/C1 Hj. Soemiyati Himawan, Yayasan Dharma Bhakti Putera, Candisari, Semarang. Pada Bakti Sosial Kesehatan, terdapat 4 poli layanan kesehatan yaitu poli gigi, poli  mata (pemeriksaan dan pembagian kacamata), poli bedah minor dan poli katarak dengan total penerima manfaat sebanyak 283 orang.

Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dilaksanakan di SLB C/C1 Hj. Soemiyati Himawan, kecuali poli katarak yang bekerjasama dengan Candi Eye Center dan dilaksanakan di Candi Eye Center. Selain bakti sosial kesehatan, pada acara yang sama juga diserahkan bantuan berupa 50 paket pendidikan yang terdiri dari tas dan alat tulis untuk siswa SLB serta seragam untuk guru-guru SLB. Dalam program ini YBM BRI menyalurkan Rp 312.600.000 dana zakat pekerja muslim BRI Selindo.

Turut hadir dalam acara tersebut Bpk. Nanu Rohanu Herdiana (Kanwil BRI Semarang), Bpk. Issu Hersatyo (Kabag SDM Kanwil BRI Semarang), Bpk. Himawan Abdul Basith (Ketua YBM BRI Kanwil Semarang), Bpk. Susanto (Wakil Ketua YBM BRI Kanwil Semarang), Bpk. Dimas Setiawan Rahmanto (Bendahara YBM BRI Kanwil Semarang), Bpk. Dwi Iqbal Noviawan (General Manager YBM BRI), Bpk. Sutrisno (Sekertaris Kelurahan Wonotingal), Ibu Widyartini (Kasie. Kurikulum Bid. Pendidikan Khusus Provinsi Jawa Tengah) dan Ibu Dwy Juliy Hernianti (Ketua YDBP SLB)

“Ini merupakan salah satu upaya YBM BRI memfasilitasi masyarakat dalam bidang kesehatan dan merupakan wujud kepedulian YBM BRI terhadap masyarakat di sekitar SLB C/C1 Hj. Soemiyati Himawan” tutur Dwi Iqbal Noviawan (General Manager YBM BRI).

 

YBM_AlBarokah Air Isi Ulang1

BUMP Al Barokah, Hadirkan Air Minum Isi Ulang Nan Menyehatkan

YBM_AlBarokah Air Isi Ulang1

LAMPUNG — Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan berbasis pesantren. Dengan memilih lokasi di Pondok Pesantren Al Barokah, Poncowarno, Kalirejo, Lampung Tengah. Kali ini YBM-BRI menghadirkan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) air minum isi ulang.

Bahkan, saat peninjauan langsung oleh pengurus pusat YBM-BRI ke lokasi BUMP Al Barokah, usaha air minum isi ulang tersebut semakin produktif. Semakin banyak konsumen yang menikmati air minum isi ulang dari BUMP Pondok Pesantren tersebut. Sehingga memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, khusunya keluarga pesantren tersebut.

YBM_AlBarokah Air Isi Ulang4“Alhamdulillah saat kami meninjau langsung ke lokasi program, bagus sekali usaha ini. Memberikan banyak manfaat dan bisa dibilang laris manis. Mungkin karena ini spesial dari pondok, bisa saja plus dengan doa para santri yang tentu menyehatkan. Sehingga banyak yang cocok dengan kualitas air isi ulang dari BUMP Al Barokah ini. Semoga usaha ini terus memberikan manfaat berkelanjutan,” ungkap Tri Wintarto, Ketua Badan Pengurus YBM-BRI, saat mengunjungi beberapa program pemberdayaan di kawasan Lampung.
YBM_AlBarokah Air Isi Ulang3

 

Tak hanya menguntungkan bagi masyarakat. Keberadaan BUMP di Pondok Pesantren Al Barokah, juga membina dan memberikan tambahan ilmu bagi para santri dalam menjalankan wirausaha. Sehingga semakin banyak bekal ilmu saat nyantri di Al Barokah.

Berbagi Sehat Penderita Tumor Ginjal

Brebes, 12 April 2017. YBM BRI melalui YBM BRI Kanwil Semarang menyerahkan bantuan kesehatan kepada Ichwan, penderita tumor ginjal. Bantuan diberikan berupa biaya operasi pengangkatan tumor sebesar Rp.10.000.000,-.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ibu Ratna Ayuningsih yang merupakan pekerja BRI Kanwil Semarang dan juga perekomendasi bantuan. Beliau berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan
semoga Allah angkat penyakitnya. Sehingga dapat kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Saya sangat berterima kasih kepada YBM BRI atas bantuan kesehatan yang diberikan kepada saya, sehingga saya bisa menjalani operasi tumor ginjal ini. Bantuan kesehatan dari YBM BRI ini sangat bermanfaat sekali untuk saya, sekali lagi terima kasih YBM BRI,” ungkap Ichwan.

YBM_Salurkan Bantuan Program Sanitasi Total Berbasis Komunitas Di Pesantren Walisanga Ende2

Ajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat Melalui STBK Pesantren Walisanga Ende

YBM_Salurkan Bantuan Program Sanitasi Total Berbasis Komunitas Di Pesantren Walisanga Ende2

ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR — Sanitasi menjadi salah satu sara penting bagi kehidupan masyarakat. Dengan adanya sanitasi dasar yang baik, dapat mewujudkan masyarakat berpola hidup sehat. Sehingga, kesehatan masyarakat dan lingkungannya dapat terjaga.

Menyadari pentingnya kebutuhan tersebut, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) Kanwil Denpasar, menyalurkan bantuan program Sanitasi Total Berbasis Komunitas (STBK). Untuk menggulirkan program tersebut YBM-BRI memilih pondok pesantren Walisanga Ende, Flores, sebagai lokasi STBK.

Selain menyajikan sarana sanitasi dan kebutuhan air bersih untuk masyarakat, penyaluran bantuan dan launching program tersebut merupakan rangkaian kemeriahan HUT ke-121 BRI. Penyaluran bantuan dan peluncuran program tersebut turut dihadiri oleh Umar Al-Faruq (AMP BRI Cabang Ende), pengurus YBM BRI Ende, jajaran pemerintahan di wilayah Kecamatan Ende Selatan, dan tokoh masyarakat setempat.

“Ini menjadi salah sath langkah kami dalam menjaga kesehatan masyarakat. Sekaligus juga menjadi sarana menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Semoga bantuan ini memiliki manfaat berkelanjutan yang luar biasa,” ungkap Umar Al-Faruq, di sela peresmian program.

YBM_Salurkan Bantuan Program Sanitasi Total Berbasis Komunitas Di Pesantren Walisanga Ende1

Bantuan yang diberikan berupa satu unit MCK dan bangunan penampungan air (torent utama) senilai Rp.134.129.000. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan Berbagi Sehat Rakyat Indonesia, dengan tujuan utama memberikan akses air bersih kepada pondok pesantren dan masyarakat di sekitarnya. Selain itu melalui program STBK, YBM-BRI berkontribusi dalam mencapai salah satu tujuan dari 17 goals, dokumen SDGs (Sustainable Development Goals) yaitu “Menjamin ketersediaan dan pengelolaan air serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang”.

“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat, serta santri di sini, kami menyampaikan terima kasih kepada YBM-BRI yang telah menyalurkan bantuan bermanfaat bagi pesantren dan masyarakat sekitar. Kami berharap, kerjasama antara pesantren dan BRI Ende dapat terus terjalain dalam bentuk apapun. Semoga ini tak hanya menjadi berkah kami di sini saja, tetapi juga keberkahan para muzakki (karyawan) BRI yang ikhlas menyisihkan hartanya untuk saudara sesama muslim, yang amat membutuhkan dukungan dalam mewujudkan pola hidup sehat,” ucap Siti Halimah, Pimpinan Yayasan Pesantren Walisanga.

YBM_STBK Perekah Bahagia dan Penuntun Pola Hidup Bersih Sehat Masyarakat Tumpak Dawung1

STBK, Perekah Bahagia dan Penuntun Pola Hidup Bersih Sehat Masyarakat Tumpak Dawung

YBM_STBK Perekah Bahagia dan Penuntun Pola Hidup Bersih Sehat Masyarakat Tumpak Dawung1

MALANG — Hari ini, seluruh dunia merayakan Hari Air yang jatuh pada 22 Maret setiap tahunnya. Sebagai kebutuhan dasar, air bersih dan sanitasi yang layak begitu dibutuhkan semua manusia di dunia.

Turut memeriahkan Hari Air Sedunia, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), menghadirkan akses sanitasi dan air bersih bagi warga Desa Tumpak Dawung, Gedangan, Kabupaten Malang. Akses tersebut bergulir melalui program sosial Sanitasi Total Berbasis Komunitas (STBK). Melalui pembangunan STBK senilai Rp. 108.519.000,- tersebut, masyarakat akan semakin mudah dalam mengakses air dan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan tempat tinggalnya.

“Dengan berdirinya STBK ini, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat semua. Sehingga, kedepannya dapat menerapkan pola hidup bersih sehat, dan memiliki manfaat berkelanjutan yang luar biasa,” ungkap Priyono Soekaryo, selaku Ketua YBM-BRI Kanwil Malang.

Dalam peresmian STBK tersebut turut hadir Anjar, selaku Kepala Bagian Logistik BRI Kanwil Malang, Rino Nugroho, Pengurus Seksi Pendayagunaan sosial YBM-BRI Kanwil Malang, dan sejumlah jajaran Muspika Kecamatan Gedangan. Soelan, selaku Kepala Desa Tumpak Dawung, bersama perwakilan dari Puskesmas, Kepolisian dan Kecamatan, menyambut hangat tim dari YBM-BRI saat menggulirkan Semangat Berindonesia dari program tersebut.

“Saya mewakili warga Tumpak Dawung, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada BRI dan YBM_STBK Perekah Bahagia dan Penuntun Pola Hidup Bersih Sehat Masyarakat Tumpak Dawung2YBM-BRI. Kini masyarakat di sini, akhirnya memiliki sarana sanitasi yang lengkap dengan air bersih. Sehingga tak kerepotan lagi akan akses-akses tersebut,” ucap Soelan, selaku Kepala Desa Tumpak Dawung dalam pidato sambutannya.

Nah, kalo ini masyarakat yang mayoritas tak memiliki fasilitas MCK dan air bersih di Desa Tumpak Dawung, dapat merekahkan senyum bahagia atas berdirinya STBK. Di musim kemarau nanti, mereka juga tak kerepotan lagi mencari air bersih. Sehingga kegiatan ibadah dan kebutuhan akan air setiap harinya, dapat diakses dengan mudah di STBK.

YBM_Pangkas Angka Buta Karena Katarak dengan BRI Melihat Dunia1

Pangkas Angka Buta Karena Katarak dengan BRI Melihat Dunia

YBM_Pangkas Angka Buta Karena Katarak dengan BRI Melihat Dunia1

JAKARTA — Angka kebutaan akibat katarak secara nasional masih tergolong tinggi. Berdasar survey WHO (organisasi kesehatan dunia) terhadap 15 provinsi di Indonesia secara acak, angka kasus katarak rata-rata masih 2% dari jumlah populasi. Padahal, untuk dapat dikatakan bebas katarak, hanya tercatat angka 0,5% saja.

Untuk menekan angka katarak di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia melalu Yayasan Baitul Maal (YBM-BRI) dan BRIMEDIKA, menggelar bakti sosial operasi katarak gratis untuk 1.000 pasien, yang tersebar di 19 kantor wilayah seluruh Indonesia. Gelaran tersebut berlangsung sejak November 2016 dan akan ditutup pada awal 2017 ini. Baksos ini merupakan rangkaian dari kemeriahan HUT ke-121 PT. Bank Rakyat Indonesia.

YBM_Pangkas Angka Buta Karena Katarak dengan BRI Melihat Dunia2

Gelaran yang mengusung tema “BRI Melihat Dunia,” tidak disangka akan dibanjiri pendaftar operasi katarak. Di Kanwil Jakarta 1, pasien yang mendaftar lebih dari 200. Padahal kuota yang tersedia untuk kanwil tersebut hanya 70 saja. Tentu pasien yang mendaftar harus melalui tahapan screening terlebih dahulu.

“Alhamdulillah, sebagai wujud syukur bertambahnya usia BRI, kami dapat menggelar baksos operasi katarak untuk masyarakat tidak mampu di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. Tidak menyangka kalau antusias pasien yang mendaftar luar biasa, tiga kali lipat dari kuota yang kami sediakan. Semoga kedepannya dapat kami tingkatkan kuotanya, agar masyarakat Indonesia bebas buta karena katarak,” ungkap Dwi Iqbal Noviawan, selaku General Manager YBM-BRI.YBM_Pangkas Angka Buta Karena Katarak dengan BRI Melihat Dunia3

YBM-BRI dan BRIMEDIKA menjadwalkan secara bertahap operasi katarak kali ini. Untuk 70 pasien yang lolos screening, akan melangsungkan operasinya di RSPAD Gatot Subroto, yang sudah menjalin kerjasama dengan BRIMEDIKA.

“Saya sangat terharu sekali. Tidak menyangka mata saya dapat melihat kembali dengan normal. Terima kasih  saya ucapkan kepada BRI yang telah memberikan operasi katarak gratis kepada saya. Sudah lama ingin melihat normal seperti ini, namun kembali lagi terkendala biaya. Sekali lagi terima kasih,” tutur bahagia Raharjo (62), salah satu pasien operasi katarak gratis asal Sunter.

YBM_Bantuan Alat Musik untuk Tuna Netra Bertalenta1

Bantuan Alat Musik untuk Tuna Netra Bertalenta

YBM_Bantuan Alat Musik untuk Tuna Netra Bertalenta1

PADANG — Keterbatasan tak menghalangi mereka untuk berkarya. Terlahir sebagai difabel, justru mereka semangat memainkan harmonisasi nada lagu. Ya, mereka adalah tuna netra berbakat dan bertalenta dari Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Tuah Sakato Padang.

Untuk terus mengobarkan semangat dari talenta dan bakat tuna netra PSBN Tuah Sakato, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) menggulirkan bantuan kepada mereka. Bantuan tersebut berupa satu set alat musik yang lengkap dengan sound system, senilai Rp. 24.950.000,- dan diserahkan langsung oleh pengurus YBM-BRI kanwil Padang kepada mustahik. Bantuan ini merupakan wujud dari program Difabel Punya Karya.

YBM_Bantuan Alat Musik untuk Tuna Netra Bertalenta2

“Kami bangga melihat bakat dan talenta penuh semangat penyandan tuna netra di PSBN Tuah Sakato ini. Dalam keterbatasan fisiknya, mereka tetap berkarya, dan menjadi sebuah kebanggaan. Semoga bantuan ini terus menjadi penyala semangat dan menjadi manfaat berkelanjutan bagi adik-adik tuna netra di PSBN ini,” tutur Yusran Thaher, Ketua Pengurus YBM-BRI Kanwil Padang.

Kamisar Kamus, selaku kepala PSBN Kota Padang beserta guru-guru PSBN Tuah Sakato menymbut hangat YBM-BRI kanwil Padang yang dalam hal ini diwakili Yusran Thaher, selaku ketua pengurus, kemudian Penheri, selaku wakil ketua, dan Chelsy, selaku bendahara YBM-BRI kanwil Padang. Selain menyerahkan bantuan, kunjungan pengurus YBM-BRI Kanwil Padang ini, sekaligus memberikan suntikan motivasi kepada penyandang tuna netra untuk terus berkarya. Sehingga dapat menjadi sosok luar biasa dari penerima manfaat program Difabel Punya Karya.

“Terima kasih kepada YBM-BRI atas bantuan seperangkat alat musik ini. Tentu ini akan terus menyemangati grup musik PSBN Tuah Sakato untuk terus berkarya,” ucap Kamisar Kamus, dalam penutup sambutannya.

YBM_HUTIwabri1

Ulang Tahun Ke 17, Iwabri Berbagi Sehat Di Rumpin

YBM_HUTIwabri1

BOGOR – Dalam rangka memperingati HUT ke-17 IWABRI, YBM-BRI melalui program Berbagi Sehat Indonesia, menggelar bakti sosial berupa layanan kesehatan dan bantuan pendidikan, serta renovasi tempat wudhu. Kali ini, total bantuan yang digulirkan sebesar Rp 167.100.000. Bantuan tersebut meliputi khitanan massal, renovasi tempat wudhu, pemberian Al Quran, karpet masjid, baju koko, dan pakaian muslimah.

YBM_HUTIwabri3Kegiatan bakti sosial dilaksanakan di Pondok pesantren Daar El Mansur, Jalan Raya Cicangkal Maloko, Kampung Banjar Pinang, Desa Tamansari, Rumpin, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (8/3). Gelaran bakti sosial dihadiri oleh seluruh Pengurus IWABRI Pusat, dan disambut oleh Agus, selaku Kepala Seksi Kesra mewakili Camat Rumpin, kemudian juga Tuti Kustinah, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Daar El Mansur.

 

Menurut Mala, Staff Manajerial Representatif Kanwil BRI Jakarta 3, “Tujuan dari pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini adalah memberikan keringanan dan kemudahan bagi santri, serta warga sekitar pondon pesantren Daar El Mansur dalam mengakses layanan kesehatan. Selain itu, kami juga menggelar khitanan massal dan renovasi fasilitas sanitasi, yakni menghadirkan tempat wudhu yang baik”.YBM_HUTIwabri2

Kemudian kegiatan berlanjut dengan penyerahan simbolis bantuan layanan kesehatan dan pendidikan senilai Rp. 142.100.000, yang diberikan langsung oleh perwakilan IWABRI, Aryani Asmawi Syam, kepada perwakilan Camat Rumpin. Sedangkan bantuan renovasi tempat wudhu senilai Rp. 25.000.000 diserahkan oleh perwakilan pengurus IWABRI, Rena Sunarso, kepada pimpinan pondok pesantren Daar El Mansur.

 

“Alhamdulillah bantuan renovasi ini dapat berjalan dengan baik. Semoga renovasi tempat wudhu yang ada di pondok pesantren Daar El Mansur bermanfaat bagi seluruh masyarakat Rumpin,” ungkap Aryani Asmawi Syam, seusai penyerahan bantuan.