Meretas Manfaat Beasiswa Kader Surau YBM BRI4

Meretas Manfaat Beasiswa Kader Surau YBM BRI

Meretas Manfaat Beasiswa Kader Surau YBM BRI4

BOGOR — “Kami bagaikan melodi potensi yang diharmonisasikan dalam suatu rangkaian, yang tentunya akan menghasilkan sebuah tangga nada dari potensi yang luar biasa. Sebagai yayasan yang konsen dalam memberdayakan masyarakat, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), telah menanamkan nilai kebaikan kepada kami dan berusaha memberikan umpan untuk memperpanjang kebaikan itu dalam kehidupan berbangsa bernegara dan beragama,” ujar Ridho Iqbal Firdaus, salah seorang Kader Surau asal Universitas Lampung, saat mengikuti sarasehan Kader Surau di Bogor, akhir bulan lalu.

Sedikitnya 96 peserta yang berasal dari sembilan Perguruan Tinggi Negeri yaitu UGM, UNDIP, IPB, UNPAD, UNILA, ITS, UNAIR, UNSRI, dan UB. Para penerima beasiswa Kader Surau YBM-BRI mengikuti Sarasehan Kader Surau 2017 di Bogor, pada 24-27 Agustus 2017. Tujuan diselenggarakannya kegiatan adalah untuk melakukan orientasi target program yang harus dicapai peserta, dan menanamkan nilai-nilai Kader Surau. Meretas Manfaat Beasiswa Kader Surau YBM BRI1

Sarasehan ini terdiri atas seminar, pelatihan, dan outbond. Dalam kegiatan ini, para peserta menerima berbagai materi yang kaya akan manfaat, seperti Training Menghafal Al Quran Metode Mutqin, Character Building, Manajemen Pemberdayaan Berbasis Zakat hingga sharing optimalisasi teknologi media. Hadir sebagai narasumber di antaranya adalah Drs. H. Tarmidzi Tohor (Direktur Zakat Kemenag RI), dan Prof. Dr. R. Agus Sartono, MBA (Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK).

“Kegiatan Saresehan Kader Surau ini diharapkan dapat meningkatkan nilai-nilai kader surau agar mampu mencapai target program di tahun kedua. Target tersebut di antaranya adalah menghafal Al-Quran 4 Juz, mengikuti kompetisi tingkat Nasional dan Internasional, aktif di organisasi kampus, memiliki IPK minimal 3,00, dan menjadi fasilitator Program Sosial YBM-BRI,” tegas Dwi Iqbal Noviawan, selaku General Manager YBM BRI saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Meretas Manfaat Beasiswa Kader Surau YBM BRI1Sejak dirintis tahun 2015, YBM-BRI menempatkan Program Beasiswa Kader Surau menjadi salah satu program unggulan di bidang pendidikan. Tentu dengan menitikberatkan pada pembentukan dan pembinaan generasi muda Islam. Sebagai Organisasi zakat berbasis korporat, YBM-BRI berkhidmat menyalurkan amanah dari para donatur yang merupakan seluruh karyawan BRI di seluruh Indonesia, sesuai sasaran dan memiliki manfaat yang berkelanjutan.

Penerima Beasiswa Kader Surau merupakan mahasiswa terpilih dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang akan mendapatkan SPP, living cost, asrama dan kurikulum terintegrasi. Sehingga dapat memacu semangat para Kader Surau dalam mewujudkan mimpi dan cita-cita.

Kain Tapis

Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat Kerajinan Kain Tapis Hingga Seleksi Calon Beasiswa Kader Surau di unit Universitas Negeri Lampung

Kain Tapis

LAMPUNG — Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI) sebagai lembaga zakat yang konsen pada pengembangan usaha ekonomi mikro, menggulirkan program peningkatan keterampilan usaha rakyat (PKUR) kerajinan kain Tapis Lampung di Pagelaran Utara – Pringsewu. (Agustus)

Dalam kegiatan launching tersebut diserahkan dana bantuan program PKUR senilai Rp.104.420.000,- kepada 20 orang anggota kelompok binaan usaha kerajinan kain Tapis Lampung di desa Lugu Sari dan desa Sumber Bandung Pagelaran Pringsewu. Dana bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada ketua kelompok Tapis Kembar Lampung Ibu Fajarwati oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Pringsewu Bapak Drs. Heri Iswahyudi dan dalam kegiatan tersebut turut hadir Bapak Adi Kurniadi sebagai Dewan Pembina YBM Kantor Cabang BRI Pringsewu dan Bapak Amir Mudaris sebagai Pelaksana Harian YBM Kanwil BRI Bandar Lampung.

“Program ini merupakan salah satu wujud kongkrit kepedulian YBM BRI yang digulirkan secara Nasional untuk meningkatkan usaha kecil kelompok masyarakat kurang mampu di wilayah Lampung”, tutur Adi Kurniadi sebagai Dewan Pembina YBM Kantor Cabang BRI Pringsewu.

Desa Sumber Bandung Kecamatan Pagelaran Utara merupakan daerah pedalaman di wilayah Kabupaten Pringsewu, yang mayoritas masyarakat berada dibawah garis ekonomi dan pendidikan. Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani dan buruh harian lepas hingga akses jalan desa yang rusak parah hingga sulit dijangkau kendaraan umum, menyebabkan masyarakat desa sulit bepergian keluar masuk wilayah tersebut. Semoga dengan adanya realisasi program PKUR YBM BRI di wilayah tersebut mampu meningkat pendapatan dan taraf hidup masyarakat.

Sementara di lain tempat YBM BRI mengadakan seleksi calon penerima beasiswa Kader Surau YBM BRI unit Universitas Negeri Lampung. Mahasiswa yang mengikuti seleksi lanjutan adalah mereka yang lolos dalam seleksi administrasi secara online sebelumnya dari 37 Mahasiswa yang lolos seleksi online, hanya 12 orang yang akan mendapatkan pembinaan intensif program Beasiswa Kader Surau YBM BRI. 

Selain di UNILA tes sejenis pun dilaksanakan di 7 perguruan tinggi terpilih seluruh Indonesia, diantaranya : UNSRI, UNPAD, UNDIP, UGM, UB, ITS dan IPB.

Beasiswa Kader Surau adalah salah satu Program YBM BRI dalam Program Berbagi Smart Rakyat Indonesia. yang menitik beratkan pada pembentukan dan pembinaan generasi muda Islam. Penerima beasiswa kader surau akan mendapatkan SPP, living cost, asrama dan kurikulum pembinaan terintegrasi.

Tampak Foto: Dwi Iqbal Noviawan (GM YBM BRI) melakukan interview M. Bebe mahasiswa Fak. Teknik Geofisika calon penerima beasiwa.

Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kebayoran Lama

Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kebayoran Lama

Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kebayoran Lama

JAKARTA — Amukan si jago merah tak jarang melahap berbagai wilayah di ibukota. Dari mulai pasar, perkantoran, hingga pemukiman padat penduduk tak luput dari amukannya. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, yaitu kebakaran di pemukiman padat penduduk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Melihat musibah tersebut, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), merespon dengan cepat kebakaran di Kebayoran Lama. Sebanyak 178 Survival Kit dan 52 paket pendidikan digulirkan untuk para survivor di sana. Bantuan tersebut senilai dengan nominal Rp. 58.790.000.

Bantuan diarahkan langsung oleh Priyastono, Direktur PT. Bank BRI, yang diterima langsung oleh masyarakat terdampak dari musibah tersebut di lokasi pengungsian, pada Rabu (23/8). Bantuan ini merupakan bagian dari tanggap bencana dari YBM-BRI.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga bantuan yang sedikit dari YBM-BRI, dapat meringankan beban para korban kebakaran di Kebayoran Lama,” ucap Priyastono, di sela penyerahan paket bantuan tersebut.

Kain Tapis

YBM BRI Launching Program PKUR Kerajinan Kain Tapis Lampung

Kain Tapis

LAMPUNG — Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) sebagai lembaga zakat yang konsen pada pengembangan usaha ekonomi mikro, kembali menggulirkan program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR) Kerajinan Kain Tapis Lampung. Kali ini lokasi yang dipilih adalah Pagelaran Utara, Pringsewu, Lampung.

Dalam launching tersebut, pihak YBM-BRI menyerahkan dana bantuan program PKUR senilai Rp. 104.420.000,- kepada 20 anggota kelompok binaan usaha kerajinan Kain Tapis Lampung di Desa Lugu Sari, dan Desa Sumber Bandung, Pagelaran, Pringsewu. Dana bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Pringsewu, Drs. Heri Iswahyudi, mewakili Bupati Pringsewu yang berhalangan hadir, kepada Fajarwati, ketua kelompok Tapis Kembar Lampung.

Turut hadir dalam launching tersebut Adi Kurniadi, selaku Dewan Pembina YBM-BRI Kantor Cabang BRI Pringsewu, dan Amir Mudaris, selaku Pelaksana Harian YBM-BRI Kanwil BRI Bandar Lampung. Semakin meriah saat masyarakat menyambut penuh suka cita bergulirnya program tersebut. Kain Tapis

“Program ini merupakan salah satu bukti kongkrit dari kepedulian YBM-BRI yang bergulir secara nasional untuk meningkatkan usaha kecil kelompok masyarakat kurang mampu di wilayah Lampung. Sehingga harapan kedepannya dengan semangat berIndonesia, masyarakat dapat mandiri secara ekonomi,” tutur Adi Kurniadi, selaku Dewan Pembina YBM-BRI Kantor Cabang BRI Pringsewu, dalam sambutannya.

Desa Sumber Bandung Kecamatan Pagelaran Utara merupakan daerah pedalaman di wilayah Kabupaten Pringsewu, dan mayoritas status sosial masyarakatnya berada di bawah garis kemiskinan, serta berpendidikan rendah. Kebanyakan masyarakatnya juga hanya berprofesi sebagai petani dan buruh harian lepas. Lokasi desa juga semakin terpencil lantaran akses jalan yang rusak parah, dan susah dijangkau kendaraan umum. Sehingga menyebabkan masyarakat desa enggan bepergian keluar masuk wilayah tersebut. Semoga dengan adanya realisasi program PKUR dari YBM-BRI di wilayah tersebut, mampu meningkat perekonomian dan taraf hidup masyarakat di sana.

Pak Langkir

Mimpi Langkir Umroh Ke Tanah Suci

Pak Langkir

MALANG — Memantik meningkatnya perekonomian masyarakat dapat melalui jalur apa saja. Seperti halnya Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), menggulirkan program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR). Dengan mengembangkan potensi lokal yang ada, PKUR dari YBM-BRI perlahan mendongkrak perekonomian masyarakat.

Seperti yang ada di Dusun Kebon Kuto, Desa Sukodadi, Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, YBM-BRI menggulirkan PKUR ternak kambing. Banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai buruh tani dan buruh lepas, serta upaya menjaga keimanan sebagai minoritas, melatar belakangi YBM-BRI menggulirkan PKUR di wilayah Wagir. Pak Langkir

Bergulir sejak awal 2017, program tersebut mulai dapat dirasakan manfaatnya oleh peternak penerima manfaat di hari raya Idul Adha lalu. Salah satunya adalah Langkir (57). Bapak empat anak yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut mendapat bantuan ternak kambing. Dari mulai kandang, bibit kambing hingga pelatihan kesehatan ternak ia dapat dari YBM-BRI.

“Alhamdulillah sekarang mendapat bantuan dari YBM-BRI yang insyaa Allah dapat menambah penghasilan keluarga melalui beternak. Semoga ternak ini dapat bergulir menjadi besar dan dapat mewujudkan mimpi saya untuk umroh ke Tanah Suci,” tutur Langkir dengan rona bahagia.

Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kebayoran Lama2

Paket Ibadah Mualaf Sebagai Penyemangat Beradaptasi

Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kebayoran Lama2

PALEMBANG — Bertempat di gedung PKU (Pendidikan Kader Ulama) Yayasan Masjid Agung Palembang, pada bulan lalu, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) menyerahkan 150 paket ibadah. Paket ibadah tersebut, digulirkan untuk muallaf, dan keseluruhannya senilai Rp 45.000.000,-.

Hadir dalam penyerahan paket tersebut Budi Santosa, selaku Wakil Ketua YBM-BRI kantor wilayah Palembang, dan Ahmad Toriq, selaku Wakil Bendahara YBM-BRI kantor wilayah Palembang. Selain itu juga hadir Ustadz MGS. M. Tholib Abdullah, S.Ag, selaku pembina muallaf Yayasan Masjid Agung Palmebang, yang juga pengurus Ikatan Persaudaraan Muslim Muslimah Palembang.

Dalam sambutannya, Ustadz Tholib mengucapkan syukur dan terima kasih kepada YBM-BRI yang telah peduli terhadap muallaf. Sehingga dapat meningkatkan kenyamanan ibadah mereka, dan juga merasa lebih diperhatikan oleh sesama muslim.

“Terima kasih saya ucapkan kepada para donatur YBM-BRI, atas bantuan paket ibadahnya. Doa kami, semoga kedepannya BRI dan YBM-BRI dapat berkembang lebih baik lagi,” ucap Ahun alias Anita, di sela penyerahan paket ibadah mualaf, beberapa waktu lalu.

Kembali Tambah Permodalan

Kembali Tambah Permodalan Badan Usaha Milik Pesantren Di Lampung Tengah

Kembali Tambah Permodalan

LAMPUNG TENGAH — Awal Agustus, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) Kanwil Bandar Lampung, kembali menggiatkan program pemberdayaan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP). Kali ini YBM-BRI menggilirkan BUMP peternakan ayam petelor di Pondok Pesantre Darussalam, Adi Jaya, Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Sebanyak 850 ekor ayam petelur sudaj memenuhi kandang di pondok pesantren tersebut. Santri-santri pun menyambut hadirnya BUMP Ternak Ayam Petelor dari YBM-BRI dengan semangat. Mereka mulai bergantian memberikan makan dan membersihkan kandang ayam sesuai jadwal.

BUMP merupakan program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk modal usaha dan sekaligus pembinaan kepada pesantren yang ditunjuk menerima bantuan. Tentunya sesuai dengan kriteria program yang bertujuan untuk memandirikan ekonomi pesantren, dan juga tentunya masyarakat di lingkungan pesantren.

Kali ini dana sebesar Rp. 90 juta bergulir untuk Pondok Pesantren Darussalam dari program BUMP YBM-BRI Kanwil Bandar Lampung. Dana tersebut untuk penambahan modal usaha budidaya peternakan ayam petelur di pondok pesantren tersebut.

“Alhamdulillah, kami melalui YBM-BRI Kanwil Bandar Lampung kembali menggulirkan program BUMP untuk Pondok Pesantren Darussalam di Lampung Tengan. Adanya dana dan pembinaan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan, serta meningkatkan perekonomian pesantren dan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Dwi Iqbal Noviawan, selaku GM YBM-BRI kantor pusat Jakarta.

YBM-BRI tentunya masih membuka peluang bagi pondok pesantren lain yang ingin mengakses dana program tersebut. Perwakilan pondok pesantren dapat langsung menghubungi kantor YBM-BRI yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia.

“Alhamdulillah berkah bantuan dana dari YBM-BRI pesantren kami telah memasukan 850 ekor ayam petelur ke kandang yang tersedia. Semoga penambahan bantuan modal BUMP akan semakin cepat mewujudkan kemandirian pesantren sebagai pusat pengembangan kewirausahaan,” harap Kyai Imam Hadiyin, selaku Pimpinan Pesantren Darusaalam.