Baksos Kesehatan Bantul

Bantul, 21 Mei 2017. YBM BRI bersama YBM BRI Kanwil Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan bakti sosial layanan kesehatan dan pendidikan, pemberian sembako serta pemberian bantuan sarana ibadah di Dusun Sawahan, Desa Sumber Agung, Kec. Jetis, Kab. Bantul, Yogyakarta.

Bantuan senilai Rp. 228.625.000,- tersebut memberikan manfaat setidaknya kepada 519 mustahik yang meliputi: bantuan kesehatan (poli umum:100 orang, poli gigi:38 orang, poli mata:120 orang, operasi minor:27 orang dan operasi katarak: 30 orang), 100 paket sembako, 104 paket pendidikan dan bantuan sarana ibadah berupa 10 exp Al Qur’an, 10 gulung karpet masjid dan 5 unit kipas
angin dinding.

Turut hadir dalam acara Bpk. Suprajarto (Direktur Utama BRI), Bpk. Tri Wintarto (Ketua Badan Pengurus YBM BRI), Bpk. Edi Utomo (Wakil Ketua YBM BRI), Bpk. Andik Eko Putro (Pinwil BRI Yogyakarta), Bpk. Subandi (Wapinwil BRI Yogyakarta), Bpk. Agung (Wapinwil BRI Yogyakarta), Bpk. Drs. H. Suharsono (Bupati Bantul), Bpk. Saltono (Ketua DKM Masjid Al Ikhlas) dan Bpk. Dwi Iqbal Noviawan (General Manager YBM BRI).

Dalam sambutannya Bpk. Tri Wintarto mengungkapkan bahwa ini merupakan salah satu upaya YBM BRI memfasilitasi masyarakat yang tidak memiliki akses kesehatan dan juga bentuk kepedulian YBM BRI terhadap masyarakat di Dusun Sawahan.”

FASI Meriahkan Penyambutan Ramadhan Di Kecamatan Tembalang2

FASI Meriahkan Penyambutan Ramadhan Di Kecamatan Tembalang

FASI Meriahkan Penyambutan Ramadhan Di Kecamatan Tembalang2

SEMARANG — Tak terasa sebentar lagi umat muslim di seluruh penjuru dunia kembali bertemu dengan bulan suci Ramdhan. Berbagai kegiatan untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut mulai ramai digelar. Kali ini, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) kantor wilayah Semarang melalui Kader Suraunya tak ketinggalan menyambut datangnya Ramadhan.

Ya, terlihat pada Minggu (21/5), Kader Surau Universitas Diponegoro menggelar Festival Anak Soleh Indonesia (FASI), di Sekolah Dasar Negeri Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan FASI diisi dengan berbagai lomba-lomba Islami untuk anak-anak TPQ se-kecamatan Tembalang. Sekitar 300-an anak dari sejumlah TPQ tercatat memeriahkan festival yang diantaranya memperlombakan hafalan surat pendek, adzan, cerdas cermat, mewarnai, lomba dai cilik dan praktek wudhu serta shalat.

Lomba-lomba dari Festival Anak Sholeh Indonesia tersebut begitu meriah mengisi akhir pekan dalam menyambut Ramadhan. Tak lupa turut hadir menyaksikan kemeriahan FASI, Himawan Abdul Basith, selaku ketua YBM-BRI Kanwil Semarang, Dimas Septiawan, selaku Bendahara YBM-BRI Kanwil Semarang, dan Anang, mewakili Muspika Kecamatan Tembalang. FASI Meriahkan Penyambutan Ramadhan Di Kecamatan Tembalang1

“Selamat bertanding dan semangat mengikuti setiap perlombaan yang ada bagi adik-adikku semua. Sajian lomba terbaik dengan sportivitas tinggi menjadi yang utama. Ini semua bukan semata-mata mencari menang saja, tetapi juga menjalin ukhuwah islamiyah, dan membentuk generasi muda yang islami dan terbaik,” ungkap Himawan Abdul Basith, dalam sambutan pembukaan FASI.

Selain berbagai gelaran perlombaan, dalam kesempatan yang sama YBM-BRI Kanwil Semarang juga memberikan wujud kepeduliannya kepada lansia. Santunan pun digulirkan untuk 20 lansia di sekitar lokasi penyelenggaraan lomba.

Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing1

Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing

Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing1

MALANG — Dahulu, pekerjaannya adalah keliling dari kampung ke kampung, untuk menjajakan bakso. Ya, itulah profesi awal Laib (65), sebelum menjadi peternak kambing dari program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR), dari Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI). Usia yang mulai menua dan juga kondisi pasar yang lesu, membuat Laib, memutuskan tak lagi berjualan bakso sejak beberapa tahun belakangan.

Kini pria yang juga berprofesi sebagai marbot masjid di Wagir, Malang, Jawa Timur, telah mantab merintis ternak kambing dari binaan YBM-BRI. Awal 2017, Laib, mendapatkan bantuan kandang dan sejumlah kambing. Selain itu juga beberapa pelatihan dan tips beternak kambing dari YBM-BRI ia dapatkan bersama penerima manfaat PKUR ternak kambing yang lain.
Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing2
“Alhamdulillah, di usia saya yang sudah lanjut ini, ternyata masih ada yang memperhatikan. Bantuan dari YBM-BRI ini, sangat membantu perekonomian keluarga saya. Setelah tak lagi berjualan bakso keliling, ya ini kesibukan saya, merawat ternak-ternak bantuan YBM-BRI,” ungkap Laib, dengan wajah bahagia.

Laib pun menambahkan, YBM-BRI tak hanya membantu dirinya dari sektor perekonomian saja. Tetapi ia juga mendapat perhatian dari segi kesehatan. Ia menuturkan bahwa beberapa waktu lalu, juga mendapatkan bantuan kacamata dari YBM-BRI.Pensiun Jualan Bakso, Kini Beralih Ke Ternak Kambing3

“Tak hanya kandang dan kambing. Waktu itu saya juga dapat bantuan kacamata. Alhamdulillah membantu sekali, terlebih untuk membaca,” tambah Laib.

Ya, itulah bukti dari potret Semangat BerIndonesia masyarakat kecil di pelosok Malang. Semoga bantuan yang bergulir terus dapat mengalirkan rezeki dan manfaat berkelanjutan.

Bekali Beragam Ilmu Bagi Penerima Beasiswa

Bekali Beragam Ilmu Bagi Penerima Beasiswa

Bekali Beragam Ilmu Bagi Penerima Beasiswa

MEDAN — Memberdayakan masyarakat tak hanya sebatas memberi bantuan semata. Tetapi juga perlu adanya pemantauan, pendampingan, hingga pembinaan bagi para penerima manfaat. Karena dengan langkah-langkah tersebut, para penerima manfaat merasa tak hanya sekali diperhatikan, tapi terus-menerus.

Ya, seperti halnya Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI). Dalam memberikan bantuan juga dibarengi dengan pendampingan maupun pembinaan. Seperti yang bergulir pada program bantuan beasiswa reguler tingkat perguruan tinggi di YBM-BRI kantor wilayah Medan.

Pada akhir Maret lalu, dengan mengambil tempat di Ruang Tahfidz Al Fattah, Masjid Bakti, Medan, YBM-BRI menggelar pembinaan rutin penerima beasiswa reguler tingkat perguruan tinggi. Gelaran tersebut mengusung tema “Praktek Pelaksanaan Fardu Kifayah” yang disampaikan langsung oleh Ustadz Razali Taat.

“Sebagai generasi muda Islam, akan lebih baik dapat menyelenggarakan fardu kifayah danengurus jenazah. Jangan lantas ada Bilal di kampung, kita menyerahkan kepadanya saja. Sebagai generasi muda, harus berani tampil dalam membantu mengurus jenazah. Apalagi yang kita urus adalah orang tua dan keluarga kita. Tidak usah takut, pengalaman saya lima tahun sebagai Bilal jenazah, belum ada satupun yang komplain dan menjumpai saya,” ungkap Ustadz Razali, dengan lugas.

Gelaran kali ini dihadiri 14 orang dari 20 penerima beasiswa. Mereka semua merasa senang dan mendapatkan ilmu yang memiliki manfaat berkelanjutan. Seperti yang diungkapkan Siti Habibah, salah satu penerima beasiswa YBM-BRI, “ternyata kami tak hanya mendapatkan bantuan biaya kuliah, tetapi juga bekal ilmu agama yang luar biasa. Khususnya kali ini bekal ilmu mengurus jenazah. Awalnya kami semua kan belum tahu dan takut”.

“Ini merupakan gelaran kedua di 2017 ini dan dilaksanakan pada minggu keempat setiap bulannya. Kegiatan ini bersifat wajib bagi para penerima manfaat beasiswa reguler YBM-BRI untuk tingkat perguruan tinggi. Pengajian, bedah buku, hingh seminar motivasi wirausaha, menjadi agenda kegiatan ini, yang sekaligus menjadi wadah evaluasi bulanan bagi penerima beasiswa,” papar Jon Eriadi, selaku pelaksana harian YBM-BRI kanwil Medan.

Jalan Terang Tanti Merintis Usaha Dagang

Jalan Terang Tanti Merintis Usaha Dagang

Jalan Terang Tanti Merintis Usaha Dagang

MALANG — Sebagai salah satu tulang punggung keluarga, saat mendapat kabar adanya pemutusan hubungan kerja, menjadi pukulan telak yang sulit diterima. Ya itulah yang sempat dirasakan Tanti, warga Jl. Kutilang Timur, Sukun, Malang, Jawa Timur. Pengalaman tersebut sempat membuatnya berfikir tujuh keliling. Hingga akhirnya memutuskan untuk berjualan di halaman rumah.

Semangatnya begitu luar biasa untuk terus menggerakkan roda perekonomian keluarga. Sehingga membuat Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), menggulirkan bantuan benah warung dan bantuan permodalan dari program Berbagi Sejahtera Rakyat Indonesia. Sejak akhir tahun lalu, Tanti menjadi penerima bantuan tersebut dan terus berkembang baik usahanya.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari YBM-BRI, usaha warung saya semakin berkembang. Awalnya cuman jualan es dan makanan kecil di depan rumah. Berkah bantuan ini, akhirnya saya kini memiliki warung dan bantuan permodalan membuat dagangan semakin bervariasi dan omset meningkat,” ucap Tanti, penerima manfaat Benah Warung YBM-BRI Kanwil Malang.

Bahkan, Tanti, tak hanya menekuni usaha kelontong Warung Barokah saja. Kini ia merambah ke bisnis laundry yang mulai bergulir beberapa bulan belakangan. Semangat BerIndonesia para pekerja BRI seluruh Indonesia, kini benar-benar membawa manfaat berkelanjutan bagi kehidupan Tanti dan keluarga.

Gelar Operasi Katarak, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Pendidikan untuk Warga Semarang

Gelar Operasi Katarak, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Pendidikan untuk Warga Semarang

Gelar Operasi Katarak, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Pendidikan untuk Warga Semarang

SEMARANG — Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), sebagai salah satu lembaga amil zakat nasional, kembali menggelar bakti sosial. Pada kesempatan kali ini, YBM-BRI menggelar bakti sosial untuk bidang kesehatan dan pendidikan. Sekolah Luar Biasa (SLB) C/C1 Hj. Soemiyati Himawan, Yayasan Dharma Bhakti Putera di Candisari, Semarang, Jawa Tengah, menjadi lokasinya.

Pada bakti sosial kali ini, empat poli layanan kesehatan dihadirkan YBM-BRI. Poli gigi, poli mata, poli bedah minor dan poli katarak, ramai dikunjungi para penerima manfaat. Hingga acara usai, tercatat sekitar 400 penerima manfaat menikmati layanan kesehatan di gelaran kali ini. Namun, khusus untuk poli katarak, pelaksanaan pengobatannya digelar di klinik mata Candi Eye Center (CEC), yang bekerjasama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

“Terima kasih sekali YBM-BRI. Akhirnya saya kembali dapat melihat. Sebuah hal yang luar biasa bagi saya, kembali mendapat nikmat melihat. Terlebih ini menjelang Ramadhan, semoga dapat membantu menjalankan ibadah dan tadarus dengan baik,” ucap Ngalimun beserta Karni (istri), salah satu penerima manfaat operasi katarak yang juga merupakan Marbot Masjid di Kelurahan Wonotingal.

Dalam gelaran yang juga dihadiri oleh wakil pimpinan wilayah operasional Kanwil BRI Semarang, Nanu Rohanu Herdiana, dan juga jajaran pengurus YBM-BRI kanwil Semarang, serta perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tersebut, juga memberikan bantuan 50 paket pendidikan (terdiri dari tas, hingga alat tulis) bagi siswa SLB. Kemudian juga bantuan seragam untuk guru-guru SLB tersebut.

“Ini menjadi salah satu upaya YBM-BRI memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah banyak penerima manfaat yang menikmati layana ini. Kami hadir di sini menghadirkan program-program senilai Rp. 312.600.000,- tentu tak lepas dari semangat gerakan zakat pekerja muslim BRI seluruh Indonesia. Ini sekaligus memaknai Semangat BerIndonesia dari manfaat berkelanjutan program,” ungkap Dwi Iqbal Noviawan, selaku GM YBM-BRI pusat.

HUT IWABRI1

Kolaborasi YBM-BRI dan IWABRI untuk Membantu Masyarakat Kurang Mampu

HUT IWABRI1

SEMARANG — Sebagai bulan pendidikan, di Mei ini, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), bekerjasama dengan Ikatan Wanita BRI (IWABRI) kantor wilayah Semarang, menggelar rangkaian kunjungan bakti sosial pendidikan. Gelaran yang sekaligus sebagai momen peringatan HUT ke-17 IWABRI tersebut, berkesempatan mengunjungi Panti Asuha Musytamirul Furqon yang terletak di Kelurahan Rowosari, Tembalang, Kota Semarang.

Pada bakti sosial kali ini, YBM-BRI dan IWABRI memberikan bantuan pelunasan tunggakan uang SPP senilai Rp. 12.430.000,- bagi 23 anak yatim yang tinggal di panti tersebut. Selain itu, jajaran pengurus IWABRI Kanwil Semarang juga memberikan uang santunan kepada para pengasuh panti asuhan. Tak lupa, buku-buku penunjang kegiatan belajar mengajar juga diberikan untuk anak-anak panti asuhan.

“Alhamdulillah dan terima kasih sekali atas bantuan yang diberikan. Sudah beberapa tahun, kami terus diperhatikan oleh BRI. Tak tahu sudah berapa bantuan kami terima. Kami tak dapat membalas apa-apa, dan semoga Allah SWT membalas semua amal soleh bapak ibu sekalian. Bantuan dan doa bapak ibu sekalian, semoga dapat terus menyemangati kami untuk istiqamah mendidik anak-anak di sini,” ucap Syukri, selaku Pimpinan Panti Asuhan Musytamirul Furqon, dengan mata berkaca-kaca.

Selain di panti asuhan tersebut, acara yang dihadiri Ana Yana Soepriyana (Ketua IWABRI Kanwil Semarang), Ibu Susanto (Wakil Ketua 1 IWABRI Kanwil Semarang), Nanu R. Herdiana (Wakil Ketua 2 IWABRI Kanwil Semarang), dan juga jajaran pengurus IWABRI Kanwil Semarang beserta pengurus YBM-BRI Kanwil Semarang tersebut, juga menyempatkan singgah untuk memberikan bantuan di Panti Cacat Ganda Al Rifdah. Tak luput juga, bantuan digulirkan bagi pekerja dasar (sopir, tenaga keamanan, dan tenaga kebersihan) di lingkungan BRI Kanwil Semarang pada 8 Mei 2017.
HUT IWABRI2
“Bantuan ini tak lain adalah sebagai wujud syukur atas nikmat Allah SWT yang selalu tercurah kepada kami, dan juga andil IWABRI akan kepedulian terhadap sesama, khususnya di dunia pendidikan. Tak lupa IWABRI juga berterima kasih kepada YBM-BRI atas komitmennya dalam memberikan manfaat berkelanjutan untuk masyarakat kurang mampu, melalui kegiatan-kegiatan semacam ini. Semoga semakin banyak masyarakat yang menikmati dari gerakan Semangat BerIndonesia ini,” tutur Ana Yana Soepriyana, dalam sambutannya.

YBM_Bakso Baarik Lanaa

Bakso Baarik Lanaa, Keberkahan dari Sebuah Nama

YBM_Bakso Baarik Lanaa

BALI — Ahmad Huldi (50), pedagang bakso salah satu penerima bantuan program Gerobak Bersemangat Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI), dalam rangka HUT bank tersebut di Kantor Cabang Negara, Jembrana, Bali. Bantuan program ini juga diberikan kepada 20 pedagang lainnya. Di antaranya pedagang batagor, siomay, sate, bubur, dan lain-lainnya, serta bergulir sejak Desember 2015, dengan total bantuan sebesar Rp.131.750.000.

Sebelum mendapatkan bantuan gerobak dari YBM-BRI, Huldi, berjualan keliling menggunakan gerobak lama yang sudah rusak di sekitar kelurahan Loloan Timur, dan mangkal di depan masjid Baitul Qadim. Alhamdulillah, sejak mendapatkan bantuan gerobak baru, Huldi, semakin percaya diri untuk berjualan. Selain itu, semakin memudahkan pelanggannya untuk mencari baksonya lantaran adanya ciri khas gerobak YBM BRI, yakni terdapat tulisan Semangat BerIndonesia.

Semenjak itu, Huldi merasakan adanya peningkatan omset penjualan baksonya. Dulu biasanya ia hanya membuat adonan bakso sebanyak 3-4 kg/hari, untuk saat ini pembuatan adonan bakso mencapai 7-8 kg/hari nya. Untuk tiap 2,5 kg adonan bakso menghasilkan sekitar 150 porsi, dengan harga per porsi Rp.8.000,-

Saat ini Huldi tidak lagi berjualan keliling, melainkan telah memiliki warung bakso dengan menyewa lahan strategis di pinggir jalan raya Loloan Timur, Negara, Jembrana, Bali, milik tetangganya. Tentu semakin memudahkan para pelanggan tetapnya, untuk menemukan bakso favoritnya.

Salah satu hal menarik dari bakso Huldi adalah namanya yaitu Baarik Lanaa. Bagi kita yang muslim tentu sangat familiar dengan potongan do’a sebelum makan tersebut. Beliau menyampaikan, dulunya warung bakso tersebut bernama Jaya Abadi, dengan maksud agar usaha ini dapat terus berjaya atau eksis selamanya. Namun, salah satu pelanggannya menyarankan agar nama tersebut diganti. Karena yang abadi dunia ini hanya Allah SWT. Sehingga, atas masukannya pula nama bakso tersebut menjadi Bakso Baarik Lanaa. Dengan harapan agar bakso tersebut diberkahi dan juga mengingatkan kepada para pelanggannya untuk berdo’a terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan.

Pria yang gigih berusaha tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada YBM-BRI yang telah menyalurkan bantuan dana zakat para pekerja BRI. Sehingga pedagang kecil seperti dirinya mendapatkan bantuan berupa gerobak baru dan modal usaha.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur, dengan adanya bantuan gerobak ini. Tentu akan saya gunakan dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Semoga para muzakki (pekerja BRI) diberikan keberkahan dalam rezekinya, dan juga sukses selalu untuk BRI dan YBM-BRI,” ucapnya penuh syukur.

Tasyakuran Ketua Badan Pembina YBM BRI

Jakarta, 28 April 2017. YBM BRI turut mensukseskan acara tasyakuran yang dilaksanakan oleh Bpk. Suprajarto (Ketua Badan Pembina YBM BRI) di kediamannya, Jl. Surabaya 26, Menteng, Jakarta Pusat. Tasyakuran dilaksanakan dalam rangka pengangkatan Bpk. Suprajarto sebagai Direktur Utama BRI.

Dalam kegiatan tersebut YBM BRI menghadirkan anak yatim piatu yang merupakan binaan Rumah Layanan Umat (RLU) Tebet dan RLU Depok sebanyak 100 anak, yang kemudian menerima santunan dan paket pendidikan YBM BRI dengan total nilai Rp 48.040.000,-.

Turut hadir dalam acara tersebut Bpk. Prof. Amin Suma (Ketua Badan Pembina Syariah YBM BRI), Bpk. Dr. Abdurrauf (Anggota Badan Pembina Syariah YBM BRI), Bpk. H. Tri Wintarto (Ketua Badan Pengurus YBM BRI), Bpk. H. Edy Utomo (Wakil Ketua Badan Pengurus YBM BRI), Bpk. H. Sepyan Uhyandi (Bendahara Badan Pengurus YBM BRI).

Sebagai salah satu bentuk ungkapan selamat, dalam acara tersebut YBM BRI menyerahkan peta sebaran program YBM BRI kepada Bpk. Suprajarto yang diserahkan langsung oleh Bpk. H. Tri Wintarto.

Ibu Jenny Rachman selaku istri Bpk. Suprajarto mengungkapkan bahwa “Kegiatan tasyakuran dilaksanakan sebagai ungkapan rasa terima kasih dan kebahagiaan atas amanah baru Bapak. Mohon doa agar Bapak dapat menjalankan tugas mulia ini dengan tetap istiqomah dan mohon kepada yang Maha Kuasa untuk selalu ada dalam Ridho-Nya, serta tetap profesional dalam menjalankan tugasnya.”

 

Bakti Sosial Kesehatan & Pendidikan Semarang

Semarang, 27 April 2017, YBM BRI menggelar Bakti Sosial Kesehatan dan Pendidikan di SLB C/C1 Hj. Soemiyati Himawan, Yayasan Dharma Bhakti Putera, Candisari, Semarang. Pada Bakti Sosial Kesehatan, terdapat 4 poli layanan kesehatan yaitu poli gigi, poli  mata (pemeriksaan dan pembagian kacamata), poli bedah minor dan poli katarak dengan total penerima manfaat sebanyak 283 orang.

Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dilaksanakan di SLB C/C1 Hj. Soemiyati Himawan, kecuali poli katarak yang bekerjasama dengan Candi Eye Center dan dilaksanakan di Candi Eye Center. Selain bakti sosial kesehatan, pada acara yang sama juga diserahkan bantuan berupa 50 paket pendidikan yang terdiri dari tas dan alat tulis untuk siswa SLB serta seragam untuk guru-guru SLB. Dalam program ini YBM BRI menyalurkan Rp 312.600.000 dana zakat pekerja muslim BRI Selindo.

Turut hadir dalam acara tersebut Bpk. Nanu Rohanu Herdiana (Kanwil BRI Semarang), Bpk. Issu Hersatyo (Kabag SDM Kanwil BRI Semarang), Bpk. Himawan Abdul Basith (Ketua YBM BRI Kanwil Semarang), Bpk. Susanto (Wakil Ketua YBM BRI Kanwil Semarang), Bpk. Dimas Setiawan Rahmanto (Bendahara YBM BRI Kanwil Semarang), Bpk. Dwi Iqbal Noviawan (General Manager YBM BRI), Bpk. Sutrisno (Sekertaris Kelurahan Wonotingal), Ibu Widyartini (Kasie. Kurikulum Bid. Pendidikan Khusus Provinsi Jawa Tengah) dan Ibu Dwy Juliy Hernianti (Ketua YDBP SLB)

“Ini merupakan salah satu upaya YBM BRI memfasilitasi masyarakat dalam bidang kesehatan dan merupakan wujud kepedulian YBM BRI terhadap masyarakat di sekitar SLB C/C1 Hj. Soemiyati Himawan” tutur Dwi Iqbal Noviawan (General Manager YBM BRI).