Gerobak Bersemangat Denpasar

Denpasar, 4 April 2017. Pelaksana Harian YBM BRI Kanwil Denpasar melaksanakan monitoring dan pembinaan kepada salah satu penerima manfaat Gerobak Bersemangat YBM BRI dalam rangka HUT BRI 120 lalu.

Ahmad Huldi (50), seorang pedagang bakso yang mendapatkan bantuan gerobak bersemangat merasa semakin percaya diri untuk berjualan. Selain itu, ciri khas gerobak YBM BRI yang berbahan alumunium dan bertuliskan Semangat Berindonesia memudahkan pelanggan untuk mencari baksonya.

Adanya peningkatan dalam penjualan bakso tersebut telah dirasakan oleh Pak Huldi, adonan yang semula hanya dibuat 3-4 kg/hari menjadi 7-8 kg/hari. Untuk tiap 2,5 kg adonan bakso dapat menjadi sekitar 150 porsi, dengan harga Rp.8000/porsi.

Saat ini Pak Huldi tidak lagi berjualan keliling, namun telah memiliki warung bakso dengan menyewa lahan strategis di pinggir jalan raya Loloan Timur milik tetangganya. Tentu hal ini sangat memudahkan para pelanggan tetap untuk menemukan bakso langganannya.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur, bantuan gerobak ini akan saya gunakan dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga para muzakki (pekerja BRI) diberikan keberkahan dalam rezekinya, dan juga sukses selalu untuk BRI dan YBM BRI,” tutur Pak Huldi.

Bawang Cangkring Yogyakarta

Yogyakarta, 18 April 2017. Teriknya sinar matahari siang tak menyurutkan semangat para petani bawang merah untuk berladang di area lahan pasir pantai Dusun Cangkring, Poncosari, Bantul. Hari tersebut merupakan hari yang ditunggu tunggu para petani lahan pasir pantai karena setelah masa tanam 3 bulan bawang merah siap
untuk dipanen. Teknis pengolahan tanaman lahan pasir memang sedikit berbeda dengan pertanian di area persawahan, kesabaran dan keuletan sangat dibutuhkan untuk merawat tanaman tersebut disetiap harinya. Pengolahan tanah persiapan tanam dan penyiraman menjadi kunci utama dalam bercocok tanam di lahan pasir pantai.

Sebelum dikembangkannya inovasi penggarapan lahan pasir pantai lahan yang membentang luas tersebut merupakan lahan tidur yang banyak ditumbuhi semak belukar dan tidak produktif sehingga hanya dimanfaatkan
untuk tambak udang yang notabene tambak tersebut hanya dikuasai oleh pemodal besar dan menimbulkan pencemaran air payau disekitar pemukiman.

Pada HUT BRI ke 121 lalu, YBM BRI memberikan modal usaha melalui program Klaster Usaha Unggulan Rakyat (KUUR) senilai Rp.57.800.000,- untuk 20 penerima manfaat termasuk beserta pendampingan oleh mentor usaha sebagai upaya peningkatan kualitas hasil pertanian.

Ruslan Affnndi (40) salah satu petani penerima manfaat bantuan program KUUR YBM BRI merasa bersyukur dengan adanya program tersebut. Hasil pertaniannya meningkat setelah mendapatkan pendampingan oleh mentor. Dalam pengolahan lahan 1000 m, ia dapat memanen bawang merah seberat 500 kg dengan keuntungan Rp. 3.000.000 dalam 1 kali masa panen (3 bulan).

Ruslan menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada YBM BRI yang telah menyalurkan amanah zakat para pekerja BRI sehingga petanikecil bisa mendapat bantuan modal usaha beserta bimbingan teknis oleh tenaga ahli untuk peningkatan hasil pertanian. “Alhamdulillah kami merasa bersyukur mendapatkan bantuan modal usaha.
Bantuan tersebut menjadi semangat baru untuk bertani. Semoga para muzakki (pekerja BRI) diberikan kesehatan, berkah dan rizki yang bermanfaat serta sukses selalu untuk YBM BRI”, tuturnya.

Monbin Nurul Falah Lampung

Lampung, 13 April 2017. Program YBM BRI di wilayah Bandar Lampung memberikan dampak yang sangat luar biasa bagi Ponpes Nurul Falah Bandar Lampung, pemberian beasiswa dan apresiasi pendidik memberikan semangat keluarga besar Pondok Pesantren untuk mendirikan lembaga pendidikan dengan jenjang yang lebih tinggi dan pada saat ini telah berdiri SMA IT yang sudah 2 kali melakukan penerimaan siswa baru.

Dalam kunjungan yang dilakukan oleh Amir Mudaris (PH YBM BRI Lampung) pada hari Kamis, 13 April 2017 terkait program BUMP rias pengantin dan sewa tenda di Pondok Pesantren Nurul Falah yang mana saat ini BUMP telah menghasilkan penghasilan bersih sebanyak Rp. 2.500.000,-/bulan yang digunakan untuk pembangunan fiik pondok pesantren. Tidak hanya itu, keterlibatan warga disekitar ponpes dan relasi memberikan percepatan yang signifian, saat ini sudah bertambah satu puade (pelaminan) baru yang siap untuk disewakan.

“Terima kasih YBM BRI, semoga kerjasama program tidak akan terputus dan tetap berlanjut,” tutur Ustad Uci Sanusi selaku Pimpinan Pondok Pesantren.

Monitoring Konveksi Putra Kencana Bandung

Bandung, 13 April 2017, YBM BRI Kanwil Bandung melaksanakan monitoring dan pembinaan program konveksi di Kopo, Kabupaten Bandung. Monitoring dilakukan dalam rangka pemberian motivasi dan pengarahan kepada kelompok untuk melakukan kerjasama kemitraan dengan pengusaha gamis (Best Hijab).

Alhamdulillah dengan bantuan yang diberikan oleh YBM BRI melalui program PKUR ini peserta penerima manfaat program sudah bisa mandiri, hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa kelompok yang memulai menerima orderan atau pesanan dan menjalin kemitraan dengan toko sekitar dimana peserta tinggal. Walaupun pada
dasarnya keuntungan yang diperoleh masing masing peserta berbeda-beda tergantung orderan yang mereka peroleh. Salah satu kelompok peserta bisa mendapatkan keuntungan Rp. 930.000/bulannya.

“Terima kasih YBMBRI, saya sangat bersyukur sekali bisa masuk dan mengikuti pelatihan ini sehingga saya bertambah percaya diri dan Insya Allah siap untuk berkarya dengan keterampilan menjahit yang telah saya miliki, sehingga saya dan keluarga bisa mendapatkan jalan untuk mandiri,” tutur Ibu Mira sebagai salah satu peserta pelatihan.

Monbin PKUR Tata Rias Denpasar

Denpasar, 18 April 2017. YBM BRI Kanwil Denpasar mengadakan monitoring dan pembinaan PKIUR tata rias. Program ini terlaksana pada Mei – Juli 2016 dengan total penerima manfaat 30 orang. Mayoritas peserta menjalankan usaha jasa tata rias panggilan secara sendiri (freelance), namun ada juga peserta yang membentuk kelompok seperti Aleya Wedding dan Davira Wedding.

Jasa tata rias oleh alumni yang ditawarkan berviariasi, rata-rata di daerah Negara untuk jasa tata rias wajah sebesar 200-250rb, jika ditambah dengan sewa baju pengantin (2 pasang) bisa mencapai 850rb. Belum lagi jika ditambah dengan sewa pelaminan maka harganya bisa mencapai 3-4 juta.

Novita Uyaina, salah satu peserta PKUR menyampaikan, “saya mewakili teman-teman peserta PKUR tata rias mengucapkan terima kasih kepada YBM BRI Denpasar yang telah memfasilitasi kami dalam pelatihan tata rias ini. Alhamdulillah keterampilan kami sudah cukup berkembang walaupun baru hanya satu bidang di tata rias pengantin muslim. Semoga YBM BRI dapat memberikan manfaat berkelanjutan untuk program yang lainnya.”

Berbagi Sehat Penderita Tumor Ginjal

Brebes, 12 April 2017. YBM BRI melalui YBM BRI Kanwil Semarang menyerahkan bantuan kesehatan kepada Ichwan, penderita tumor ginjal. Bantuan diberikan berupa biaya operasi pengangkatan tumor sebesar Rp.10.000.000,-.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ibu Ratna Ayuningsih yang merupakan pekerja BRI Kanwil Semarang dan juga perekomendasi bantuan. Beliau berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan
semoga Allah angkat penyakitnya. Sehingga dapat kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Saya sangat berterima kasih kepada YBM BRI atas bantuan kesehatan yang diberikan kepada saya, sehingga saya bisa menjalani operasi tumor ginjal ini. Bantuan kesehatan dari YBM BRI ini sangat bermanfaat sekali untuk saya, sekali lagi terima kasih YBM BRI,” ungkap Ichwan.

Tanggap Bencana Aceh

Aceh Tenggara, Jum’at 14 april 2017. YBM BRI Kanwil Banda Aceh dan Kanca Kutacane menyerahkan bantuan survival kit sebanyak 128 paket atau senilai Rp.44.500.000 kepada korban banjir bandang di 2 titik posko, yaitu Desa Suka Makmur dan Desa Lawe Tua di Kecamatan Lawe Sigala Gala, Aceh Tenggara.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada korban oleh Bapak Zulfiar selaku ketua pengurus YBM BRI Kanca Kutacane. Pihak YBM berharap bantuan tersebut dapat membantu saudara-saudara yang sedang terkena musibah, pungkas Pak Zulfiar.

Pak Sukardi selaku perwakilan pihak yang menerima bantuan sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh YBM BRI, ini sangat membantu bagi masyarakat kami yang terkena musibah, terutama bagi mereka yang tempat tinggalnya rusak parah.

BUMP Gurame Ponpes Riyadlatul Falihin Bandar lampung

Lampung, 9 April 2017. Salah satu Pondok Pesantren binaan YBM BRI di wilayah kerja Kanwil BRI Bandar Lampung memanen gurame yang merupakan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP).

Panen kali ini sangat istimewa, karena juga dihadiri oleh Bpk. H. Tri Wintarto (Ketua YBM BRI), Bpk. H. Edy Utomo (Wakil Ketua YBM BRI), dan Bpk. H. Sepyan Uhyandi (Bendahara YBM BRI). Panen kali ini menghasilkan 8 kuintal gurame untuk masa ternak 4 bulan. Gurame yang dihasilkan adalah gurame dengan kualitas A untuk restauran, hotel-hotel hingga pasar swalayan.

Menurut Solahudin (35) sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Riyadlatul Falahin, mengatakan, “dengan adanya BUMP YBM BRI sungguh sangat membantu perekonomian Pondok Pesantren kami, karena Pondok Pesantren merupakan cikal para pemimpin yang berakhlak serta sumber masyarakat untuk menuju sebuah peradaban jaman, dengan sekitar 100 santri yang kami bina adanya tambahan BUMP YBM BRI hingga bantuan beasiswa bagi santri serta apresiasi pendidik membuat kami termotivasi untuk lebih maju dan menjadi contoh bagi Pondok Pesantren di seluruh Indonesia agar dapat mandiri dalam mengelola perekonomian Pondok Pesantren”.

PKUR Konveksi Bandar Lampung

Bandar Lampung, 8 April 2017. Pengurus YBM BRI Kantor Pusat, Bpk. H.Tri Wintarto (Ketua) Bpk. Edi Utomo (Wakil Ketua), Bpk. H. Sepyan Uhyandi (Bendahara) didampingi oleh Pelaksana Harian YBM BRI Kantor Pusat. Dwi Iqbal Noviawan (General Manager), Deden Kuswanda (Manager Ekonomi), dan. Robiana Weda Asmara (Plt. Manager Sosial) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di YBM BRI Kanwil Bandar Lampung.

Dalam kesempatan ini, tim YBM BRI berkunjung ke rumah Neneng Noviyanti salah satu peserta PKUR menjahit dan peserta PKUR lainnya yang sedang berkumpul di kediaman Neneng yang beralamat di Jln. Purnawawiran Raya Gg. Swadaya 3 No.54 Gunung Terang Langkapura Bandar Lampung. Usaha yang sudah berjalan 2 bulan sampai saat ini, bisa menghasilkan pendapatan mencapai Rp.850rb/bulan.

Setelah mendapatkan bantuan pelatihan menjahit, dan modal usaha sebesar Rp. 5.016.000,- dengan semangat dan usaha yang terus dikembangkan, Ibu Neneng sekarang sudah membuka usaha pribadi dirumahnya yang dinamakan “Neng’s Creative Home”. Tidak hanya menerima jahitan baju pria/wanita, tetapi juga menerima pesanan souvenir/aksesoris wanita.

STBK Tumpak Dawung Malang

MALANG — Seluruh dunia merayakan Hari Air yang jatuh pada 22 Maret setiap tahunnya. Sebagai kebutuhan dasar, air bersih dan sanitasi yang layak begitu dibutuhkan semua manusia di dunia.

Turut memeriahkan Hari Air Sedunia, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI), menghadirkan akses sanitasi dan air bersih bagi warga Desa Tumpak Dawung, Gedangan, Kabupaten Malang. Akses tersebut bergulir melalui program sosial Sanitasi Total Berbasis Komunitas (STBK). Melalui pembangunan STBK senilai Rp.108.519.000,- tersebut, masyarakat akan semakin mudah dalam mengakses air dan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan tempat tinggalnya.

“Dengan berdirinya STBK ini, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat semua. Sehingga, kedepannya dapat menerapkan pola hidup bersih sehat, dan memiliki manfaat berkelanjutan yang luar biasa,” ungkap Priyono Soekaryo, selaku Ketua YBM-BRI Kanwil Malang.

Dalam peresmian STBK tersebut turut hadir Anjar, selaku Kepala Bagian Logistik BRI Kanwil Malang, Rino Nugroho, Pengurus Seksi Pendayagunaan sosial YBM-BRI Kanwil Malang, dan sejumlah jajaran Muspika Kecamatan Gedangan. Soelan, selaku Kepala Desa Tumpak Dawung, bersama perwakilan dari Puskesmas, Kepolisian dan Kecamatan, menyambut hangat tim dari YBM-BRI saat menggulirkan Semangat Berindonesia dari program tersebut.

“Saya mewakili warga Tumpak Dawung, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada BRI dan YBM-BRI. Kini masyarakat di sini, akhirnya memiliki sarana sanitasi yang lengkap dengan air bersih. Sehingga tak kerepotan lagi akan akses-akses tersebut,” ucap Soelan, selaku Kepala Desa Tumpak Dawung dalam pidato sambutannya.

Nah, kalo ini masyarakat yang mayoritas tak memiliki fasilitas MCK dan air bersih di Desa Tumpak Dawung, dapat merekahkan senyum bahagia atas berdirinya STBK. Di musim kemarau nanti, mereka juga tak kerepotan lagi mencari air bersih. Sehingga kegiatan ibadah dan kebutuhan akan air setiap harinya, dapat diakses dengan mudah di STBK.