YBM-BRI Tanggap Bencana Tambora

IMG_1769
Tambora, 26 September 2015. Terjadi kebakaran di RW 04 Kelurahan Jembatan Besi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Utama, tercatat ada 156 KK dan 792 jiwa yang terdampak kebakaran.

IMG_1763  IMG_1762

YBM-BRI melalui YBM-BRI Kanwil Jakarta 3 memberikan bantuan pasca kebakaran berupa 250 paket survivor kit yang berisi selimut, pakaian dalam, sandal, mukena, pembalut dan P3K senilai @Rp 200.000,- (Dua ratus ribu rupiah) dengan total Rp 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah). Bantuan diserahkan langsung kepada survival kebakaran di RW 04 Jembatan Besi. Tambora

Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum di Kanwil BRI Makassar dan Jakarta 3

kqm 2
Makassar, 2-4 Oktober 2015 YBM-BRI melanjutkan roadshow Pelatihan Tahfidz Al-Qur’an Metode Kauny Quantum Memory, pelatihan yang diikuti oleh 57 peserta dari berbagai macam latar belakang ini dihadiri oleh Bpk. Hartono (Pengurus YBM-BRI Kanwil Makassar).

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh YBM-BRI di lingkungan Kanwil BRI Makassar.

Setelah dari Makassar, tim bergerak ke Serang pada tanggal 13-15 Oktober 2015. Dihadiri oleh Bpk. Syahyudi (Pengurus YBM-BRI Kanwil Jakarta 3) dan Bpk. Ichsanudin (Pengurus YBM-BRI KC. Serang).

KQM 5  kqm 4

Pelatihan diikuti oleh 62 orang peserta yang berasal dari berbagai macam latar belakang, menariknya ada 10 orang peserta yang merupakan pekerja BRI yang berada di wilayah kerja Kanwil BRI Jakarta 3.

Makassar merupakan Kanwil BRI ke 16 dan Jakarta 3 merupakan Kanwil BRI ke 17 dalam roadshow Pelatihan Tahfidz Al-Qur’an Metode Kauny Quantum Memory. Metode yang digagas oleh ust. Bobby Herwibowo ini menggutamakan penggunaan otak kanan dalam menghapal Al-Qur’an.

Khitanan Massal Bagi Dhuafa di NTT

Khitanan Masal Bagi Kaun Dhuafa NTT 1
Sabtu-Ahad, 10-11 Oktober 2015 YBM-BRI Kanwil Denpasar bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Bali menyelenggarakan khitanan massal di Kampung Nele, Desa Koja Gete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Peserta khitan berjumlah 200 anak ini berasal dari Kepulauan Koja Besar, Koja doi, Dambila, Gusung Karang, Loang dan Nele. Pelaksanaan khitanan massal ini melibatkan para relawan BSMI Kabupaten Sikka, Koramil 01 Alok dan beberapa tokoh masyarakat Pulau Besar di Sikka.
Khitanan Masal Bagi Kaun Dhuafa NTT 3  Khitanan Masal Bagi Kaun Dhuafa NTT 2

Bapak Ulwan Hasbiani (Ketua YBM-BRI Kanwil Denpasar) mengatakan bahwa kegiatan sosial ini memang menyasar wilayah terpencil yang akses ke pusat kesehatannya cukup sulit. “Insya Allah kegiatan ini besar manfaatnya bagi masyarakat yang tergolong dhuafa” ujarnya.

Bakti sosial khitanan massal merupakan bagian dari program Berbagi Sehat Rakyat Indonesia. YBM-BRI mengakomodir mustahik yang kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, akses sarana sanitasi dan isu kesehatan lainnya.

YBM-BRI Berikan Makanan Tambahan untuk Siswa SD di Nias

photo_2015-10-20_14-44-50
Nias, 10 Oktober 2015, Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) mengadakan bakti sosial kesehatan dan pembagian paket makanan tambahan untuk anak sekolah.

Tak kurang dari 700 paket makanan tambahan diberikan kepada siswa SD di sekitar Gunung Sitoli, 100 peserta khitan, dan 98 pasien poli gigi.

photo_2015-10-20_14-44-47  photo_2015-10-20_14-45-16

Turut hadir dalam acara ini, Pimpinan Cabang BRI Gunung Sitoli Bpk. Andjar Haryo, Perwakilan Polres dan Dandim Gunung Sitoli, Kades Mudik, dan Kenaziran Masjid Agung Gunung Sitoli.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas lagi” tutur Bapak Andjar Haryo (Pinca BRI Gunung Sitoli).

Pemberian Makanan Tambahan dan Bakti Sosial Kesehatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu upaya YBM-BRI dalam membantu mengatasi gizi buruk dan gizi kurang yang dialami oleh anak Indonesia, dalam rangkaian program Berbagi Sehat Rakyat Indonesia.

Khitanan Masal Bagi Kaum Dhuafa NTT

Khitanan massal YBM BRI Kanwil Denpasar

Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) Kantor Wilayah Denpasar bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Bali menyelenggarakan khitanan massal di Kampung Nele, Desa Koja Gete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu dan Ahad, 10-11 Oktober 2015.

Ketua BSMI Bali Bambang Widjanarko mengatakan, kegiatan ini dapat mempererat tali persaudaraan di Indonesia.

“Peserta khitanan massal ini adalah anak-anak dari Kepulauan Koja Besar, Koja Doi, Dambila, Gusung Karang, Loang, dan Nele,” katanya kepada Republika.co.id, Ahad (11/10).

Jumlah peserta mencapai 150 anak yang berasal dari Panti Asuhan Ummul Mukminin Habsoh, serta 50 anak dari keluarga kurang mampu di Maumere.

Pelaksanaan khitanan massal ini, kata Bambang juga melibatkan para relawan BSMI Kabupaten Sikka, Koramil 01 Alok, dan beberapa tokoh masyarakat Pulau Besar di Sikka.

Ketua YBM BRI Kantor Wilayah Denpasar, Ulwan Hasbiani mengatakan kegiatan sosial ini memang menyasar wilayah terpencil dimana akses kesehatannya masih minim. Selanjutnya, YBM BRI Denpasar sangat mendukung jika kegiatan serupa juga dilaksanakan di Flores Timur, meliputi Larantuka, Lembata, dan Waiwerang.

“Insya Allah kegiatan ini besar manfaatnya bagi kesehatan masyarakat setempat yang masih tergolong dhuafa,” ujarnya.

Bakti sosial khitanan massal merupakan salah satu program dari YBM BRI dalam bidang kesehatan. YBM BRI mengakomodir mustahik yang kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, akses sarana sanitasi dan isu kesehatan lainnya.

Dana kegiatan YBM BRI bersumber dari zakat penghasilan para pekerja BRI seluruh Indonesia, sehingga dalam penyalurannya harus sesuai dengan prinsip keasnafan, kebenaran dan ketetapan sesuai syariat Islam.

Setidaknya ada empat kegiatan utama YBM BRI yaitu bidang ekonomi (Berbagi Sejahtera Rakyat Indonesia), pendidikan (Berbagi Smart Rakyat Indonesia), dakwah (Berbagi Syiar Rakyat Indonesia), dan kesehatan (Berbagi Sehat Rakyat Indonesia).

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID  Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Indah Wulandari

YBM-BRI Kanwil Semarang Meresmikan Rumah Layanan Umat

RLU Semarang 1
Semarang, 01 Oktober 2015 YBM-BRI Kanwil Semarang menggelar Peresmian Rumah Layanan Umat YBM-BRI yang terletak di Jl. Buklusan Selatan 1, RT 06 RW 02, Bulusan, Tembalang.

Acara peresmian yang dihadiri oleh Bpk. Himawan Abdul Basith (Ketua YBM-BRI Kanwil Semarang) ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bpk. Himawan yang diserahkan kepada perwakilan masyarakat sekitar.

Rumah Layanan Umat di Kanwil Semarang ini digerakkan oleh 12 Mahasiswa penerima beasiswa kader surau Universitas Diponegoro. Program yang dimiliki oleh RLU adalah antara lain: budidaya jamur tiram di 13 lokasi, rumah pintar, kajian agama, TPQ dan tahsin.

Kehadiran RLU ini diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat sekitar.