Sekolah untuk Pulau Pura

9
Pada Mei 2015 lalu YBM-BRI melalui Program Berbagi Smart Rakyat Indonesia membantu pembangunan ruang kelas MIS Darussalam di Dusun Timuabang, Desa Maru, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur senilai Rp 117.526.477.

Dusun Timuabang dikenal dengan sebutan “Kampong tidak bersekolah” predikat ini melekat karena banyaknya penghuni pulau yang tidak bersekolah. Salah satu penyebabnya adalah akses menuju sekolah yang sangat berat. Siswa-siswi di Dusun Timuabang harus mendaki daerah bebatuan untuk mencapai sekolah.

6  10

Sebelum proses pembangunan, sekolah yang sudah berdiri sejak tahun 2011 ini melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar di bekas gudang yang dipinjam oleh pengurus Sekolah. Namun pada awal tahun 2015 ini, gudang tersebut digunakan oleh pemiliknya.

Walaupun saat ini proses pembangunan ruang kelas baru mencapai 60 %, namun sudah digunakan untuk aktifitas belajar mengajar
 

Bantuan Gerobak Usaha Purbalingga

bantuan Grobak

Purbalingga, 15 Mei 2015, YBM-BRI memberikan bantuan ekonomi berupa bantuan gerobak usaha makanan untuk 5 orang penerima manfaat. Kelima orang itu yakni Sutimah, Kasminah, Nuryati, Suswati dan Sodikin melalui Bapak Sjam Isnadi selaku Pembina Yayasan Himatussalam. Adapun total dana yang diberikan senilai Rp.17.500.000

“Saya senang sekali. Gerobak ini sangat membantu kelanjutan usaha saya. Terimakasih banyak YBM-BRI”

Aku kasimah disela-sela acara serah terima bantuan gerobak usaha.

Pengawet Tahu Alami Pengganti Formalin

Pengawet Tahu Alami Pengganti Formalin

Rabu, 13 Mei 2015 YBM-BRI menghadiri Pengenalan Produk Biofresh (Pengawet alami pengganti formalin) yang diaplikasikan pada tahu agar tahu tidak cepat basi.

Acara tersebut dihadiri oleh Ahmad Faqih (Staf Senior Program Sosial) dan Muhammad Fikri ( Staf Program Ekonomi) sebagai bentuk penjajakan program ekonomi yang dapat dikembangkan oleh YBM-BRI. Dibuka oleh Akhmad Supriyatna (Direktur LPPSDM Bina Putera Utama) dan dihadiri oleh Wida Winarno (Peneliti dan pimpinan Laboratorium M-BRIO) yang memberikan penjelasan mengenai pengawet alami pengganti formalin ini secara detail

Pada saat ini banyak beredar tahu berformalin, padahal formalin bukanlah zat yang baik digunakan untuk bahan makanan. Dari keprihatinan inilah Unit Wirausaha SMA Bina Putera-Kopo bekerjasama dengan Laboratorium Pangan M-BRIO dan Alumni IPB angkatan 22 mencoba menghadirkan produk lain yang dapat mengganti penggunaan formalin dan lebih aman untuk tubuh tentunya.

Produk yang kemudian diberinama Biofresh ini pada acara tersebut diperkenalkan kepada para pengusah tahu wilayah Kopo dan sekitarnya. Kedepan, YBM-BRI akan berpartisipasi dalam upaya membuat tahu bebas formalin di seluruh Indonesia.

Sekolah Untuk Anak Pulau Pura, Alor

Sekolah untuk anak pulau Alor
Mei 2015, YBM-BRI melalui Program Berbagi Smart Rakyat Indonesia membantu pembangunan ruang kelas MIS Darussalam di Pulau Pura, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur senilai Rp 117.526.477

MIS Darussalam berdiri sejak tahun 2011, merupakan satu dari tujuh sekolah dasar yang terdapat di Kecamatan Pulau Pura yang batas wilayahnya berupa lautan. Meski didaftarkan di bawah naungan Yayasan Kalimah Syahadah Kupang, namun dalam prakteknya itu hanya peminjaman nama untuk kemudahan pengurusan perijinan.

Kondisi masyarakat Pulau Pura yang terdiri dari 237 KK dengan 161 diantaranya adalah KK pada peringkat pra sejahtera merupakan salah satu alasan YBM-BRI untuk ikut membangun sekolah bagi generasi penerus di Pulau Pura

YBM-BRI Menyapa Muslim Rohingya

ROHINGYA
Lhoksukon – Aceh Utara, Mei 2015, melalui YBM-BRI Kantor Wilayah Banda Aceh, YBM-BRI menyapa Muslim Rohingya dengan memberikan 300 buah survival kit. Adapun isi survival kit tersebut meliputi, handuk, P3k, pembalut, pakaian dalam, sandal jepit, selimut, sarung, dan mukena.

“Bantuan yang kami berikan memang tidak sebanyak pengungusi yang ada, namun kami berharap sedikit ini dapat bermanfaat banyak”

Ungkap Deden Kuswanda Plt. Manager Program Sosial YBM-BRI.