Coaching Mentoring Pelatihan Profesionalisme Pendidik Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami

Coaching Mentoring Pelatihan Profesionalisme Pendidik Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami

Senin-Selasa, 23-24 Februari 2015, YBM-BRI mengadakan Coaching Mentoring untuk 25 peserta Pelatihan Profesionalisme Pendidik di pondok pesantren Ummul Quro Al-Islami, Leuwiliang, Bogor. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan workshop sebelumnya dimana pada kegiatan ini para peserta diminta untuk menerapkan berbagai metode pembelajaran yang sudah di Workshop kepada para siswa.

Para peserta yang tidak lain adalah guru pondok pesantren Ummul Quro Al-Islami diminta untuk menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menggunakan Metode Jig Saw dimana siswa belajar dalam kelompok-kelompok. Dengan metode ini, guru dan siswa menjadi lebih aktif sehingga tercipta interaksi yang positif antara guru dan siswa.

Pada coaching mentoring tahap pertama, ada 10 peserta yang menerapkan metode pembelajaran di kelas dan peserta lainnya menjadi tim evaluator. Di akhir kegiatan, dilakukan sesi sharing untuk berbagi saran dan evaluasi terkait proses KBM yang telah dijalankan. Seluruh peserta sangat antusias dalam menerapkan ilmu yang sudah didapatkannya di workshop sebelumnya untuk diterapkan di kelas-kelas yang mereka ajar.

Pelatihan Budidaya Sayur

Pelatihan Budidaya Sayur

Serang, 22 Februari 2015 YBM-BRI mengadakan Pelatihan Budidaya Sayur untuk Komunitas Petani Sayur di SMA Bina Putera-Kopo, Serang. Pelatihan yang diikuti oleh 30 peserta ini menghadirkan Ir. Sudaryanto (Trainer Kewirausahaan) dan Nana Mulyana (Kepala UPT Pertanian Kecamatan Kopo).

Pelatihan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan motivasi dan skill wirausaha para petani sayur. Acara ini mendapat sambutan baik dari para petani sayur, Muhaimin salah satu peserta mengatakan “Setelah mendapat pelatihan ini saya menjadi tahu bagaimana caranya supaya usaha tani saya bisa semakin baik” tuturnya dengan wajah sumringah .

SMA Bina Putera Kopo adalah Sekolah Binaan YBM-BRI yang mendapat program BUMM (Bantuan Usaha Milik Madrasah) dalam bentuk pasar kebun sayuran. Bertanam sayuran memungkinkan sebagai sumber penghasilan, karena dapat dipanen setiap hari dengan pola siklus tanam.

Garam Brilliant Dapatkan Surat Keterangan Laik Sehat

Garam BRIliant

Garam Brilliant merupakan produk hasil kerjasama YBM-BRI dengan Fatayat NU Cabang Cirebon yang dibantu oleh Kelompok Tambak Flowen Aras yang baru saja mendapatkan penghargaan Mina Bakti Bahari dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Kerjasama ini menyasar pada ibu-ibu rumah tangga berpenghasilan rendah dari wilayah pesisir Kecamatan Losari – Cirebon.

Setelah memeriksakan kualitas garam pada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tanggal 16 Februari 2015, Garam Brilliant mendapatkan Surat Keterangan Laik Sehat. Surat Keterangan tersebut didapat dengan melalui beberapa proses. Diawali dengan melakukan pendaftaran dan pengiriman sample produk, penyuluhan mengenai produk sehat; uji proses dan produk garam; hingga pada akhirnya Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mengeluarkan Surat Keterangan Laik Sehat.

Dengan dimilikinya Surat Keterangan Laik Sehat ini maka Garam Brilliant sudah aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Tanggap Bencana Banjir Jakarta 2015

Tanggap Bencana Banjir

Rabu, 11 Februari 2015 YBM-BRI bersama BRI Peduli memberikan bantuan kepada korban banjir Jakarta 2015 di tiga titik, yakni Kampung Pulo, Kedoya dan Jelambar. Pada kesempatan tersebut YBM memberikan bantuan berupa air mineral botol dan mie instan masing-masing 1500 buah. Untuk pendistribusian bantuan, YBM-BRI menurunkan 9 orang relawan yang tergabung dalam YBM Volunteer Club. Banjir yang terjadi di tempat tersebut merupakan banjir yang kerap datang di musim penghujan setiap tahunnya.

UP GRADING Pelaksana Harian Kanwil Selindo

Upgrading PH Kanwil Selindo

Bogor, 5,8 dan 9 Februari 2015 YBM-BRI gelar up grading pelaksana harian kanwil Selindo, ini merupakan agenda tahunan yang biasa dilaksanakan berdekatan dengan Workshop YBM-BRI yang pada tahun ini diselenggarakan pada tanggal 6-7 Februari 2015. Dalam acara Up grading yang memiliki tema “Project Management” bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM YBM-BRI agar tercapainya target program 2015. Dalam kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Kilat Al-Hikmah, Rancamaya, Bogor ini peserta diberikan tools untuk menunjang tugas-tugas mereka dilapangan, mulai dari bagaimana mengasah kemampuan untuk menempatkan diri, mengasah kepemimpinan, perencanaan keuangan, mengenal karakter orang, hingga skill metode penyembuhan penyakit. Secara keseluruhan acara berjalan dengan lancar. Kegiatan Up grading ini sangat efektif dalam menunjang tugas-tugas para Pelaksana Kanwil di tempat tugas masing-masing

LWA P3K Kelompok Usaha

LWA P3K Kelompok Usaha

26-31 Januari 2015, YBM-BRI adakan Latihan Wajib Anggota (LWA) untuk kelompok usaha detergen Melin. LWA tersebut diadakan pada empat lokasi, yakni Tebet Timur, Pondok Gede, Klender dan Bukit Duri dengan total peserta 60 orang ibu-ibu yang tergabung dalam 10 kelompok. Program ini merupakan hasil kerjasama YBM-BRI dengan Aisiyah dalam jangka waktu satu tahun. Selain LWA, pada kesempatan tersebut juga ditandatangani Surat Perjanjian Kerjasama antara YBM dan anggota P3K. Dimana masing-masing kelompok mendapatkan satu paket bantuan senilai Rp 15.115.000. Program ini merupakan kelanjutan dari Program HUT BRI 119 pada bulan Desember lalu.

Latihan Wajib Anggota (LWA) adalah salah satu tahapan kegiatan program P3K untuk anggota program Sementara P3K (Sebutan bagi anggota program yang telah melalui tahap Seleksi) Dalam proses LWA ini adanya tahap uji atas Anggota Program Sementara meliputi uji dari aspek kedisiplinan dan keamanahan. Apabila Anggota Program Sementara lolos dalam tahap uji LWA, maka mereka telah sah menjadi Anggota Program P3K.

Roadshow TAHSIN YBM-BRI KE-16

Roadshow Pelatihan Tahsin Ke-16

31 Januari hingga 01 Februari 2015, YBM BRI kembali menggelar Pelatihan Tahsin dan Tartil Metode Maisura. Pelatihan yang digelar di BRI Kanwil Banjarmasin ini dihadiri oleh Yuli Medianto (Kepala Bagian Operasional, Jaringan dan Layanan), H. Suriyani (Ketua YBM BRI Kanwil Banjarmasin) dan Novianoor Fajeri (Wakil Ketua YBM BRI Kanwil Banjarmasin).

Yuli Medianto mengungkapkan, “Semoga kegiatan seperti ini lebih sering dilakukan dan bahkan dapat menyentuh 30 cabang dibawah Kanwil BRI Banjarmasin. Karena kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan mengenai ilmu-ilmu Al-Qur’an”

Selama kegiatan berlangsung, peserta yang merupakan marbot binaan YBM-BRI, guru TPA, pengajar pondok pesantren dan para imam masjid ini aktif dan antusias memperhatikan metode pengajaran yang dibimbing oleh Dr. H. Ahmad Fathoni, Lc., MA.

Metode Maisura merupakan cara belajar Al-Qur’an yang terfokus pada tahsin atau memperbaiki bacaan, karena peserta diajak untuk dapat melafalkan huruf dengan baik dan benar. Pemateripun mengoreksi pelafalan huruf bacaan Al-Qur’an masing-masing peserta.