Geliat Menghafal Al-Quran di 4 Kota

Geliat Menghafal Al quran 1

Sepanjang September-November, YBM-BRI mengadakan roadshow KQM di 4 kota (Padang, Banjarmasin, Denpasar, dan Bandar Lampung) bersama Ust. Bobby Herwibowo. Peserta adalah  guru TPA, marbot, dan asatidz. Dengan metode KQM, peserta dilatih untuk dapat menghafal ayat Al-Qur’an beserta artinya dengan cara yang menyenangkan, bahkan mereka tidak sadar bahwa mereka telah menghafal Al-Qur’an.

Geliat Menghafal Al quran 2

Kegiatan tahsin dan tahfizh Al-Qur’an ini merupakan bentuk kepedulian YBM-BRI terhadap umat Islam agar lebih dekat dengan Al-Qur’an. Dengan bertajuk Training for Trainer, pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan para penggiat-penggiat Al-Qur’an yang dapat mengembangkan ilmunya dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari serta mengajarkannya kepada orang lain sehingga syiar Islam dapat semakin tumbuh subur di sana.

Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Koi

Pengembangan usaha budidaya ikan koi

YBM-BRI memberikan bantuan pengembangan usaha budidaya Ikan Koi sebesar Rp 29.524.000,- kepada Madrasah Diniyyah Al Hukumah, Tumpang, Blitar. Usaha perikanan air tawar yang dijalankan Madrasah Diniyyah Al Hukumah ini telah berjalan selama hampir 4 tahun. Kegiatan usaha ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan operasional ponpes karena sebagian besar santri berasal dari keluarga yang kurang mampu. Program pengembangan usaha Ikan Koi ini bertujuan untuk menstimulus madrasah agar semakin mandiri dalam menjalani usahanya hingga menjadi sentra pemberdayaan masyarakat di sekitarnya.

Pelatihan Bahasa Arab Metode Mustaqilli

Pelatihan Bahasa Arab Metode Mustaqilli

YBM-BRI menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Arab Metode Mustaqilli bagi 30 guru ponpes binaan YBM-BRI pada Sabtu-Ahad, 15-16 November 2014 di Gedung (Puslitbang Gizi dan Makanan) Bogor. Pelatihan ini diikuti oleh 15 ponpes binaan YBM-BRI, di mana setiap ponpes mengirimkan dua orang perwakilan.
Metode mustaqilli disebut juga metode cara mandiri karena metode ini memfokuskan pada praktik dari teori-teori dengan mengacu pada rumusan pola kalimat yang ada. Dengan metode ini, peserta akan cepat menguasai bahasa Arab tingkat dasar dan menengah baik dalam hal membaca, memahami, mengimla’, menginsya’, dan menerjemah serta mampu mengurai kedudukan setiap kata dalam kalimat bahasa Arab.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta dalam hal pengembangan desain pembelajaran, pemahaman teoritis dan aplikatif dalam pembelajaran Bahasa Arab di ponpes

3 Ponpes Binaan YBM-BRI di Lampung

3 Ponpes Binaan YBM-BRI di Lampung

Jum’at, 14 November 2014, YBM-BRI menyerahkan bantuan dana pemberdayaan ponpes kepada 3 ponpes binaan YBM-BRI di Provinsi Lampung. Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh General Manager YBM-BRI, Dwi Iqbal Noviawan, ini diberikan kepada Pondok Pesantren Jabal An-Nur sebesar Rp 102.000.000,-, Pondok Pesantren Darul Hidayah sebesar Rp 171.016.000,- dan Pondok Pesantren Nurul Falah sebesar Rp 156.847.000,-.
Bantuan ini merupakan wujud komitmen YBM-BRI untuk memberdayakan ponpes melalui program pemberdayaan ponpes berbasis pondok pesantren. Nantinya, bantuan ini akan digunakan untuk beberapa bidang seperti pendidikan, kesehatan, sosial dakwah, dan ekonomi.
Dalam bidang pendidikan, misalnya, living cost untuk para santri. Setiap santri akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 350 ribu-Rp 500/bulan. Untuk para asatidz juga mendapatkan insentif Rp 500ribu/bulan bagi yang sudah berkeluarga dan Rp 250ribu bagi yang belum berkeluarga.
YBM-BRI juga berkomitmen memperbaiki sarana pendidikan seperti kelas, asrama, dan toilet. Bahkan, ada juga program mitigasi bencana berbasis ponpes yang diadakan di beberapa ponpes yang terletak di daerah rawan bencana, seperti Jakarta yang rawan banjir.
Ponpes yang menerima program pemberdayaan ini dipilih berdasarkan beberapa kriteria, seperti telah memiliki izin operasional dari Kemenag, operasional ponpes yang dikelola sendiri, usia ponpes telah lebih dari tiga tahun, dan jumlah santri berkisar antara 50-250 orang.