Penyaluran Usaha P3K

Penyaluran Usaha P3K

Program Peningkatan Pendapatan Keluarga (P3K) melaksanakan kegiatan penyaluran modal usaha P3K kepada Komunitas Tangerang. Menurut M. Fikri Staf Operasional Divisi Ekonomi mengatakan, penyerahan bantuan modal usaha P3K dilaksanakan di kediaman pendamping program H. Kuwat di Jl. Pondok Aren II No.91 RT.01/01, Pondok Betung, Tangerang. YBM-BRI menyerahkan bantuan kepada 6 orang mustahik dari 9 orang yang telah menjalani proses assessment dan study kelayakan mustahik penerima modal produktif. “Setelah dilakukan proses assesment dari 9 calon anggota baru, terdapat 6 orang mustahik yang lolos. Alhamdulillah pada Rabu, 27 Agustus 2014 telah dilaksanakan penyerahan modal kerja kepada 6 anggota baru tersebut,” tuturnya. Sesuai skenario exit program P3K, setiap komunitas akan membentuk lembaga sejenis koperasi diakhir masa program. Maka pendamping program diarahkan untuk menggenapi anggota komunitas hingga tercapai 20 anggota dalam satu komunitas.

Budidaya Koi di Ponpes Al-Falah Trenceng

budidaya koi di ponpes trenceng

Rabu-Kamis 24-25 Agustus 2014  YBM-BRI mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi program BUMM (Bantuan Usaha Milik Madrasah) usaha pembesaran ikan koi di Pondok Pesantren AL-Falah  Trenceng, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung,Jawa Timur.   Pada hari yang sama juga dilaksanakan kegiatan penyerahan bantuan budidaya ikan koi sebesar 49.252.000 secara simbolis yang diwakili oleh Bapak Yoris Rusamsi, sekretaris YBM-BRI  kepada K.H.M Arsyad Bushoiri, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah  Trenceng yang juga turut dihadiri oleh para santri.  “Kami berterimakasih kepada  YBM-BRI atas bantuan yang telah diberikan kepada Pondok Pesantren  Al-Falah  Trenceng,  Alhamdulillah  ini sangat bermanfaat dan semoga kegiatan ini dapat kami jalani dengan sebaik-baiknya,” ungkap K.H.M. Arsyad Bushoiri   Sebelumnya  YBM-BRI telah memberikan bantuan kepada Ponpes Al-Falah  Trenceng Tulungagung yang juga Ponpes binaan  YBM-BRI  pada tanggal 18 Juni 2014 untuk pembelian ikan dan pakan. Kegiatan monitoring usaha ini dilakukan sebagai bentuk upaya pendampingan proses pemberdayaan usaha berbasis pondok pesantren.   Menurut Mimma Juwit Rifa’i Staf Operasional Ekonomi mengatakan tujuan lain dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban pondok pesantren binaan kepada  YBM-BRI atas program pemberdayaan yang dilaksanakan di ponpes tersebut.  “Selain itu kegiatan ini sebagai bahan evaluasi perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan serupa dimasa yang akan datang,” ungkap Rifa’i.   Saat ini program BUMM di Ponpes Al-Falah  Trenceng telah memiliki peralatan dan perlengkapan kolam ikan dan ikan koi dengan grade A sebanyak 650 ekor. Program dijalankan oleh 4 orang penanggung jawab lapangan yang terdiri dari ketua, bendahara dan 2 orang pembantu lapangan. Progam budidaya ikan koi ini adalah  BUMM percontohan divisi ekonomi YBM-BRI.