Hukum Iklan Lembaga Zakat

Tanya :
Assalamu’alaikum wr, wb
Beberapa orang bertanya kepada saya Prof, tentang pengiklanan lembaga zakat di beberapa tempat dan media. Bukankah iklan zakat itu menginformasikan perilaku ibadah zakat dengan secara luas.  Bagaimana hukumnya dalam ajaran Islam? Boleh atau tdak Prof? Apakah iklan tersebut termasuk perbuatan ria atau tdak? Terimakasi. Bambang.
Jawab :
Wa’alaikumussalam wr, wb
Pertanyaan yang sangat bagus Pak Bambang. Pengiklanan lembaga zakat dan penyebutan nama sejumlah  muzaki  (pembayar  zakat) melalui  sebuah  media,  Insyallah  masih  boleh  dilakukan. Tapi,  selama  niat  dan  motvasinya  untuk  mengajak  serta  mendorong kaum  muslim  yang  karena alasan tertentu belum mau membayar zakat. Meskipun ada hadis yang mengingatkan kita untuk merahasiakan sedekah yang dikeluarkan, namun Allah SWT berkalam pada surat Al-Baqarah ayat 271: “Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikan dan  memberikannya  kepada  orang-orang  fakir,  maka  itu  lebih  baik  bagimu  dan  Allah  akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan, Allah mengetahui apa saja yang kamu kerjakan.” Berdasarkan ayar Qur’an di atas, maka Insyallah Iklan zakat dan lembaga zakat tdak tergolong ke dalam perbuatan riya. Karena iklan tersebut bertujuan sebagai sarana untuk menggugah banyak orang agar aktf membayar zakat. Wallahu a’lam. Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.

Zakat Untuk Orang Tua

Zakat Untuk Orangtua

Pertanyaan :
Assalamualaikum wr.wb
Profesor, mohon diberikan penjelasan mengenai pembayaran zakat untuk orangtua. Kebetulan, orangtua saya memiliki deposito di bank yang telah mencapai masa nisab dan haulnya. Ketika akan  membayar  zakat,  orangtua  saya  meninggal  dunia.  Apakah  saya  harus  membayarkan zakat untuk orangtua saya? Dan berapa banyak zakat yang harus dikeluarkan?  Terimakasih.
Fitri

 

Jawab :
Wa’alaikumussalam wr, wb
Terkait dengan pertanyaan Fitri di atas, Anda wajib  membayarkan zakat orang tua Anda yang sudah wafat sebelum sempat mengeluarkan zakat dari harta yang dimilikinya (deposito yang sudah  mencapai  nisab  dan  masa  haulnya).  Semoga  segera  Anda  laksanakan  dengan  benar dan  baik,  insya  Allah  Anda  termasuk  dalam  golongan  anak-anak  yang  saleh  dan  salehah. Saya sarankan agar Anda pun tidak lupa  untuk terus mendoakan orang tua Anda yang telah wafat,  minimal  dengan  doa  pendek,  sepert  “Rabbighfrli  wa-liwalidayya warhamhuma kama  rabbayani  shaghiran.”  (Ya  Allah,  ampunilah  dosaku,  dan  ampunilah  pula  dosa  kedua orang tuaku; dan sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangi aku di waktu kecil). Demikianlah jawaban dari saya, semoga bermanfaat.

Panen Perdana Lele “Berdzikir” Biofloc – 165

Panen Perdana Budidaya Lele

16 Februari lalu, program Badan Usaha Milik Masjid/Madrasah (BUMM) YBM-BRI yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Adz-Dzikra melakukan panen perdananya di Sawangan-Bogor. YBM-BRI memberikan bantuan 25.000 benih lele dengan teknologi Biofloc-165. Panen perdana ini menghasilkan 1260 kg lele dan langsung ludes dibeli oleh jama’ah yang hadir dalam acara dzikir bersama di Ponpes Adz-Dzikra.

Menurut Ustad Izzul koordinator program YBM di Ponpes Adz-Dzikra acara panen perdana lele Biofloc-165 ini bertepatan dengan acara dzikir bersama 1000 jama’ah yang rutin diadakan oleh Ponpes Adz-Dizkra sehingga hasil panen lele langsung dibeli oleh jama’ah dzikir. “Alhamdulillah hasil panen ludes terjual, perkilonya kami hargai 20.000 rupiah. Selain dijual kepada jamaah dzikir hasil panen juga sudah dipesan restoran Padang yang telah bermitra dengan  pondok pesantren,” jelasnya.

Ustad Izzul juga menambakan rencananya setelah panen perdana akan langsung di lakukan pembenihan ke-dua  yang dananya diperoleh dari keuntungan penjualan. Budidaya lele dengan teknologi Biofloc-165 di ponpes Adz- Dzikra dijadikan salah satu program ekonomi YBM-BRI karena memiliki tingkat kegagalan yang tidak mencapai 5 %, hemat air dan padat tebar tinggi, kesehatan ikan lebih mudah dijaga serta tekstur daging lebih baik. Disamping itu budidaya ini  menggunakan jasa konsultan sehingga peternak mendapatkan pengarahan dan bimbingan yang jelas.

Keunggulan dari lele yang dibudidayakan oleh YBM-BRI ini adalah selain menggunakan teknologi budidayanya yang sudah teruji sehingga hasilnya memuaskan. Menurut Ustad Izzul ada hal lain yang menjadi penyebab budidaya lele ini mulus semulus jalan tol adalah cara peternak memperlakukan lele sehari-hari. “Insya Allah Setiap pagi ketika memberi pakan lele, kita coba sambil berdzikir menyebut nama Allah, jadi anggap saja lelenya pun ikut berzikir, dijamin kualitasnya diatas lele-lele lain” ujarnya sambil tersenyum.

Program BUMM di Ponpes Adz-Dzikra ini adalah salah satu program ekonomi  yang di gagas oleh YBM-BRI dalam rangka menjadikan pesantren sebagai basis pergerakan dan peningkatan ekonomi masyarakat disekitarnya. Kedepannya diharapkan pesantren dapat memenuhi  kebutuhan operasionalnya sendiri.  Selain itu melalui program ini YBM-BRI juga sekaligus melatih para santri untuk berwirausaha dan menjadi pengusaha yang mandiri di masa depan.