Zakat Untuk Perusahaan

Pertanyaan :
Assalamualaikum Prof, Saya pekerja BRI sekaligus memiliki perusahaan percetakan dengan laba 15 juta per bulan dan sangat ingin tahu banyak mengenai zakat. Begini Prof, jujur saya masih bingung dengan aturan zakat untuk perusahaan. Apakah memang zakat perusahaan ini ada? Lalu jika memang ada dan diatur, bagaimana dengan aturan nishab dan berapa besaran zakatnya? Kemudian jika dengan laba yang saya raup selama ini, berapa zakat yang wajib saya keluarkan dalam satu tahun? Terimakasih Prof.
Dari : Hamba Alloh, Karyawan BRI.

 
 Jawaban :
Waalaikumsalam Warohmatulloh,
Perusahaan  apa  pun  yang  melakukan  kegiatan  usaha  yang  dibolehkan  oleh  ajaran Islam,  baik  dalam  hal  jenis  usaha,  barang yang  diproduksi,  dan  manajemennya,kalau sudah  berjalan  satu  tahun  (haul),  harus  diperhitungkan  segala  macam  pendapatan dan penghasilannya,  lalu  dikurangi  biaya  produksi  maupun  biaya  lain  yang  berkaitan dengannya.   Zakat  sebuah  perusahaan  diambil  dari  keuntungan  bersih  perusahaan tersebut,  jika  mencapai  nishab  (85  gram  emas)   wajib  dikeluarkan  zakatnya  sebanyak 2,5%. Jadi, jika perusahaan anda memiliki laba sebanyak 15 juta, maka total laba setahun adalah: 12 x Rp 15 juta=  Rp 180.000.000 sebelumnya di cek terlebih dahulu berapa harga per gram emas, jika harga emas per gram Rp 500.000, maka,batas nishabnya adalah : Rp  500.000  X  85  =  Rp  42.500.000.  Dengan  begitu,  penghasilan  anda  sudah  mencapai nishab dan wajib dikeluarkan zakat atasnya, yaitu sebanyak: Rp 180.000.000 x 2,5%= Rp 4.500.000 per tahun.  Wallahu alam bishshawab .